Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jabar » Tukang Bakso Diculik di Tasikmalaya: Respon Cepat Aparat Kepolisian

Tukang Bakso Diculik di Tasikmalaya: Respon Cepat Aparat Kepolisian

  • account_circle Redaktur Kanal Jabar
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 114
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYAKasus Tukang Bakso diculik di Tasikmalaya menjadi sorotan publik setelah peristiwa dugaan penganiayaan dan penculikan terjadi di Jalan Cieunteung, Kelurahan Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, pada Minggu malam, 19 April 2026.

Korban diketahui bernama Sutarno (48), seorang pedagang bakso yang dikenal warga dengan sebutan Bakso Solo “Mas Suparno”. Insiden ini sontak mengundang perhatian warga sekitar, bahkan ratusan orang dilaporkan memadati lokasi kejadian untuk mencari informasi terkait kondisi korban.

Peristiwa ini tidak hanya menimbulkan kekhawatiran, tetapi juga menyisakan trauma bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.

Kronologi Awal: Kesalahpahaman yang Berujung Tragis

Kasus Tukang Bakso diculik di Tasikmalaya bermula dari insiden yang terjadi saat waktu Magrib. Berdasarkan keterangan istri korban, Winarti, saat itu suaminya tengah melayani pelanggan seperti biasa.

Namun, situasi berubah ketika seorang perempuan yang sedang membeli bakso merasa tidak nyaman setelah terjadi kontak fisik yang diduga tidak disengaja saat proses pelayanan. Insiden tersebut memicu emosi pasangan yang datang bersama perempuan tersebut.

Ketegangan sempat terjadi di lokasi, namun pasangan tersebut akhirnya meninggalkan tempat. Sayangnya, peristiwa tersebut tidak berhenti sampai di situ.

Diserang Sekelompok Remaja Saat Waktu Isya

Ketegangan meningkat drastis beberapa jam kemudian. Dalam kasus Tukang Bakso diculik di Tasikmalaya, suasana berubah mencekam saat waktu Isya, ketika sekelompok remaja datang ke lokasi menggunakan empat sepeda motor.

Tanpa banyak interaksi, kelompok tersebut langsung melakukan tindakan kekerasan terhadap korban. Sutarno dilaporkan dipukul dan diserang secara brutal di depan warungnya sendiri.

Kondisi korban semakin memprihatinkan setelah mengalami pukulan di bagian kepala dan tubuh, bahkan tubuhnya dibenturkan ke gerobak dagangannya. Aksi kekerasan ini berlangsung cepat namun meninggalkan dampak yang sangat besar.

Dianiaya di Depan Keluarga, Lalu Dibawa Paksa

Yang membuat kasus Tukang Bakso diculik di Tasikmalaya semakin memilukan adalah fakta bahwa aksi penganiayaan tersebut terjadi di hadapan keluarga korban.

Dua anak korban yang masih berusia 16 tahun dan 10 tahun menjadi saksi langsung kekerasan terhadap ayah mereka. Selain itu, istri korban juga tidak mampu berbuat banyak karena situasi berlangsung sangat cepat dan penuh tekanan.

Setelah melakukan penganiayaan, para pelaku tidak berhenti sampai di situ. Mereka kemudian membawa paksa korban bersama seorang keponakannya yang berusia sekitar 25 tahun.

Warga sekitar yang menyadari kejadian tersebut tidak sempat memberikan pertolongan karena pelaku langsung melarikan diri menggunakan kendaraan mereka.

Respons Cepat Aparat Kepolisian

Menyikapi kasus Tukang Bakso diculik di Tasikmalaya, pihak kepolisian bergerak cepat. Personel dari Polsek Cihideung bersama Satuan Samapta dan Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota langsung mendatangi lokasi kejadian.

Petugas melakukan pengamanan area, mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi, serta mengidentifikasi bukti di tempat kejadian perkara (TKP). Upaya penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap identitas pelaku serta motif di balik kejadian tersebut.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku dan berupaya melacak keberadaan korban yang dibawa paksa.

Harapan Keluarga dan Imbauan untuk Masyarakat

Keluarga korban berharap agar kasus Tukang Bakso diculik di Tasikmalaya ini segera menemukan titik terang. Mereka berharap Sutarno dan keponakannya dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

Selain itu, keluarga juga meminta agar para pelaku dapat diproses secara hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku, mengingat tindakan yang dilakukan termasuk kategori kekerasan dan main hakim sendiri.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk menahan diri dalam menyelesaikan konflik. Kesalahpahaman kecil seharusnya tidak berujung pada tindakan kriminal yang merugikan banyak pihak.

