Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jabar » Ketika Kominfo Digabung, Arah Digital Tasikmalaya Dipertaruhkan

Ketika Kominfo Digabung, Arah Digital Tasikmalaya Dipertaruhkan

  • account_circle Redaktur Kanal Jabar
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • visibility 117
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYAKeputusan untuk menggabungkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dengan Dinas Perhubungan (Dishub) di Kabupaten Tasikmalaya bukan sekadar soal restrukturisasi birokrasi. Lebih dari itu, kebijakan ini menyentuh jantung transformasi pemerintahan di era digital. Dalam konteks Peran Kominfo dalam Pemerintah Daerah, langkah tersebut patut dipertanyakan: apakah ini strategi efisiensi yang cerdas, atau justru kompromi yang berisiko menghambat masa depan?

Di atas kertas, alasan penggabungan terdengar rasional. Efisiensi anggaran dan keterbatasan sumber daya manusia (SDM) menjadi dalih utama. Pemerintah daerah, seperti diakui DPRD, menghadapi tekanan fiskal yang tidak ringan. Dalam situasi demikian, merampingkan struktur organisasi tampak sebagai solusi logis.

Namun, persoalannya tidak sesederhana itu.

Kominfo Bukan Sekadar Dinas Pendukung

Di era digital saat ini, Kominfo tidak lagi bisa diposisikan sebagai dinas pelengkap. Ia telah bertransformasi menjadi pusat kendali informasi, pengelolaan data, hingga orkestrator komunikasi publik pemerintah. Dengan kata lain, Peran Kominfo dalam Pemerintah Daerah kini bersifat strategis, bukan administratif.

Di banyak daerah, Kominfo justru diperkuat sebagai tulang punggung digitalisasi—mulai dari pengembangan smart city, integrasi layanan publik, hingga pengamanan data pemerintah. Maka, ketika Tasikmalaya memilih menggabungkannya dengan Dishub, muncul pertanyaan mendasar: apakah fungsi strategis itu tidak tereduksi?

Penggabungan dua sektor dengan karakter berbeda—transportasi dan komunikasi digital—berpotensi menciptakan dilema prioritas. Di satu sisi, Dishub berfokus pada mobilitas fisik. Di sisi lain, Kominfo bergerak di ranah virtual yang berkembang sangat cepat. Menyatukan keduanya bukan hanya soal struktur, tetapi juga soal arah kebijakan.

Efisiensi yang Bisa Jadi Mahal

Efisiensi sering kali dipandang sebagai solusi jangka pendek yang efektif. Namun dalam banyak kasus, efisiensi yang tidak tepat sasaran justru berujung pada biaya yang lebih besar di masa depan.

Jika Peran Kominfo dalam Pemerintah Daerah tidak optimal, dampaknya tidak hanya dirasakan di internal birokrasi, tetapi juga oleh masyarakat luas. Lambatnya arus informasi, tidak terintegrasinya sistem layanan publik, hingga minimnya transparansi bisa menjadi konsekuensi nyata.

Kabupaten Tasikmalaya, dengan wilayah yang luas dan karakter geografis yang beragam, justru membutuhkan sistem komunikasi yang kuat dan terstruktur. Kominfo seharusnya menjadi penghubung utama antara pemerintah dan masyarakat, terutama di daerah-daerah yang sulit dijangkau secara fisik.

Dalam konteks ini, melemahkan fokus Kominfo—meski dengan alasan efisiensi—berpotensi menghambat pemerataan informasi dan pelayanan.

Antara Struktur dan Substansi

DPRD Kabupaten Tasikmalaya menegaskan bahwa yang terpenting adalah kinerja, bukan struktur. Pernyataan ini tidak keliru, tetapi juga tidak sepenuhnya cukup.

Struktur organisasi, pada dasarnya, adalah alat untuk mencapai kinerja. Ketika alat tersebut tidak dirancang sesuai kebutuhan, maka hasilnya pun sulit optimal. Menggabungkan Kominfo dengan Dishub mungkin tidak langsung menurunkan kinerja secara kasat mata—terbukti dari tetap berjalannya command center dan CCTV. Namun, pertanyaan yang lebih relevan adalah: apakah itu sudah cukup?

Transformasi digital tidak berhenti pada penyediaan infrastruktur. Ia menuntut inovasi berkelanjutan, pengelolaan data yang canggih, serta strategi komunikasi publik yang adaptif. Semua itu membutuhkan fokus, sumber daya, dan kepemimpinan yang kuat.

Menimbang Masa Depan

Wacana pemisahan kembali Kominfo dari Dishub yang mulai mengemuka menunjukkan bahwa kebijakan ini belum sepenuhnya final. DPRD sendiri membuka ruang evaluasi, meski menegaskan bahwa keputusan harus melalui kajian mendalam.

Di sinilah momentum penting bagi pemerintah daerah untuk melihat persoalan ini secara lebih strategis. Bukan sekadar menghitung efisiensi anggaran, tetapi juga menimbang dampak jangka panjang terhadap pembangunan daerah.

