Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jabar » Empat Tambang Ilegal Berhasil Dibongkar Polres Tasikmalaya Kota

Empat Tambang Ilegal Berhasil Dibongkar Polres Tasikmalaya Kota

  • account_circle adminkanaljabar
  • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
  • visibility 257
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kanaljabar.com BERITA TASIKMALAYA Keberadaan tambang ilegal yang merusak lingkungan kembali menjadi sorotan. Polres Tasikmalaya Kota menunjukkan keseriusannya dengan membongkar empat kasus tambang ilegal yang beroperasi di wilayah hukumnya. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen kepolisian dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus melindungi kepentingan masyarakat.

Pengungkapan tersebut dilakukan pada Kamis, 5 Juni 2025. Empat lokasi tambang yang dibongkar tersebar di beberapa titik dan melibatkan aktivitas penambangan pasir serta emas. Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama antara kepolisian dan masyarakat yang semakin peduli terhadap dampak buruk tambang ilegal.

Tiga Tambang Pasir Ilegal, Satu Tambang Emas Langgar Izin

Dari empat kasus yang terungkap, tiga di antaranya merupakan tambang pasir yang beroperasi tanpa izin resmi. Aktivitas ini dinilai meresahkan warga karena menimbulkan kerusakan lingkungan, mulai dari rusaknya aliran sungai hingga ancaman longsor.

Sementara itu, satu kasus lainnya adalah tambang emas yang sebenarnya telah mengantongi izin. Namun, dalam praktiknya, lokasi penambangan justru berada di luar wilayah yang telah ditetapkan dalam izin tersebut, sehingga tetap dinyatakan melanggar aturan.

Dua Tersangka Diamankan

Dalam penanganan kasus ini, polisi telah mengamankan dua orang tersangka dari penambangan pasir ilegal. Keduanya kini ditahan di Rumah Tahanan Mapolres Tasikmalaya Kota untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menyebut pelanggaran wilayah pada tambang emas berizin tetap berpotensi menimbulkan dampak lingkungan yang serius. “Jika dibiarkan, kerusakan lingkungan bisa semakin meluas,” ujarnya.

Ancaman Nyata bagi Lingkungan

Tambang ilegal dikenal sebagai salah satu penyebab kerusakan lingkungan yang sulit dipulihkan. Penambangan pasir secara liar dapat menghilangkan lapisan tanah subur dan merusak ekosistem sungai. Sementara penambangan emas berisiko mencemari lingkungan akibat penggunaan bahan kimia berbahaya.

Para pemerhati lingkungan menilai praktik semacam ini tidak hanya merugikan alam, tetapi juga berdampak langsung pada kehidupan masyarakat sekitar, terutama petani dan nelayan yang bergantung pada kondisi lingkungan yang sehat.

Polisi Imbau Peran Aktif Masyarakat

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moh Faruk Rozi, menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan penindakan terhadap aktivitas tambang ilegal. Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dengan melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungannya.

“Kami berkomitmen menindak tegas tambang ilegal. Peran masyarakat sangat penting agar praktik seperti ini tidak terus berulang,” tegasnya.

Upaya pemberantasan tambang ilegal ini diharapkan mampu menekan kerusakan lingkungan sekaligus menjadi peringatan bagi pelaku lainnya. Polres Tasikmalaya Kota berharap langkah ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga sumber daya alam agar dimanfaatkan secara bijak dan sesuai aturan. (ai)

  • Penulis: adminkanaljabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SWAKKA: Komunitas Baru bagi Wartawan dan Konten Kreator

    SWAKKA: Komunitas Baru bagi Wartawan dan Konten Kreator

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle adminkanaljabar
    • visibility 314
    • 0Komentar

    kanaljabar.com, EDITORIAL. Sebuah komunitas baru bernama SWAKKA disepakati untuk berdiri oleh perwakilan sejumlah media di wilayah Priangan Timur. Kesepakatan itu lahir setelah diskusi panjang selama hampir empat jam, Rabu (5/11/2025), di Kota Tasikmalaya. SWAKKA merupakan singkatan dari Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif. Kata Sawala diambil dari bahasa Sunda yang berarti musyawarah atau ruang bertukar pikiran. Nama itu dipilih karena […]

