Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jabar » Sapma PP Kota Tasikmalaya Akan Gelar Aksi Mosi Tidak Percaya terhadap Wali Kota

Sapma PP Kota Tasikmalaya Akan Gelar Aksi Mosi Tidak Percaya terhadap Wali Kota

  • account_circle Redaktur Kanal Jabar
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 408
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYASatuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) Kota Tasikmalaya memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa bertajuk Mosi Tidak Percaya terhadap kepemimpinan kepala daerah Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan dan Diky Candra. Aksi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 9 Februari 2026, dengan titik akhir di Balai Kota Tasikmalaya.

Ketua Sapma PP Kota Tasikmalaya, Muamar Khadapi, mengatakan kepastian aksi diambil setelah pihaknya menggelar konsolidasi internal praaksi yang diikuti oleh pengurus dan anggota organisasi.

“Kami sudah menyelesaikan konsolidasi. Insya Allah Senin aksi dilaksanakan sesuai agenda,” kata Khadapi saat dikonfirmasi, Jumat (6/2).

Rute dan Perkiraan Jumlah Peserta

Khadapi menjelaskan, massa aksi dijadwalkan bergerak dari kawasan Gedung Kesenian Dadaha sebagai titik awal. Selanjutnya, massa akan melintasi Jalan HZ Mustofa, menuju Bundaran By Pass, masuk ke jalur Cilembang, dilanjutkan ke kawasan Rancabango, sebelum akhirnya tiba di Balai Kota Tasikmalaya sebagai titik akhir.

Peserta aksi disebut berasal dari pengurus dan anggota Sapma PP Kota Tasikmalaya. Selain itu, dukungan juga akan datang dari perwakilan Sapma PP wilayah Priangan Timur sebagai bentuk solidaritas.

“Estimasi peserta sekitar 250 orang. Itu belum termasuk elemen masyarakat umum,” ujar Khadapi.

Ia menambahkan, sejumlah organisasi lain juga dikabarkan akan turut bergabung dalam aksi tersebut.

Latar Belakang Pengusungan Mosi Tidak Percaya

Menurut Khadapi, pengusungan tagar Mosi Tidak Percaya dipilih sebagai representasi keresahan kolektif terhadap arah kebijakan Pemerintah Kota Tasikmalaya yang dinilai belum menyentuh persoalan mendasar masyarakat.

Tagar tersebut, lanjut dia, juga dimaksudkan sebagai penanda bahwa kritik publik yang disuarakan tidak lagi bersifat sporadis, melainkan terorganisir.

Aksi ini, kata Khadapi, tidak terlepas dari rangkaian kritik publik yang sebelumnya muncul melalui aksi mahasiswa serta pemasangan spanduk bernada protes di sekitar Balai Kota Tasikmalaya.

Momentum Satu Tahun Kepemimpinan

Sapma PP menilai momentum satu tahun kepemimpinan kepala daerah menjadi waktu yang relevan untuk melakukan evaluasi publik. Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya diketahui dilantik pada 20 Februari 2025.

Dalam pandangan Sapma PP, satu tahun merupakan rentang waktu yang cukup bagi masyarakat untuk menilai arah kebijakan serta kinerja pemerintah daerah.

“Apa yang kami lakukan ini adalah bentuk tekanan moral dan politik agar suara publik mendapat perhatian serius,” kata Khadapi.

Isu yang Diusung dalam Aksi

Dalam aksi tersebut, Sapma PP mengusung grand isu bertajuk Tasik Usik: Tasikmalaya Darurat Kebijakan. Isu ini, menurut Khadapi, mencerminkan akumulasi kritik terhadap kebijakan pemerintah daerah yang dinilai belum berpihak pada kepentingan publik secara luas.

Ia menyebut, kritik yang disampaikan tidak diarahkan secara personal, melainkan pada kebijakan dan tata kelola pemerintahan daerah.

Dalam beberapa hari terakhir, lanjut dia, Sapma PP Kota Tasikmalaya juga menerima sejumlah pesan melalui akun media sosial mereka dari warga yang menyatakan keinginan untuk ikut serta dalam aksi karena memiliki keresahan yang sama.

Ujian Respons Pemerintah Daerah

Menjelang genap satu tahun masa kepemimpinan, aksi ini dipandang sebagai bagian dari dinamika demokrasi lokal. Sapma PP berharap pemerintah daerah dapat merespons kritik yang disampaikan secara terbuka dan terorganisir.

