Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jabar » Cahaya Ramadhan 1447 H: Masjid Rahmatullah Panglayungan Perkuat Kepedulian Lewat Santunan

Cahaya Ramadhan 1447 H: Masjid Rahmatullah Panglayungan Perkuat Kepedulian Lewat Santunan

  • account_circle Admin Kanal Jabar
  • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
  • visibility 80
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kanaljabar.com BERITA TASIKMALAYA Santunan kembali mengalir dari Masjid Rahmatullah Panglayungan, Perum Bumi Resik Panglayungan, Kota Tasikmalaya. Menjelang Ramadhan 1447 Hijriah, masjid ini sekali lagi menjadi pusat denyut kepedulian. Bukan sekadar agenda tahunan, tetapi tradisi yang menegaskan bahwa kebersamaan masih hidup dan tumbuh di tengah masyarakat.

Acara yang diselenggarakan pada hari Minggu, tgl 15 Februari 2026 berlangsung khidmat. Lantunan ayat suci dari QS Al-Maa’un membuka kegiatan, menghadirkan pengingat yang tajam: agama bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi tentang keberpihakan pada fakir miskin dan kaum dhuafa. Sejak awal, suasana terasa religius sekaligus menyentuh.

Santunan sebagai Jembatan Menuju Berkah Ilahi

Menurut H. Tino Armyanto, S.T., M.Si. dalam wawancaranya menyampaikan bahwa seluruh dana santunan murni berasal dari iuran warga perumahan. Terkumpul Rp55.850.000, yang kemudian disalurkan kepada 1.326 penerima manfaat—terdiri dari 1.200 dhuafa, 100 fakir miskin, dan 26 fisabilillah.

“Alhamdulillah, ini adalah bentuk kebersamaan dan kepedulian warga. Kami ingin Ramadhan disambut dengan berbagi dan memperkuat ukhuwah,” ujarnya.

Lebih dari sekadar angka, santunan ini adalah jembatan silaturahmi. Warga Perum BRP dan masyarakat sekitar duduk dalam satu ruang, dipersatukan oleh niat baik. Masjid kembali menunjukkan fungsinya yang utuh: bukan hanya tempat sujud, tetapi pusat pemberdayaan dan penguat solidaritas sosial.

Persiapan Spiritual dan Mental untuk Meraih Keberkahan Maksimal

Tausiyah disampaikan oleh Acep Taufiq Ismail. Ia mengutip hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim: “Siapa yang Allah kehendaki kebaikan, maka Allah akan pahamkan dia mengenai ilmu agama.”

Menurutnya, Allah menciptakan segala sesuatu dengan fungsi. Mata untuk melihat, telinga untuk mendengar, dan hati untuk merasakan serta mengagungkan kebesaran-Nya. Maka yang paling penting dalam ibadah bukan semata gerakan lahiriah, melainkan hadirnya hati. Salah satu jalan menghadirkan hati itu adalah memperbanyak istighfar.

Ramadhan, lanjutnya, adalah bulan keberkahan, bulan ampunan—Syahrul Maghfiroh. Di dalamnya ada doa-doa yang diijabah dan malam Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan. Namun keutamaan itu tidak datang otomatis. Ia menuntut kesiapan ilmu, kesungguhan amal, dan hati yang benar-benar ingin berubah.

Persiapan menyambut Ramadhan tidak cukup dengan kalender dan spanduk. Ia harus hadir dalam kesadaran: memperdalam wawasan tentang Ramadhan, memperbanyak shaum, membaca Al-Qur’an, meningkatkan ibadah sunnah, memperluas sedekah, serta menghidupkan istighfar. Ramadhan, tegasnya, harus disambut dengan mental yang bahagia—sebagai karunia, bukan beban.

Bersiap Menjemput Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Ampunan dan Keberkahan

Santunan di Masjid Rahmatullah Panglayungan menjadi ikhtiar kolektif menuju keberkahan itu. Ia bukan hanya penyaluran bantuan, tetapi pernyataan sikap: bahwa iman harus berbuah kepedulian, dan ibadah harus berdampak sosial.

