Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jabar » Tukang Bakso Diculik di Tasikmalaya: Respon Cepat Aparat Kepolisian

Tukang Bakso Diculik di Tasikmalaya: Respon Cepat Aparat Kepolisian

  • account_circle Redaktur Kanal Jabar
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 203
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYAKasus Tukang Bakso diculik di Tasikmalaya menjadi sorotan publik setelah peristiwa dugaan penganiayaan dan penculikan terjadi di Jalan Cieunteung, Kelurahan Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, pada Minggu malam, 19 April 2026.

Korban diketahui bernama Sutarno (48), seorang pedagang bakso yang dikenal warga dengan sebutan Bakso Solo “Mas Suparno”. Insiden ini sontak mengundang perhatian warga sekitar, bahkan ratusan orang dilaporkan memadati lokasi kejadian untuk mencari informasi terkait kondisi korban.

Peristiwa ini tidak hanya menimbulkan kekhawatiran, tetapi juga menyisakan trauma bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.

Kronologi Awal: Kesalahpahaman yang Berujung Tragis

Kasus Tukang Bakso diculik di Tasikmalaya bermula dari insiden yang terjadi saat waktu Magrib. Berdasarkan keterangan istri korban, Winarti, saat itu suaminya tengah melayani pelanggan seperti biasa.

Namun, situasi berubah ketika seorang perempuan yang sedang membeli bakso merasa tidak nyaman setelah terjadi kontak fisik yang diduga tidak disengaja saat proses pelayanan. Insiden tersebut memicu emosi pasangan yang datang bersama perempuan tersebut.

Ketegangan sempat terjadi di lokasi, namun pasangan tersebut akhirnya meninggalkan tempat. Sayangnya, peristiwa tersebut tidak berhenti sampai di situ.

Diserang Sekelompok Remaja Saat Waktu Isya

Ketegangan meningkat drastis beberapa jam kemudian. Dalam kasus Tukang Bakso diculik di Tasikmalaya, suasana berubah mencekam saat waktu Isya, ketika sekelompok remaja datang ke lokasi menggunakan empat sepeda motor.

Tanpa banyak interaksi, kelompok tersebut langsung melakukan tindakan kekerasan terhadap korban. Sutarno dilaporkan dipukul dan diserang secara brutal di depan warungnya sendiri.

Kondisi korban semakin memprihatinkan setelah mengalami pukulan di bagian kepala dan tubuh, bahkan tubuhnya dibenturkan ke gerobak dagangannya. Aksi kekerasan ini berlangsung cepat namun meninggalkan dampak yang sangat besar.

Dianiaya di Depan Keluarga, Lalu Dibawa Paksa

Yang membuat kasus Tukang Bakso diculik di Tasikmalaya semakin memilukan adalah fakta bahwa aksi penganiayaan tersebut terjadi di hadapan keluarga korban.

Dua anak korban yang masih berusia 16 tahun dan 10 tahun menjadi saksi langsung kekerasan terhadap ayah mereka. Selain itu, istri korban juga tidak mampu berbuat banyak karena situasi berlangsung sangat cepat dan penuh tekanan.

Setelah melakukan penganiayaan, para pelaku tidak berhenti sampai di situ. Mereka kemudian membawa paksa korban bersama seorang keponakannya yang berusia sekitar 25 tahun.

Warga sekitar yang menyadari kejadian tersebut tidak sempat memberikan pertolongan karena pelaku langsung melarikan diri menggunakan kendaraan mereka.

Respons Cepat Aparat Kepolisian

Menyikapi kasus Tukang Bakso diculik di Tasikmalaya, pihak kepolisian bergerak cepat. Personel dari Polsek Cihideung bersama Satuan Samapta dan Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota langsung mendatangi lokasi kejadian.

Petugas melakukan pengamanan area, mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi, serta mengidentifikasi bukti di tempat kejadian perkara (TKP). Upaya penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap identitas pelaku serta motif di balik kejadian tersebut.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku dan berupaya melacak keberadaan korban yang dibawa paksa.

Harapan Keluarga dan Imbauan untuk Masyarakat

Keluarga korban berharap agar kasus Tukang Bakso diculik di Tasikmalaya ini segera menemukan titik terang. Mereka berharap Sutarno dan keponakannya dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

Selain itu, keluarga juga meminta agar para pelaku dapat diproses secara hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku, mengingat tindakan yang dilakukan termasuk kategori kekerasan dan main hakim sendiri.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk menahan diri dalam menyelesaikan konflik. Kesalahpahaman kecil seharusnya tidak berujung pada tindakan kriminal yang merugikan banyak pihak.

