Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Nasional » WFH bagi ASN: Siapa Diuntungkan, dan Siapa Dirugikan?

WFH bagi ASN: Siapa Diuntungkan, dan Siapa Dirugikan?

  • account_circle Redaktur Kanal Jabar
  • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
  • visibility 247
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kanal Jabar, BERITA NASIONAL – Kebijakan WFH bagi ASN selama satu hari dalam sepekan yang akan diterapkan usai Lebaran 2026 kini memasuki tahap finalisasi. Pemerintah mengklaim langkah ini sebagai strategi menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah lonjakan harga minyak global.

Namun di balik narasi efisiensi energi, muncul pertanyaan krusial: siapa sebenarnya yang diuntungkan, dan siapa yang harus menanggung dampaknya?

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memastikan kebijakan tetap berjalan meski aturan teknis masih disusun.

“WFH akan didetailkan, tetapi sesudah Lebaran kita akan berlakukan,” ujarnya.

Kebijakan ini berlaku bagi ASN dan diimbau untuk diikuti sektor swasta, dengan pengecualian layanan publik yang tetap beroperasi normal.

Dibalik Ambisi Hemat BBM

Jika ditarik lebih jauh, kebijakan WFH bagi ASN tidak berdiri sendiri. Ia lahir dari tekanan global—harga minyak yang menembus US$100 per barel akibat konflik geopolitik.

Dalam konteks itu, pemerintah membutuhkan langkah cepat untuk menahan laju konsumsi energi domestik.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, bahkan telah mengungkap estimasi awal penghematan.

“Ada hitungan kasar, sekitar 20 persen,” ujarnya.

Namun, angka tersebut masih jauh dari kata pasti. Pengalaman menunjukkan, efektivitas kebijakan semacam ini sangat bergantung pada perilaku masyarakat di lapangan.

Siapa yang Diuntungkan?

Di atas kertas, ada pihak-pihak yang berpotensi mendapatkan manfaat langsung dari kebijakan ini.
Pemerintah, misalnya, berpeluang menekan beban subsidi energi jika mobilitas benar-benar berkurang. Dalam situasi fiskal yang tertekan, ini menjadi keuntungan strategis.

Di sisi lain, sebagian pekerja kantoran juga mendapat ruang fleksibilitas. Pengeluaran transportasi berkurang, waktu perjalanan bisa dihemat, dan ritme kerja menjadi lebih longgar—setidaknya satu hari dalam sepekan.

Namun, manfaat ini tidak merata. Dan di sinilah persoalan mulai muncul.

Siapa yang Dirugikan?

Begitu mobilitas menurun, dampaknya langsung terasa di sektor ekonomi berbasis keramaian.
Pelaku UMKM di sekitar perkantoran—warung makan, pedagang kaki lima, hingga jasa harian—berisiko kehilangan pelanggan tetap.

Penurunan satu hari aktivitas mungkin terdengar kecil, tetapi dalam skala besar, dampaknya bisa signifikan terhadap pendapatan harian.

Efek serupa juga menghantam sektor transportasi. Ojek online dan angkutan harian yang selama ini hidup dari mobilitas pekerja akan menghadapi penurunan permintaan.

Bahkan, sektor manufaktur pun tidak sepenuhnya aman. Jika kebijakan diterapkan tanpa fleksibilitas, produktivitas bisa ikut tergerus.

Celah Kebijakan: Dari WFH ke WFE

Masalah tidak berhenti di dampak ekonomi. Ada persoalan yang lebih mendasar: disiplin pelaksanaan.

Tanpa pengawasan, kebijakan WFH bagi ASN berpotensi melenceng dari tujuan awal. WFH bisa berubah menjadi Work From Everywhere (WFE).
Alih-alih bekerja dari rumah, sebagian pekerja bisa memanfaatkan momen ini untuk bepergian atau memperpanjang akhir pekan.

Jika itu terjadi, penghematan BBM yang diharapkan justru tidak akan tercapai.

Berbeda dengan masa pandemi Covid-19, saat itu ada faktor pembatas yang kuat. Kini, variabel tersebut praktis tidak ada.