Khadapi menegaskan, mosi tidak percaya yang digaungkan melalui aksi tersebut dimaksudkan sebagai peringatan bahwa kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah sedang diuji.

“Ini bukan soal jumlah massa, tetapi soal tuntutan agar kebijakan dan komunikasi pemerintahan lebih responsif terhadap aspirasi warga,” kata dia. (red)

  • Penulis: Redaktur Kanal Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Unigal Jadi Indikator dan Fasilitator, Pj Bupati Ciamis Lepas Peserta KKN

    Unigal Jadi Indikator dan Fasilitator, Pj Bupati Ciamis Lepas Peserta KKN

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle adminkanaljabar
    • visibility 270
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA CIAMIS Universitas Galuh (Unigal) Ciamis sebagai salah satu perguruan tinggi strategis berperan penting sebagai indikator dan fasilitator dalam mengatasi berbagai permasalahan kompleks, khususnya di tingkat desa. Hal ini disampaikan Pj. Bupati Ciamis, Budi Waluya, saat melepas 508 peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Galuh Ciamis Tahun 2024/2025 di Halaman Pendopo Ciamis, Kamis (30/01/2025). […]

  • Longsor Cigalontang Tasikmalaya Ganggu Aktivitas Warga

    Longsor Cigalontang Tasikmalaya Ganggu Aktivitas Warga

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Bencana longsor di Cigalontang Tasikmalaya tidak hanya menjadi peristiwa alam semata, tetapi juga membawa dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat sekitar. Hujan deras yang turun sejak Kamis sore (16/04/2026) memicu longsor yang menutup akses jalan utama warga di Kampung Buligir, Desa Parentas. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.00 WIB ini membuat […]

  • Belanja Ratusan Miliar Tanpa BAST, Pemkot Tasikmalaya Diminta Transparan

    Belanja Ratusan Miliar Tanpa BAST, Pemkot Tasikmalaya Diminta Transparan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Pengelolaan anggaran Pemerintah Kota Tasikmalaya kembali menjadi sorotan. Komunitas Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif (SWAKKA) menilai realisasi belanja daerah senilai lebih dari Rp145 miliar belum didukung laporan serah terima atau Berita Acara Serah Terima (BAST) yang sah. Sekretaris SWAKKA, Asep Ishak, mengatakan ketiadaan BAST atas belanja yang telah direalisasikan […]

  • Kerusakan Jalan Kabupaten Tasikmalaya Jadi Fokus Penataan Dishub

    Kerusakan Jalan Kabupaten Tasikmalaya Jadi Fokus Penataan Dishub

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Kerusakan Jalan Kabupaten Tasikmalaya Masuk Agenda Prioritas Kanal Jabar, BERITA JABAR – Kerusakan Jalan Kabupaten Tasikmalaya di wilayah Sukaratu kini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Melalui Dinas Perhubungan, langkah penataan mulai dilakukan untuk mengendalikan dampak kendaraan angkutan berat. Kepala Dinas Perhubungan menyatakan bahwa penanganan dilakukan secara sistematis dengan mengedepankan prinsip legalitas dan keberlanjutan. Upaya Mandiri […]

  • Senyum Anak Yatim di Bulan Suci, HMI Gelar Santunan di Tanjungkerta Tasikmalaya

    Senyum Anak Yatim di Bulan Suci, HMI Gelar Santunan di Tanjungkerta Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle adminkanaljabar
    • visibility 304
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA TASIKMALAYA Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Latifah bersama HMI Komisariat Pagerageung kembali menunjukkan komitmennya dalam kegiatan sosial keagamaan melalui program santunan anak yatim bertajuk MERPATI (Merawat Ramadhan Penuh Arti). Kegiatan tersebut digelar di Desa Tanjungkerta, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (13/3/2026), bertepatan dengan 23 Ramadhan 1447 Hijriah. Program yang telah memasuki pelaksanaan tahun […]

  • Mahasiswi Universitas Mayasari Dilaporkan Hilang di Kota Tasikmalaya

    Mahasiswi Universitas Mayasari Dilaporkan Hilang di Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Kasus orang hilang kembali menggegerkan masyarakat Kota Tasikmalaya. Seorang mahasiswi hilang bernama Ulfah Hadiatul Alia (21), mahasiswi Universitas Mayasari Bakti, hingga kini belum diketahui keberadaannya setelah terakhir berkomunikasi dengan keluarga pada 5 April 2026. Informasi hilangnya mahasiswi Universitas Mayasari tersebut pertama kali mencuat setelah pihak kampus memberikan pemberitahuan kepada keluarga […]

expand_less