Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Editorial » SWAKKA: Komunitas Baru bagi Wartawan dan Konten Kreator

SWAKKA: Komunitas Baru bagi Wartawan dan Konten Kreator

  • account_circle adminkanaljabar
  • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
  • visibility 145
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kanaljabar.com, EDITORIAL. Sebuah komunitas baru bernama SWAKKA disepakati untuk berdiri oleh perwakilan sejumlah media di wilayah Priangan Timur. Kesepakatan itu lahir setelah diskusi panjang selama hampir empat jam, Rabu (5/11/2025), di Kota Tasikmalaya.

SWAKKA merupakan singkatan dari Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif. Kata Sawala diambil dari bahasa Sunda yang berarti musyawarah atau ruang bertukar pikiran. Nama itu dipilih karena mencerminkan semangat keterbukaan, dialog, dan kebersamaan yang menjadi dasar terbentuknya komunitas ini. Komunitas tersebut mengusung tagline “Membangun Solidaritas yang Berdampak.”

Gagasan membentuk SWAKKA muncul dari kegelisahan bersama para pelaku media lokal yang ingin memperkuat jejaring di tengah cepatnya perubahan dunia digital. Diskusi pembentukan komunitas ini berlangsung hangat dan penuh semangat untuk mencari bentuk kolaborasi yang paling sesuai dengan kebutuhan media di daerah.

“Awalnya dari obrolan ringan antara temen-remen di redaksi portaloka.id, lintaspriangan.com dan kanalberita.com, tapi lama-lama berkembang dan akhirnya dibahas di darat,” jelas Mukhlis, pengelola portaloka.id yang jadi salah seorang inisiator SWAKKA.

Menurut Mukhlis, realitas di lapangan menunjukkan bahwa media-media lokal sebenarnya memiliki kekuatan masing-masing, namun tidak di setiap aspek. Ada media yang webmaster-nya sangat menguasai urusan teknis IT, tapi butuh peningkatan dalam teknik jurnalistik. Ada pula media yang sudah masif pemberitaannya, namun masih lemah dalam penguasaan digital marketing seperti SEO atau SERP.

Realitas inilah yang mendorong para pelaku media di daerah merasa perlu untuk bersama. Dengan berkolaborasi, setiap kekuatan bisa saling melengkapi. Yang kuat di satu sisi dapat membantu yang lain, dan sebaliknya.

Mukhlis menilai pembentukan SWAKKA sebagai langkah strategis untuk membangun ekosistem media daerah yang lebih solid dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Ia menilai, selama ini media lokal sering kali berjalan sendiri-sendiri dengan sumber daya yang terbatas, padahal jika bersatu, potensinya akan jauh lebih besar.

“Kita ingin media di daerah punya ruang untuk saling belajar dan berkolaborasi. Dunia digital bergerak cepat, jadi kita pun harus bergerak bersama. Banyak media lokal punya kekuatan di bidang tertentu, tapi lemah di bidang lain. Dengan SWAKKA, kita ingin kekuatan itu bisa saling menopang,” kata Mukhlis.

Hingga saat ini, sudah ada sekitar sepuluh media online di Priangan Timur yang menyatakan siap bergabung dengan SWAKKA. Dalam waktu dekat, komunitas ini juga akan mulai melakukan sosialisasi ke kalangan konten kreator untuk bergabung dalam kegiatan bersama.

Adapun fokus kegiatan awal SWAKKA akan diarahkan pada tiga hal utama. Pertama, Media Insight Forum, yaitu forum diskusi dan literasi seputar dunia media, jurnalistik, serta perkembangan teknologi informasi. Kedua, Support Exchange, wadah untuk berbagi data, hasil kajian, dan dukungan teknis antaranggota komunitas. Ketiga, Collaborative Publishing Project, program penerbitan kolaboratif lintas media dengan topik atau isu bersama.

Melalui kegiatan tersebut, SWAKKA diharapkan bisa menjadi ruang bagi wartawan dan konten kreator untuk saling belajar, memperluas jejaring, serta menciptakan karya yang relevan dan berdampak positif bagi publik.

Mukhlis menegaskan bahwa SWAKKA bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan wadah untuk bertumbuh bersama. Ia berharap komunitas ini bisa menjadi contoh bahwa kolaborasi antarmedia tidak harus dilandasi persaingan, tetapi bisa berangkat dari semangat saling melengkapi dan menguatkan.

