Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jabar » Data Pengadaan Dibuka, Kejanggalan Mulai Terlihat

Data Pengadaan Dibuka, Kejanggalan Mulai Terlihat

  • account_circle Redaktur Kanal Jabar
  • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
  • visibility 136
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYAPola belanja di Bappelitbangda Kota Tasikmalaya menjadi sorotan setelah data pengadaan di Bappelitbangda yang dibuka ke publik menunjukkan indikasi yang tidak lazim. Dari penelusuran terhadap ratusan paket pengadaan, setidaknya terdapat tiga pola utama yang memicu pertanyaan serius terkait proses pengadaan barang dan jasa.


Kesamaan Pagu dan Realisasi Anggaran

Sorotan pertama tertuju pada kesamaan antara nilai pagu dan realisasi anggaran. Dalam banyak paket, angka yang tercantum terlihat identik atau hanya memiliki selisih yang sangat tipis. Dalam praktik pengadaan yang sehat, kondisi ini seharusnya tidak menjadi pola dominan.

Proses pengadaan pada dasarnya melibatkan evaluasi dan negosiasi harga untuk mendapatkan nilai terbaik. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menekankan pentingnya proses tersebut untuk mencegah kemahalan anggaran.

Ketika pola ini terus muncul dalam pengadaan di Bappelitbangda, maka muncul pertanyaan mendasar: apakah proses negosiasi benar-benar terjadi.

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) juga menegaskan bahwa pengadaan harus menghasilkan harga yang efisien dan kompetitif. Tanpa adanya selisih antara pagu dan realisasi, indikator efisiensi menjadi lemah.


Pemecahan Paket Kecil dalam Pengadaan

Pola kedua yang mencuat adalah banyaknya paket kecil dengan jenis belanja yang serupa. Dalam data terlihat pengadaan alat tulis kantor, bahan cetak, dan kebutuhan sejenis yang dipecah menjadi banyak paket dengan nilai relatif kecil.

Dalam konteks pengadaan di Bappelitbangda, praktik ini menjadi perhatian karena secara regulasi memiliki batas yang jelas. Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 melarang pemecahan paket pengadaan yang bertujuan untuk menghindari tender atau persaingan sehat.

Jika kebutuhan barang sejenis muncul dalam waktu yang sama, maka penggabungan paket justru akan meningkatkan efisiensi dan daya tawar harga.

Sebaliknya, pemecahan paket menjadi bagian-bagian kecil justru menurunkan tingkat kompetisi. KPK juga menyoroti bahwa metode pengadaan bernilai kecil sering kali disalahgunakan untuk menghindari mekanisme pengawasan yang lebih ketat.


Penyedia yang Muncul Berulang

Pola ketiga yang tak kalah mencolok adalah munculnya penyedia yang sama secara berulang dalam berbagai paket pengadaan. Beberapa nama penyedia terlihat berkali-kali mendapatkan pekerjaan dengan jenis yang serupa.

Dalam sistem pengadaan yang sehat, persaingan terbuka seharusnya menghasilkan distribusi pekerjaan yang lebih merata. Namun dalam praktik pengadaan di Bappelitbangda, kemunculan penyedia yang sama memunculkan potensi adanya preferensi tertentu atau pengkondisian.

KPK menyebut bahwa pengaturan repeat order yang tidak terkendali dapat membuka celah terjadinya fraud dan kolusi.


Transparansi dan Peran Pengawasan Publik

Indonesia Corruption Watch (ICW) menekankan bahwa keterbukaan data pengadaan harus diikuti dengan analisis pola, termasuk pola penyedia. Tanpa itu, transparansi hanya menjadi formalitas tanpa makna pengawasan.

Dengan terbukanya data pengadaan di Bappelitbangda, publik kini memiliki ruang untuk menguji apakah proses yang berjalan sudah sesuai prinsip transparansi, efisiensi, dan persaingan sehat.


Lebih dari Sekadar Realisasi Anggaran

Dengan munculnya tiga pola tersebut, pengadaan di Bappelitbangda Kota Tasikmalaya kini tidak hanya menjadi isu administratif, tetapi juga menjadi perhatian publik yang lebih luas.