Peran Kominfo dalam Pemerintah Daerah ke depan akan semakin krusial. Digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Daerah yang gagal beradaptasi akan tertinggal, baik dalam pelayanan publik maupun dalam pengembangan ekonomi digital.

Pilihan yang Menentukan Arah

Pada akhirnya, keputusan untuk mempertahankan atau memisahkan Kominfo dari Dishub bukan sekadar soal organisasi. Ia adalah pilihan yang akan menentukan arah pembangunan Tasikmalaya di era digital.

Jika efisiensi menjadi satu-satunya pertimbangan, maka risiko yang dihadapi adalah stagnasi. Namun jika keberanian untuk berinvestasi pada penguatan fungsi digital diambil, maka peluang untuk melompat lebih jauh justru terbuka.

Tasikmalaya kini berada di persimpangan: bertahan dengan pendekatan pragmatis, atau melangkah menuju transformasi yang lebih visioner.

Dan dalam persimpangan itu, satu hal menjadi jelas—menguatkan Peran Kominfo dalam Pemerintah Daerah bukan lagi opsi  tambahan, melainkan kebutuhan mendesak. (4i) 

  • Penulis: Redaktur Kanal Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indikasi Korupsi Revitalisasi PLUT Tasikmalaya, Tender Seolah Formalitas?

    Indikasi Korupsi Revitalisasi PLUT Tasikmalaya, Tender Seolah Formalitas?

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Revitalisasi Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Tasikmalaya sejak awal dirancang sebagai wujud keberpihakan negara terhadap koperasi dan pelaku UMKM. Gedung ini diharapkan menjadi pusat pendampingan usaha, akses pasar, hingga penguatan kapasitas manajerial pelaku ekonomi kecil. Namun, hasil penelusuran redaksi terhadap dokumen audit resmi negara, data pengadaan elektronik, serta […]

  • Dugaan Pelanggaran, Audiensi Dibuka Kejanggalan Justru Mengemuka

    Dugaan Pelanggaran, Audiensi Dibuka Kejanggalan Justru Mengemuka

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Musyawarah yang semula diharapkan menjadi ruang klarifikasi justru berubah menjadi panggung terbukanya berbagai kejanggalan proyek. Hal itu terjadi dalam audiensi publik yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Selasa (23/12/2025), terkait proyek Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Cikalang 2 senilai Rp5,6 miliar di bawah Balai Besar Wilayah Sungai […]

  • Selat Hormuz Lumpuh! Konflik Timur Tengah Memanas dan Harga Minyak Melonjak

    Selat Hormuz Lumpuh! Konflik Timur Tengah Memanas dan Harga Minyak Melonjak

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA INTERNASIONAL – Konflik Timur Tengah memasuki fase yang jauh lebih berbahaya setelah Iran meningkatkan serangan terhadap infrastruktur sipil dan jaringan transportasi di kawasan Teluk pada Rabu (11/3/2026). Serangan tersebut dilaporkan menargetkan sejumlah kapal komersial serta area sekitar Bandara Internasional Dubai. Aksi ini terjadi di tengah gelombang serangan udara yang terus dilancarkan oleh […]

  • Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih di Kawali, Menghidupkan Jejak Sejarah Tatar Galuh

    Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih di Kawali, Menghidupkan Jejak Sejarah Tatar Galuh

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 109
    • 0Komentar

      Kanal Jabar, BERITA CIAMIS – Suasana khidmat dan penuh makna mewarnai Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih yang digelar pada Senin, 20 April 2026, di Kantor Desa Kawali hingga kawasan situs bersejarah Astana Gede Kawali, Kabupaten Ciamis. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya pelestarian warisan budaya Sunda, sekaligus menghidupkan kembali jejak sejarah kejayaan kerajaan-kerajaan di […]

  • Wisuda ke-15 UMTAS, 244 Lulusan Resmi Dikukuhkan

    Wisuda ke-15 UMTAS, 244 Lulusan Resmi Dikukuhkan

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Sidang Terbuka Senat Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) ke-15 untuk Program Profesi dan Diploma III periode April 2026 digelar pada Rabu, 29 April 2026, di Hotel Grand Metro Tasikmalaya. Kegiatan ini menjadi momentum akademik yang sarat makna sekaligus menghadirkan kebahagiaan dan kebanggaan bagi para wisudawan dan wisudawati yang telah menuntaskan pendidikan […]

  • Ajak Desa Bergerak, Bupati Ciamis Tekankan Pentingnya Kebersihan Lingkungan

    Ajak Desa Bergerak, Bupati Ciamis Tekankan Pentingnya Kebersihan Lingkungan

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 75
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA CIAMIS Pemerintah Kabupaten Ciamis tidak sekadar menyiapkan wajah wilayah agar tampak bersih. Lebih dari itu, pemkab menegaskan komitmen untuk memperkuat perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Hal ini dilakukan menjelang rencana kunjungan Menteri Lingkungan Hidup. Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi yang dipimpin langsung Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, di Aula […]

expand_less