Refleksi: Bahaya Main Hakim Sendiri di Tengah Masyarakat

Kasus Tukang Bakso diculik di Tasikmalaya menjadi cerminan nyata bagaimana emosi yang tidak terkendali dapat memicu tindakan yang melanggar hukum.

Budaya main hakim sendiri tidak hanya membahayakan korban, tetapi juga pelaku yang harus berhadapan dengan konsekuensi hukum. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk mengedepankan penyelesaian masalah melalui jalur yang benar.

Dengan meningkatnya kesadaran hukum dan empati sosial, diharapkan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. (4i) 

  • Penulis: Redaktur Kanal Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melawan Hoaks dari Desa, Roni Imroni Raih Sorot News Golden Award 2025

    Melawan Hoaks dari Desa, Roni Imroni Raih Sorot News Golden Award 2025

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Di tengah derasnya arus informasi digital, penyebaran berita hoaks menjadi tantangan serius bagi masyarakat, termasuk di daerah. Di Kabupaten Tasikmalaya, upaya melawan hoaks tidak selalu hadir melalui kampanye besar, melainkan tumbuh dari penguatan literasi digital di tingkat desa. Atas konsistensinya membangun komunikasi publik yang sehat dan memberdayakan masyarakat dalam menghadapi […]

  • Refleksi Kebangkitan Nasional: 3 Hikmah Penting bagi Generasi Muda Tasikmalaya

    Refleksi Kebangkitan Nasional: 3 Hikmah Penting bagi Generasi Muda Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 182
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA TASIKMALAYA Selalu ada getaran yang berbeda ketika Indonesia memasuki bulan Mei. Bukan sekadar pergantian halaman kalender, melainkan hadirnya ingatan kolektif tentang sebuah fragmen sejarah penting yang terjadi 117 tahun silam. Mei 1908 bukan peristiwa biasa—ia adalah titik mula kesadaran sebagai bangsa. Bahkan, tak berlebihan jika dikatakan: tanpa Mei 1908, gema Proklamasi 17 Agustus […]

  • Mudik Lebaran 2026, RSUD KHZ Musthafa Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

    Mudik Lebaran 2026, RSUD KHZ Musthafa Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Menjelang periode libur panjang dan cuti bersama Lebaran 1447 Hijriah, RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya memastikan bahwa pelayanan selama Idul Fitri tetap berjalan optimal bagi masyarakat. Manajemen rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya tersebut telah menyiapkan sejumlah strategi operasional untuk memastikan pelayanan selama Idul Fitri di RSUD KHZ Musthafa tetap […]

  • Malam Mencekam di Pangandaran: Ajag Meneror, Ratusan Ternak Berguguran”

    Malam Mencekam di Pangandaran: Ajag Meneror, Ratusan Ternak Berguguran”

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 181
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA PANGANDARAN Warga Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, tengah diliputi rasa cemas. Sejak pertengahan 2024 hingga awal 2025, serangan anjing liar terus menghantui para peternak. Ratusan ekor domba dan kambing dilaporkan mati mengenaskan akibat gigitan kawanan anjing liar, meninggalkan kerugian ekonomi sekaligus trauma bagi warga. Teror ini bukan isapan jempol. Laporan pertama muncul pada Juni […]

  • Empat Tambang Ilegal Berhasil Dibongkar Polres Tasikmalaya Kota

    Empat Tambang Ilegal Berhasil Dibongkar Polres Tasikmalaya Kota

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 192
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA TASIKMALAYA Keberadaan tambang ilegal yang merusak lingkungan kembali menjadi sorotan. Polres Tasikmalaya Kota menunjukkan keseriusannya dengan membongkar empat kasus tambang ilegal yang beroperasi di wilayah hukumnya. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen kepolisian dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus melindungi kepentingan masyarakat. Pengungkapan tersebut dilakukan pada Kamis, 5 Juni 2025. Empat lokasi tambang yang […]

  • SWAKKA Resmi Berdiri, Perkuat Komunitas Media Priangan Timur

    SWAKKA Resmi Berdiri, Perkuat Komunitas Media Priangan Timur

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Sejumlah perwakilan media online di wilayah Priangan Timur menyepakati pembentukan sebuah komunitas baru bernama SWAKKA. Kesepakatan tersebut lahir setelah diskusi intensif yang digelar di Kota Tasikmalaya, Rabu (5/11/2025). SWAKKA merupakan akronim dari “Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif”. Istilah sawala diambil dari bahasa Sunda yang berarti musyawarah atau ruang bertukar […]

expand_less