Pada akhirnya, pengadaan barang dan jasa bukan hanya soal realisasi anggaran, tetapi juga soal bagaimana proses itu dijalankan secara transparan, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Jika pola yang muncul justru sebaliknya, maka pengawasan publik menjadi semakin relevan. (4i)

  • Penulis: Redaktur Kanal Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Tertekan Dolar AS, Program MBG Dinilai Bebani Ekonomi Nasional

    Rupiah Tertekan Dolar AS, Program MBG Dinilai Bebani Ekonomi Nasional

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Kanaljabar, OPINI – Beban ekonomi nasional saat ini terasa makin berat menghadapi tekanan dari dua sisi sekaligus. Dari faktor eksternal, penguatan dolar AS yang dipicu ketidakpastian dan ketegangan geopolitik global membuat nilai tukar rupiah berada dalam posisi tertekan. Dampaknya tidak hanya terlihat pada pasar keuangan, tetapi juga merambah sektor riil. Kenaikan biaya impor bahan baku […]

  • Pergeseran Tanah Terjadi di Tasikmalaya, Warga Diminta Waspada

    Pergeseran Tanah Terjadi di Tasikmalaya, Warga Diminta Waspada

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 136
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA TASIKMALAYA Pergeseran tanah terjadi di Kampung Margaluyu, Desa Cikondang, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, pada Rabu malam, 13 Februari 2025. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan sejumlah infrastruktur serta menimbulkan ancaman keselamatan bagi warga di sekitar lokasi bencana. Menanggapi kejadian tersebut, Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Jawa Barat langsung melakukan pengecekan ke lokasi bencana. Kegiatan […]

  • 300 Pedagang Turun Jalan, Demo di Pasar Cikurubuk Soroti Dugaan Pelanggaran Izin

    300 Pedagang Turun Jalan, Demo di Pasar Cikurubuk Soroti Dugaan Pelanggaran Izin

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Aksi Demo di Pasar Cikurubuk berlangsung di kawasan Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, Senin (9/3/2026). Sekitar 300 pedagang bersama elemen masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Pasar Cikurubuk turun ke jalan untuk menyuarakan tuntutan kepada pemerintah daerah. Aksi tersebut dipicu oleh dugaan pelanggaran izin usaha yang dilakukan oleh Toko Sen […]

  • Pemerintah Umumkan Hasil Sidang Isbat 2026, Awal Ramadhan 1447.H Ditentukan

    Pemerintah Umumkan Hasil Sidang Isbat 2026, Awal Ramadhan 1447.H Ditentukan

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 155
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA NASIONAL Pemerintah Republik Indonesia resmi menetapkan awal Ramadhan 1447 Hijriah. Melalui Kementerian Agama RI, dalam sidang isbat yang digelar Selasa (17/02/2026), diputuskan bahwa 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar usai memimpin sidang isbat di Hotel Borobudur Jakarta. “Berdasarkan hasil hisab dan tidak adanya hilal […]

  • Ajak Desa Bergerak, Bupati Ciamis Tekankan Pentingnya Kebersihan Lingkungan

    Ajak Desa Bergerak, Bupati Ciamis Tekankan Pentingnya Kebersihan Lingkungan

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 115
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA CIAMIS Pemerintah Kabupaten Ciamis tidak sekadar menyiapkan wajah wilayah agar tampak bersih. Lebih dari itu, pemkab menegaskan komitmen untuk memperkuat perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Hal ini dilakukan menjelang rencana kunjungan Menteri Lingkungan Hidup. Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi yang dipimpin langsung Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, di Aula […]

  • Indikasi Korupsi di SKPD Kabupaten Tasikmalaya Capai Miliaran Rupiah

    Indikasi Korupsi di SKPD Kabupaten Tasikmalaya Capai Miliaran Rupiah

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Dugaan indikasi korupsi kembali mencuat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Nilainya tidak kecil—berpotensi menembus miliaran rupiah. Temuan ini diungkap oleh Diki Samani dari Albadar Institute dalam wawancara, Senin (02/03/2026). Ia mengaku telah melakukan penelusuran dokumen perencanaan, DPA, hingga realisasi kegiatan di lapangan. “Saya sudah crosscheck antara dokumen dan realisasi. Ada […]

expand_less