Di tengah tantangan zaman, warga Perum BRP menunjukkan satu hal penting—kebersamaan tidak pernah usang. Ramadhan bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum perubahan. Dari berbagi, tumbuh empati. Dari empati, lahir kekuatan. Dan dari kekuatan itulah, masyarakat yang lebih peduli dan berdaya bisa terus dibangun. (ai)

  • Penulis: Admin Kanal Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Malam Mencekam di Pangandaran: Ajag Meneror, Ratusan Ternak Berguguran”

    Malam Mencekam di Pangandaran: Ajag Meneror, Ratusan Ternak Berguguran”

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 84
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA PANGANDARAN Warga Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, tengah diliputi rasa cemas. Sejak pertengahan 2024 hingga awal 2025, serangan anjing liar terus menghantui para peternak. Ratusan ekor domba dan kambing dilaporkan mati mengenaskan akibat gigitan kawanan anjing liar, meninggalkan kerugian ekonomi sekaligus trauma bagi warga. Teror ini bukan isapan jempol. Laporan pertama muncul pada Juni […]

  • Ketika Kominfo Digabung, Arah Digital Tasikmalaya Dipertaruhkan

    Ketika Kominfo Digabung, Arah Digital Tasikmalaya Dipertaruhkan

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Keputusan untuk menggabungkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dengan Dinas Perhubungan (Dishub) di Kabupaten Tasikmalaya bukan sekadar soal restrukturisasi birokrasi. Lebih dari itu, kebijakan ini menyentuh jantung transformasi pemerintahan di era digital. Dalam konteks Peran Kominfo dalam Pemerintah Daerah, langkah tersebut patut dipertanyakan: apakah ini strategi efisiensi yang cerdas, atau […]

  • “Cek Kesehatan Jadi Mudah: Jabar Gratiskan Biaya Pemeriksaan Mulai Bulan Depan”

    “Cek Kesehatan Jadi Mudah: Jabar Gratiskan Biaya Pemeriksaan Mulai Bulan Depan”

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 74
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA JABAR Mulai 1 Februari 2025, seluruh warga Jawa Barat akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan (medical check-up) secara gratis. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus memperluas akses layanan kesehatan yang berkualitas. Pj. Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, menegaskan bahwa program ini akan berlaku sesuai […]

  • Upah Rendah, Ekonomi Tumbuh: Pelajaran dari Vietnam untuk Ciamis

    Upah Rendah, Ekonomi Tumbuh: Pelajaran dari Vietnam untuk Ciamis

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 90
    • 0Komentar

    kanaljabar.com. BERITA CIAMIS. Sehari setelah artikel tentang anugerah, upah, dan integritas Ciamis terbit, redaksi menerima satu pesan WhatsApp. Singkat. Tanpa salam pembuka. Tanpa nada menggurui. “Berapa UMK Vietnam yang sekarang menuju negara industri?” Baca juga: Ciamis 2025: Bertabur Anugerah, UMK Terlemah, Integritas? Pesan itu datang dari seorang pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ciamis. Tidak defensif. […]

  • Serbuan Barang Impor Mengguncang Pasar Indonesia

    Serbuan Barang Impor Mengguncang Pasar Indonesia

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 74
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA NASIONAL Tahun 2025 belum juga mencapai garis tengah. Namun, Indonesia—negeri agraris-maritim yang sering dibanggakan sebagai kaya sumber daya—kembali kebanjiran tamu dari luar negeri. Mereka datang bukan sebagai wisatawan, melainkan sebagai barang impor. Dan seperti biasa, semuanya dibayar lunas. Dari setrika pintar beraksen Mandarin, bantal aromaterapi asal Thailand, hingga pakaian olahraga buatan Vietnam yang […]

  • Di Teras Rumah Itu, Warga Garut Butuh Pertolongan dan Sisa Harapan

    Di Teras Rumah Itu, Warga Garut Butuh Pertolongan dan Sisa Harapan

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, Berita Garut – Di teras rumah sederhana di Garut selatan, Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat, Pirmansyah dan Isoh Nurjanah duduk berdampingan. Tidak ada tamu. Tidak ada keramaian. Hanya sebuah ponsel yang merekam suara pelan seorang ayah yang nyaris kehilangan tenaga untuk terus bertahan. Pesan itu ditujukan kepada Gubernur Jawa Barat. Bukan untuk mengeluh […]

expand_less