“SWAKKA lahir dari semangat kebersamaan. Kita mulai dari Priangan Timur, tapi semangatnya tidak berhenti di sini. Harapannya, ini menjadi gerakan positif yang bisa menular ke daerah lain,” ujarnya menutup pertemuan.

Dengan berdirinya SWAKKA, para pelaku media lokal diharapkan memiliki wadah baru yang mampu memperkuat solidaritas, meningkatkan kompetensi, dan mendorong lahirnya karya jurnalistik serta konten kreatif yang lebih bermakna bagi masyarakat. (red)

  • Penulis: adminkanaljabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 300 Pedagang Turun Jalan, Demo di Pasar Cikurubuk Soroti Dugaan Pelanggaran Izin

    300 Pedagang Turun Jalan, Demo di Pasar Cikurubuk Soroti Dugaan Pelanggaran Izin

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Aksi Demo di Pasar Cikurubuk berlangsung di kawasan Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, Senin (9/3/2026). Sekitar 300 pedagang bersama elemen masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Pasar Cikurubuk turun ke jalan untuk menyuarakan tuntutan kepada pemerintah daerah. Aksi tersebut dipicu oleh dugaan pelanggaran izin usaha yang dilakukan oleh Toko Sen […]

  • Arah Baru Pembangunan! Ini 7 Program Prioritas Kota Tasikmalaya

    Arah Baru Pembangunan! Ini 7 Program Prioritas Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 111
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA TASIKMALAYA Pemerintah Kota Tasikmalaya resmi meluncurkan tujuh program prioritas pembangunan sebagai bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Program tersebut diperkenalkan langsung oleh Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, sebagai langkah strategis untuk mewujudkan kota yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing. Tujuh program prioritas ini mencakup sektor pendidikan, ekonomi, kesehatan, […]

  • Kasus Siswi Mengemis Soroti Data dan Realitas Kemiskinan di Tasikmalaya

    Kasus Siswi Mengemis Soroti Data dan Realitas Kemiskinan di Tasikmalaya

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Kasus Ns, siswi sekolah dasar berprestasi yang diketahui mengemis pada malam hari di pusat Kota Tasikmalaya, membuka kembali diskusi mengenai kondisi kemiskinan di Tasikmalaya. Peristiwa ini tidak hanya menyentuh sisi kemanusiaan, tetapi juga memunculkan pertanyaan tentang efektivitas sistem perlindungan sosial dan akurasi pendataan keluarga rentan. Kunjungan aparat kecamatan ke rumah […]

  • Ngarumat Hulu Cai, Gerakan Warga Jaga Air Bersih

    Ngarumat Hulu Cai, Gerakan Warga Jaga Air Bersih

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Bagi sebagian warga Cibunigeulis, air bersih bukan lagi hal yang bisa dianggap pasti tersedia. Dalam beberapa tahun terakhir, kekhawatiran terhadap berkurangnya debit air mulai dirasakan masyarakat. Gerakan Ngarumat Hulu Cai pun hadir sebagai bentuk harapan kolektif untuk menjaga keberlangsungan sumber air, khususnya di kawasan Gunung Kokosan. Gedong Cai dan Ketergantungan […]

  • Puncak Arus Balik: Kendaraan Menuju Jabodetabek Meningkat Tajam

    Puncak Arus Balik: Kendaraan Menuju Jabodetabek Meningkat Tajam

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA NASIONAL – Puncak arus balik Lebaran 1447 Hijriah mulai terlihat menjelang akhir masa libur panjang. Volume kendaraan yang kembali menuju wilayah Jabodetabek mengalami lonjakan signifikan pada Sabtu, 28 Maret 2026. Data dari Jasa Marga melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad mencatat sebanyak 186.207 kendaraan masuk ke Jabodetabek melalui empat gerbang tol utama. Angka ini […]

  • Tasikmalaya: Mudik 2026,  Anggaran Rp1,5 Miliar Digelontorkan Dinas PUTR

    Tasikmalaya: Mudik 2026, Anggaran Rp1,5 Miliar Digelontorkan Dinas PUTR

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, Pemerintah Kota Tasikmalaya mulai bergerak melakukan pemeliharaan jalan di sejumlah titik. Namun, langkah yang diambil masih sebatas penanganan ringan: tambal sulam. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Tasikmalaya, Hendra Budiman, menegaskan bahwa pekerjaan yang dilakukan saat ini bukan perbaikan menyeluruh, melainkan […]

expand_less