Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Dunia » Selat Hormuz Lumpuh! Konflik Timur Tengah Memanas dan Harga Minyak Melonjak

Selat Hormuz Lumpuh! Konflik Timur Tengah Memanas dan Harga Minyak Melonjak

  • account_circle Redaktur Kanal Jabar
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • visibility 182
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kanal Jabar, BERITA INTERNASIONAL – Konflik Timur Tengah memasuki fase yang jauh lebih berbahaya setelah Iran meningkatkan serangan terhadap infrastruktur sipil dan jaringan transportasi di kawasan Teluk pada Rabu (11/3/2026).

Serangan tersebut dilaporkan menargetkan sejumlah kapal komersial serta area sekitar Bandara Internasional Dubai. Aksi ini terjadi di tengah gelombang serangan udara yang terus dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Eskalasi terbaru ini membuat Konflik Timur Tengah semakin meluas dari wilayah Gaza dan Lebanon menuju kawasan Teluk, yang merupakan pusat distribusi energi global. Para pejabat Iran bahkan memperingatkan bahwa perang bisa berlangsung lama dan berpotensi mengguncang ekonomi dunia.

Ancaman terbesar datang dari gangguan pasokan minyak global yang sangat bergantung pada jalur pelayaran di kawasan tersebut.


Perang 12 Hari dan Tanda Kebuntuan Militer

Setelah hampir dua pekan pertempuran, Konflik Timur Tengah kini menunjukkan tanda-tanda kebuntuan militer. Serangan balasan terus terjadi di berbagai wilayah.

Israel masih melancarkan serangan udara ke target yang mereka sebut sebagai basis Hizbullah di Lebanon. Sebagai balasan, Iran dan kelompok tersebut menembakkan rudal serta roket ke wilayah Israel.

Dampaknya sangat besar terhadap warga sipil. Badan pengungsi PBB melaporkan sekitar 759.000 orang mengungsi di Lebanon, sementara lebih dari 92.000 orang melarikan diri ke Syria.

Ketegangan juga meningkat di kawasan Teluk. Kuwait menyatakan sistem pertahanan udaranya berhasil menembak jatuh delapan drone Iran. Sementara Arab Saudi melaporkan telah mencegat lima drone yang mengarah ke ladang minyak Shaybah.


Pemakaman Massal Komandan Iran

Di Iran, ribuan orang turun ke jalan mengikuti pemakaman massal sejumlah komandan militer yang tewas akibat serangan udara Amerika Serikat dan Israel.

Prosesi pemakaman berlangsung di Teheran dan beberapa kota lain dengan iringan bendera nasional serta potret pemimpin tertinggi Iran yang tewas pada awal perang, Ayatollah Ali Khamenei, serta putranya Mojtaba Khamenei.

Untuk pertama kalinya, pejabat Iran mengakui bahwa pemimpin baru negara tersebut juga mengalami luka dalam serangan udara yang menewaskan anggota keluarganya.

Duta Besar Iran untuk Siprus, Alireza Salarian, mengatakan pemimpin Iran itu mengalami luka di tangan, kaki, dan lengan sehingga diduga masih menjalani perawatan medis.

Sejak perang dimulai, tokoh tersebut belum muncul di hadapan publik.


AS dan Israel Tegaskan Operasi Militer Berlanjut

Meskipun tekanan internasional meningkat agar konflik dihentikan, pemerintah Amerika Serikat dan Israel memberi sinyal operasi militer akan terus dilanjutkan.

Menteri Pertahanan Israel Israel Katz menyatakan operasi akan berlangsung tanpa batas waktu hingga tujuan militer tercapai.

Sementara itu Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan pesan yang beragam. Ia sempat menyebut konflik ini sebagai operasi singkat, tetapi kemudian menegaskan bahwa perang belum selesai.

Trump bahkan mengklaim militer AS telah menghancurkan 58 kapal angkatan laut Iran, meski operasi militer masih akan berlanjut.


Selat Hormuz Lumpuh, Dunia Khawatir Krisis Energi

Salah satu dampak paling serius dari Konflik Timur Tengah saat ini adalah gangguan di Selat Hormuz, jalur pelayaran vital yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia.

Sejak perang dimulai, setidaknya 14 kapal dagang dilaporkan terkena serangan di kawasan Teluk.

Sebuah kapal kargo berbendera Thailand harus dievakuasi setelah ledakan memicu kebakaran. Kapal kontainer berbendera Jepang dan kapal kargo berbendera Kepulauan Marshall juga mengalami kerusakan.

Ratusan kapal kini tertahan di sekitar selat sempit tersebut karena khawatir menjadi sasaran serangan.

Situasi ini disebut sebagai gangguan pasokan energi terbesar sejak krisis minyak 1970-an.

Iran bahkan menyatakan tidak akan mengizinkan ekspor minyak melewati jalur itu sampai serangan Amerika Serikat dan Israel dihentikan.

Seorang juru bicara militer Iran memperingatkan bahwa harga minyak bisa melonjak hingga US$200 per barel jika konflik terus berlangsung.


Dampak Konflik Timur Tengah terhadap Dunia

Eskalasi Konflik Timur Tengah telah memicu kekhawatiran serius di berbagai negara karena berpotensi menimbulkan krisis energi global.

Harga minyak dunia telah melonjak melewati US$110 per barel, sementara lembaga energi internasional merekomendasikan pelepasan 400 juta barel cadangan minyak untuk menstabilkan pasar.