Refleksi: Bahaya Main Hakim Sendiri di Tengah Masyarakat

Kasus Tukang Bakso diculik di Tasikmalaya menjadi cerminan nyata bagaimana emosi yang tidak terkendali dapat memicu tindakan yang melanggar hukum.

Budaya main hakim sendiri tidak hanya membahayakan korban, tetapi juga pelaku yang harus berhadapan dengan konsekuensi hukum. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk mengedepankan penyelesaian masalah melalui jalur yang benar.

Dengan meningkatnya kesadaran hukum dan empati sosial, diharapkan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. (4i) 

  • Penulis: Redaktur Kanal Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika Kominfo Digabung, Arah Digital Tasikmalaya Dipertaruhkan

    Ketika Kominfo Digabung, Arah Digital Tasikmalaya Dipertaruhkan

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Keputusan untuk menggabungkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dengan Dinas Perhubungan (Dishub) di Kabupaten Tasikmalaya bukan sekadar soal restrukturisasi birokrasi. Lebih dari itu, kebijakan ini menyentuh jantung transformasi pemerintahan di era digital. Dalam konteks Peran Kominfo dalam Pemerintah Daerah, langkah tersebut patut dipertanyakan: apakah ini strategi efisiensi yang cerdas, atau […]

  • Prediksi Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026

    Prediksi Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA OLAHRAGA – Prediksi Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis tidak lengkap tanpa melihat perbandingan kekuatan kedua tim di FIFA Series 2026. Secara ranking dan pengalaman, Timnas Indonesia masih lebih unggul dibanding lawannya. Timnas Indonesia diperkuat pemain seperti Jay Idzes dan Emil Audero yang bermain di level kompetisi tinggi. Sementara Saint Kitts […]

  • Kota Tasikmalaya: Keluhan ASN Memuncak, THR  Dibayar Bertahap

    Kota Tasikmalaya: Keluhan ASN Memuncak, THR Dibayar Bertahap

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Kebijakan Pemerintah Kota Tasikmalaya yang membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) Aparatur Sipil Negara (ASN) secara bertahap terus menuai sorotan. Tidak hanya menjadi perbincangan internal, gelombang keluhan ASN juga ramai bermunculan di media sosial. Sejumlah ASN mempertanyakan skema pembayaran yang dinilai tidak utuh, bahkan menyoroti prioritas pencairan komponen THR ASN di […]

  • Empat Poin Tuntutan Pedagang Pasar Cikurubuk, Saatnya Kebijakan Ditegaskan

    Empat Poin Tuntutan Pedagang Pasar Cikurubuk, Saatnya Kebijakan Ditegaskan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 83
    • 0Komentar

    kanaljabar.com, BERITA TASIKMALAYA – Dinamika penataan Pasar Tradisional Cikurubuk memasuki fase yang lebih serius. Jika sebelumnya aspirasi disampaikan melalui pernyataan publik, kini tuntutan pedagang Pasar Cikurubuk disampaikan secara resmi melalui jalur administratif kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya. Perkumpulan Himpunan Pedagang Pasar Tasikmalaya (HIPPATAS) melayangkan surat bernomor 005/B/Perk-HIPPTAS/PUB/I/2026 tertanggal 29 Januari 2026 yang ditujukan langsung kepada Wali […]

  • Menakar Efektivitas Birokrasi dan Kepemimpinan di Pemerintah Kota Tasikmalaya

    Menakar Efektivitas Birokrasi dan Kepemimpinan di Pemerintah Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 83
    • 0Komentar

    kanaljabar.com, BERITA TASIKMALAYA Memasuki satu tahun terakhir masa kepemimpinan di Kota Tasikmalaya, berbagai catatan evaluatif mulai bermunculan dari sejumlah elemen masyarakat. Sorotan utama tertuju pada tata kelola birokrasi yang dinilai masih menghadapi sejumlah kendala, khususnya dalam koordinasi internal dan efektivitas pelaksanaan program strategis daerah. Sejumlah isu penting di lingkungan Pemerintah Kota disebut belum berjalan maksimal. Kritik […]

  • Di Teras Rumah Itu, Warga Garut Butuh Pertolongan dan Sisa Harapan

    Di Teras Rumah Itu, Warga Garut Butuh Pertolongan dan Sisa Harapan

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, Berita Garut – Di teras rumah sederhana di Garut selatan, Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat, Pirmansyah dan Isoh Nurjanah duduk berdampingan. Tidak ada tamu. Tidak ada keramaian. Hanya sebuah ponsel yang merekam suara pelan seorang ayah yang nyaris kehilangan tenaga untuk terus bertahan. Pesan itu ditujukan kepada Gubernur Jawa Barat. Bukan untuk mengeluh […]

expand_less