  • Penulis: Redaktur Kanal Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tukang Bakso Diculik di Tasikmalaya: Respon Cepat Aparat Kepolisian

    Tukang Bakso Diculik di Tasikmalaya: Respon Cepat Aparat Kepolisian

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Kasus Tukang Bakso diculik di Tasikmalaya menjadi sorotan publik setelah peristiwa dugaan penganiayaan dan penculikan terjadi di Jalan Cieunteung, Kelurahan Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, pada Minggu malam, 19 April 2026. Korban diketahui bernama Sutarno (48), seorang pedagang bakso yang dikenal warga dengan sebutan Bakso Solo “Mas Suparno”. Insiden ini […]

  • Liburan Berujung Duka di Pamayangsari

    Liburan Berujung Duka di Pamayangsari

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle adminkanaljabar
    • visibility 232
    • 0Komentar

    kanaljabar.com. BERITA TASIKMALAYA Peristiwa tenggelam di Pamayangsari kembali menyisakan duka. Seorang pemuda berusia 22 tahun bernama Ega ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hilang saat berenang di laut. Kejadian ini terjadi di kawasan Pantai Pamayangsari, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (11/1/2026). Sejak kabar hilangnya korban beredar, pantai yang biasanya ramai oleh wisatawan mendadak berubah sunyi. Angin […]

  • Pemkab Tasikmalaya Apresiasi Atlet Berprestasi 2026

    Pemkab Tasikmalaya Apresiasi Atlet Berprestasi 2026

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 197
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA TASIKMALAYA – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembinaan olahraga dan pengembangan talenta daerah. Melalui apel pagi gabungan yang dipimpin langsung oleh Cecep Nurul Yakin, Pemkab memberikan apresiasi kepada para atlet dan duta berprestasi yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional. Kegiatan yang digelar di Lapangan Sekretariat Daerah […]

  • Mudik 2026: Tasikmalaya Gelar Apel Operasi Ketupat, Ribuan Personel Disiagakan

    Mudik 2026: Tasikmalaya Gelar Apel Operasi Ketupat, Ribuan Personel Disiagakan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Apel tersebut dipimpin oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya Roni Ahmad Sahroni yang mewakili Bupati Tasikmalaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah awal aparat pemerintah dan keamanan dalam memastikan kesiapan personel, sarana, serta strategi pengamanan menjelang arus mudik dan balik Lebaran. Operasi Ketupat 2026 Libatkan Ribuan Personel Dalam amanat […]

  • Serbuan Barang Impor Mengguncang Pasar Indonesia

    Serbuan Barang Impor Mengguncang Pasar Indonesia

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle adminkanaljabar
    • visibility 212
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA NASIONAL Tahun 2025 belum juga mencapai garis tengah. Namun, Indonesia—negeri agraris-maritim yang sering dibanggakan sebagai kaya sumber daya—kembali kebanjiran tamu dari luar negeri. Mereka datang bukan sebagai wisatawan, melainkan sebagai barang impor. Dan seperti biasa, semuanya dibayar lunas. Dari setrika pintar beraksen Mandarin, bantal aromaterapi asal Thailand, hingga pakaian olahraga buatan Vietnam yang […]

  • SWAKKA: Komunitas Baru bagi Wartawan dan Konten Kreator

    SWAKKA: Komunitas Baru bagi Wartawan dan Konten Kreator

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle adminkanaljabar
    • visibility 313
    • 0Komentar

    kanaljabar.com, EDITORIAL. Sebuah komunitas baru bernama SWAKKA disepakati untuk berdiri oleh perwakilan sejumlah media di wilayah Priangan Timur. Kesepakatan itu lahir setelah diskusi panjang selama hampir empat jam, Rabu (5/11/2025), di Kota Tasikmalaya. SWAKKA merupakan singkatan dari Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif. Kata Sawala diambil dari bahasa Sunda yang berarti musyawarah atau ruang bertukar pikiran. Nama itu dipilih karena […]

expand_less