  • Data Pengadaan Dibuka, Kejanggalan Mulai Terlihat

    Data Pengadaan Dibuka, Kejanggalan Mulai Terlihat

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Pola belanja di Bappelitbangda Kota Tasikmalaya menjadi sorotan setelah data pengadaan di Bappelitbangda yang dibuka ke publik menunjukkan indikasi yang tidak lazim. Dari penelusuran terhadap ratusan paket pengadaan, setidaknya terdapat tiga pola utama yang memicu pertanyaan serius terkait proses pengadaan barang dan jasa. Kesamaan Pagu dan Realisasi Anggaran Sorotan pertama […]

  • Membangun Sinergitas SWAKKA dan Dishubkominfo Kab. Tasikmalaya

    Membangun Sinergitas SWAKKA dan Dishubkominfo Kab. Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle adminkanaljabar
    • visibility 249
    • 0Komentar

    kanaljabar.com, BERITA TASIKMALAYA – Menjelang deklarasi SWAKKA yang dijadwalkan berlangsung pada hari Kamis, 12 Februari 2026, Presidium SWAKKA melakukan kunjungan silaturahmi ke Dinas Perhubungan dan Komunikasi Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Tasikmalaya, Senin, 9 Februari 2026. Rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua SWAKKA, Ahmad Mukhlis, didampingi Ketua Panitia Deklarasi Diki Sam’ani serta beberapa anggota presidium. Kedatangan mereka […]

  • DBD Mengintai! 198 Kasus Tercatat di Kota Tasikmalaya

    DBD Mengintai! 198 Kasus Tercatat di Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle adminkanaljabar
    • visibility 274
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA TASIKMALAYA Cuaca buruk dan ekstrem yang melanda Kota Tasikmalaya sejak awal tahun 2025 berdampak pada meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Kondisi ini dipicu oleh musim hujan yang berkepanjangan sehingga menciptakan lingkungan lembap dan banyak genangan air, tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti. Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya mencatat sebanyak 198 kasus DBD terjadi […]

  • Kondisi Pasar Cikurubuk Tasikmalaya Jadi Ujian Kebijakan Pemkot dan DPRD

    Kondisi Pasar Cikurubuk Tasikmalaya Jadi Ujian Kebijakan Pemkot dan DPRD

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 192
    • 0Komentar

    kanaljabar.com, BERITA TASIKMALAYA – Kondisi Pasar Cikurubuk Tasikmalaya kini menjadi sorotan serius dalam konteks kebijakan publik. Sebagai pasar tradisional terbesar di kota ini, keberlanjutan aktivitas di Pasar Cikurubuk dinilai bukan semata urusan pedagang, melainkan menyangkut arah kebijakan Pemerintah Kota Tasikmalaya bersama DPRD. Pasar yang dibangun pada 1994 dan berdiri di atas lahan sekitar 43.120 meter […]

  • Kejari Tahan Ketua DPRD Kota Banjar, Dugaan Korupsi Dipastikan

    Kejari Tahan Ketua DPRD Kota Banjar, Dugaan Korupsi Dipastikan

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle adminkanaljabar
    • visibility 212
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA BANJAR Kota Banjar, Jawa Barat, mendadak berguncang. Bukan oleh bencana alam, melainkan oleh kabar yang menghantam jantung kekuasaan lokal. Ketua DPRD Kota Banjar, Dadang Ramdhan Kalyubi (DRK), resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan dan transportasi pimpinan serta anggota dewan periode 2017–2021. Senin siang, 21 April 2025, suasana di Kejaksaan Negeri […]

expand_less