Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jabar » Parkir Liar Kota Tasikmalaya Menjamur Saat Ramadhan, Ganggu Aktivitas Ngabuburit

Parkir Liar Kota Tasikmalaya Menjamur Saat Ramadhan, Ganggu Aktivitas Ngabuburit

  • account_circle Redaktur Kanal Jabar
  • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
  • visibility 228
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYAFenomena Parkir Liar Kota Tasikmalaya kembali mencuat selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Sejumlah titik keramaian di pusat kota dipenuhi kendaraan yang diparkir sembarangan, terutama pada sore hari saat masyarakat memadati area publik untuk ngabuburit.

Kondisi ini menuai keluhan dari warga karena dinilai mengganggu kenyamanan serta berpotensi menimbulkan kemacetan lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama.

Beberapa kawasan yang menjadi sorotan di antaranya area sekitar Tugu Lapangan Alun-alun Kota Tasikmalaya hingga pusat perbelanjaan yang ramai dikunjungi masyarakat menjelang waktu berbuka puasa.

Kawasan JB Depan Tugu Alun-Alun Jadi Titik Parkir Liar

Salah satu lokasi yang paling ramai dipadati kendaraan adalah kawasan JB di depan Tugu Lapangan Alun-alun Kota Tasikmalaya.

Area tersebut selama Ramadhan memang menjadi salah satu tempat favorit warga untuk bersantai sambil menunggu waktu berbuka puasa.

Namun meningkatnya jumlah pengunjung juga diikuti dengan maraknya praktik Parkir Liar Kota Tasikmalaya yang memanfaatkan badan jalan maupun area yang tidak diperuntukkan sebagai tempat parkir.

Akibatnya, sejumlah kendaraan terlihat terparkir di pinggir jalan tanpa pengaturan yang jelas sehingga mempersempit ruang lalu lintas.

Rendi, salah seorang pengunjung, mengaku kondisi tersebut hampir selalu terjadi setiap bulan Ramadhan.

“Setiap Ramadhan parkir liar selalu menjamur. Bukan hanya di kawasan JB, di Jalan Nagawangi juga sama,” ujarnya.

Parkir Liar Terjadi di Beberapa Titik Keramaian Kota

Berdasarkan pantauan di lapangan, praktik Parkir Liar Kota Tasikmalaya tidak hanya terjadi di satu lokasi.

Beberapa kawasan lain yang juga mengalami kondisi serupa antara lain:

  • Jalan Nagawangi
  • Area pusat perbelanjaan Ramayana
  • Sejumlah ruas jalan di sekitar pusat kota

Pada jam-jam tertentu, terutama menjelang waktu berbuka puasa, kawasan tersebut dipadati kendaraan yang diparkir tanpa pengaturan resmi.

Selain menimbulkan kesan semrawut, kondisi ini juga berpotensi menyebabkan kemacetan serta mengganggu akses kendaraan lain yang melintas.

Warga Harapkan Penataan Parkir yang Lebih Profesional

Keluhan terkait Parkir Liar Kota Tasikmalaya juga disampaikan oleh salah seorang warga yang sempat berkeliling kota pada sore hari untuk mencari tempat ngabuburit.

Ia mengatakan situasi parkir di beberapa titik terlihat tidak terkelola dengan baik karena banyak kendaraan diparkir tanpa pengawasan petugas resmi.

Menurutnya, keberadaan petugas parkir yang jelas dan berseragam dapat membantu menciptakan ketertiban serta meningkatkan kepercayaan masyarakat.

“Sebaiknya ada petugas parkir resmi yang berseragam supaya terlihat lebih profesional dan masyarakat juga merasa lebih aman,” katanya.

Penataan parkir yang baik dinilai tidak hanya akan meningkatkan kenyamanan pengunjung, tetapi juga membantu menjaga kelancaran lalu lintas di kawasan perkotaan.

Potensi Kemacetan dan Gangguan Lalu Lintas

Selain mengganggu estetika kota, maraknya Parkir Liar Kota Tasikmalaya juga berpotensi menimbulkan berbagai masalah lain.

Salah satunya adalah kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi di ruas jalan yang sebenarnya tidak memiliki ruang parkir memadai.

Ketika kendaraan diparkir di badan jalan, ruang gerak kendaraan lain menjadi terbatas sehingga arus lalu lintas melambat.

Dalam kondisi tertentu, situasi tersebut bahkan dapat menghambat akses kendaraan darurat yang membutuhkan jalur cepat.

Karena itu, penanganan parkir liar menjadi salah satu aspek penting dalam pengelolaan tata kota, terutama pada periode Ramadhan ketika aktivitas masyarakat meningkat.

Desakan Agar Pemerintah Bertindak

Melihat kondisi yang terjadi, masyarakat berharap Pemerintah Kota Tasikmalaya segera mengambil langkah konkret untuk menertibkan praktik Parkir Liar Kota Tasikmalaya.

Penataan parkir dinilai perlu dilakukan secara lebih sistematis dengan melibatkan Dinas Perhubungan serta aparat terkait.