Gangguan logistik juga mulai terasa. Jalur penerbangan internasional dan pelayaran di kawasan Teluk mengalami pembatasan karena meningkatnya risiko keamanan.


Dampak Konflik Timur Tengah bagi Indonesia

Ketegangan yang terjadi di Timur Tengah juga berdampak langsung bagi Indonesia.

Beberapa potensi dampak yang mulai diantisipasi pemerintah antara lain:

1. Risiko kenaikan harga energi
Indonesia berpotensi menghadapi kenaikan biaya impor bahan bakar jika harga minyak global terus melonjak.

2. Gangguan pelayaran dan logistik
Sejumlah kapal perdagangan dilaporkan tertahan di jalur Teluk, termasuk kapal yang membawa komoditas energi.

3. Ancaman terhadap perjalanan haji dan umrah
Pemerintah sedang menyiapkan beberapa skenario untuk menghadapi kemungkinan gangguan penerbangan menuju Arab Saudi menjelang musim haji 2026.


Konflik Proksi yang Lama Membara

Para analis menilai eskalasi terbaru ini merupakan bagian dari konflik proksi yang sudah lama terjadi antara Iran dan Israel.

Perseteruan tersebut dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari rivalitas geopolitik, perbedaan ideologi, hingga perebutan pengaruh di kawasan Timur Tengah.

Selama konflik belum menemukan solusi diplomatik, situasi diperkirakan akan terus memanas dan berpotensi memicu krisis ekonomi global yang lebih luas. (red)

  • Penulis: Redaktur Kanal Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Air Mata di Sriwedari: PSGC Ciamis Akhirnya Promosi ke Liga 2

    Air Mata di Sriwedari: PSGC Ciamis Akhirnya Promosi ke Liga 2

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA CIAMIS – Tangis dan kegembiraan mewarnai langit Ciamis pada Sabtu malam. Di bawah hujan deras yang mengguyur Stadion Sriwedari, Sabtu (7/2/2026), PSGC Ciamis akhirnya menuntaskan penantian panjang mereka. Lewat laga penuh drama, Laskar Singacala memastikan satu tiket terakhir promosi ke Liga 2 Championship musim depan, setelah menyingkirkan Persiba Bantul melalui adu penalti […]

  • Peringatan HPN 2026 di Ciamis Jadi Momentum Pers Peduli Lingkungan

    Peringatan HPN 2026 di Ciamis Jadi Momentum Pers Peduli Lingkungan

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA CIAMIS – Peringatan HPN 2026 di Ciamis berlangsung meriah, inspiratif, dan penuh makna. Ribuan masyarakat tumpah ruah mengikuti rangkaian kegiatan yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ciamis dengan mengusung tema “Pers Peduli Alam Lestari”. Momentum ini menjadi bukti bahwa pers tidak hanya berperan dalam menyampaikan informasi, tetapi juga mampu menjadi penggerak […]

  • Catat Tanggalnya! Kalender Libur Nasional & Cuti Bersama 2026 Capai 23 Hari

    Catat Tanggalnya! Kalender Libur Nasional & Cuti Bersama 2026 Capai 23 Hari

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 224
    • 0Komentar

    kanaljabar.com. BERITA NASIONAL Pemerintah resmi menetapkan daftar hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2026. Kepastian ini tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) yang telah diteken pada 19 September 2025. Keputusan tersebut disepakati oleh tiga kementerian, yakni Kementerian Agama, Kementerian Ketenagakerjaan, serta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Dalam SKB tersebut, pemerintah menetapkan total […]

  • Lapangan Padel di Tasikmalaya Tetap Beroperasi, Izin Dikebut

    Lapangan Padel di Tasikmalaya Tetap Beroperasi, Izin Dikebut

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 131
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA TASIKMALAYA – Polemik perizinan lapangan padel di Kota Tasikmalaya kini menemukan arah yang lebih jelas. Setelah melalui pertemuan antara Komisi III DPRD dan para pengelola, disepakati bahwa kegiatan usaha tetap berjalan sembari proses administrasi dipercepat dan ditata ulang. Isu ini mencuat karena sebagian lapangan sudah beroperasi ketika proses perizinan belum sepenuhnya rampung. Kondisi […]

  • Ngarumat Hulu Cai, Gerakan Warga Jaga Air Bersih

    Ngarumat Hulu Cai, Gerakan Warga Jaga Air Bersih

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Bagi sebagian warga Cibunigeulis, air bersih bukan lagi hal yang bisa dianggap pasti tersedia. Dalam beberapa tahun terakhir, kekhawatiran terhadap berkurangnya debit air mulai dirasakan masyarakat. Gerakan Ngarumat Hulu Cai pun hadir sebagai bentuk harapan kolektif untuk menjaga keberlangsungan sumber air, khususnya di kawasan Gunung Kokosan. Gedong Cai dan Ketergantungan […]

  • Belanja Ratusan Miliar Tanpa BAST, Pemkot Tasikmalaya Diminta Transparan

    Belanja Ratusan Miliar Tanpa BAST, Pemkot Tasikmalaya Diminta Transparan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Pengelolaan anggaran Pemerintah Kota Tasikmalaya kembali menjadi sorotan. Komunitas Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif (SWAKKA) menilai realisasi belanja daerah senilai lebih dari Rp145 miliar belum didukung laporan serah terima atau Berita Acara Serah Terima (BAST) yang sah. Sekretaris SWAKKA, Asep Ishak, mengatakan ketiadaan BAST atas belanja yang telah direalisasikan […]

expand_less