Langkah yang diharapkan antara lain:

  • Penempatan petugas parkir resmi di titik keramaian
  • Penentuan zona parkir yang jelas
  • Penertiban kendaraan yang parkir di area terlarang

Upaya tersebut dinilai penting agar aktivitas masyarakat selama Ramadhan tetap berjalan nyaman tanpa mengganggu ketertiban lalu lintas.

Belum Ada Tanggapan Resmi dari Pemerintah

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya terkait maraknya praktik Parkir Liar Kota Tasikmalaya selama Ramadhan.

Demikian pula dengan pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tasikmalaya yang belum memberikan pernyataan mengenai langkah penanganan persoalan tersebut.

Meski demikian, masyarakat berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah penataan yang lebih serius agar kawasan pusat kota tetap tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan. (red)

  • Penulis: Redaktur Kanal Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Tasikmalaya Tegaskan Larangan Gratifikasi Bagi ASN

    Pemkab Tasikmalaya Tegaskan Larangan Gratifikasi Bagi ASN

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya resmi menerbitkan kebijakan tegas terkait larangan gratifikasi bagi aparatur sipil negara menjelang Hari Raya Idul Fitri. Melalui surat edaran Bupati Tasikmalaya, seluruh ASN Kabupaten Tasikmalaya dilarang meminta Tunjangan Hari Raya (THR) kepada masyarakat, perusahaan, maupun pihak yang memiliki hubungan kerja dengan pemerintah daerah. Kebijakan tersebut tertuang dalam […]

  • WFH bagi ASN: Siapa Diuntungkan, dan Siapa Dirugikan?

    WFH bagi ASN: Siapa Diuntungkan, dan Siapa Dirugikan?

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA NASIONAL – Kebijakan WFH bagi ASN selama satu hari dalam sepekan yang akan diterapkan usai Lebaran 2026 kini memasuki tahap finalisasi. Pemerintah mengklaim langkah ini sebagai strategi menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah lonjakan harga minyak global. Namun di balik narasi efisiensi energi, muncul pertanyaan krusial: siapa sebenarnya yang diuntungkan, […]

  • 9 Juta Impresi Sebulan, Media Lokal Priangan Timur Konsolidasi Lewat SWAKKA

    9 Juta Impresi Sebulan, Media Lokal Priangan Timur Konsolidasi Lewat SWAKKA

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 244
    • 0Komentar

    kanaljabar.com, BERITA TASIKMALAYA — Media lokal di Priangan Timur menunjukkan kekuatan barunya. Melalui deklarasi SWAKKA (Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif) di Grand Metro Hotel Tasikmalaya, Kamis (12/2/2026), sebanyak 13 media resmi melakukan konsolidasi media lokal berbasis kekuatan digital. Deklarasi ini bukan sekadar seremoni organisasi. Di balik forum tersebut, tersimpan data yang cukup mengejutkan. Berdasarkan […]

  • Empat Poin Tuntutan Pedagang Pasar Cikurubuk, Saatnya Kebijakan Ditegaskan

    Empat Poin Tuntutan Pedagang Pasar Cikurubuk, Saatnya Kebijakan Ditegaskan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 196
    • 0Komentar

    kanaljabar.com, BERITA TASIKMALAYA – Dinamika penataan Pasar Tradisional Cikurubuk memasuki fase yang lebih serius. Jika sebelumnya aspirasi disampaikan melalui pernyataan publik, kini tuntutan pedagang Pasar Cikurubuk disampaikan secara resmi melalui jalur administratif kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya. Perkumpulan Himpunan Pedagang Pasar Tasikmalaya (HIPPATAS) melayangkan surat bernomor 005/B/Perk-HIPPTAS/PUB/I/2026 tertanggal 29 Januari 2026 yang ditujukan langsung kepada Wali […]

  • Upah Rendah, Ekonomi Tumbuh: Pelajaran dari Vietnam untuk Ciamis

    Upah Rendah, Ekonomi Tumbuh: Pelajaran dari Vietnam untuk Ciamis

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle adminkanaljabar
    • visibility 277
    • 0Komentar

    kanaljabar.com. BERITA CIAMIS. Sehari setelah artikel tentang anugerah, upah, dan integritas Ciamis terbit, redaksi menerima satu pesan WhatsApp. Singkat. Tanpa salam pembuka. Tanpa nada menggurui. “Berapa UMK Vietnam yang sekarang menuju negara industri?” Baca juga: Ciamis 2025: Bertabur Anugerah, UMK Terlemah, Integritas? Pesan itu datang dari seorang pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ciamis. Tidak defensif. […]

  • Malam Mencekam di Pangandaran: Ajag Meneror, Ratusan Ternak Berguguran”

    Malam Mencekam di Pangandaran: Ajag Meneror, Ratusan Ternak Berguguran”

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle adminkanaljabar
    • visibility 248
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA PANGANDARAN Warga Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, tengah diliputi rasa cemas. Sejak pertengahan 2024 hingga awal 2025, serangan anjing liar terus menghantui para peternak. Ratusan ekor domba dan kambing dilaporkan mati mengenaskan akibat gigitan kawanan anjing liar, meninggalkan kerugian ekonomi sekaligus trauma bagi warga. Teror ini bukan isapan jempol. Laporan pertama muncul pada Juni […]

expand_less