Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jabar » Tasikmalaya di Simpang Pilkada: Elite vs Rakyat

Tasikmalaya di Simpang Pilkada: Elite vs Rakyat

  • account_circle Admin Kanal Jabar
  • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kanaljabar.com. BERITA TASIKMALAYA.
Di tingkat nasional, wacana Pilkada melalui DPRD sedang jadi perdebatan. Dan di Kota Tasikmalaya, suara sebagian elite politik mulai terdengar dengan alasan yang relatif seragam: pemilihan kepala daerah oleh DPRD dinilai lebih efisien dan bisa menghemat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Di sisi lain, berbagai hasil survei nasional justeru menunjukkan kecenderungan yang berbeda. Mayoritas warga Indonesia, termasuk pemilih partai-partai besar, justru masih menginginkan kepala daerah dipilih langsung oleh rakyat. Di sinilah menariknya cerita Parpol Kota Tasikmalaya, di panggung lokal, elitenya bicara efisiensi. Tapi di panggung nasional, data survei bicara soal partisipasi dan kepercayaan publik.


Tiga Elite Parpol Kota Tasikmalaya Senada Soal Pilkada
Pernyataan terbaru datang dari Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, yang juga kader Partai Gerindra. Dalam wawancara dengan Media Indonesia pada Jumat, 16 Januari 2026, Viman menyatakan setuju Pilkada tak langsung lewat DPRD dengan alasan efisiensi anggaran. Menurutnya, Pilkada langsung dalam kondisi fiskal sekarang menjadi beban APBD, sementara pemilihan melalui DPRD dinilai lebih efektif dari sisi pembiayaan.

Dari sisi legislatif, masih di media yang sama, Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Wahid, yang juga Ketua DPC PKB, meski lebih diplomatis, naum kecenderungannya sama seperti Wali Kota Viman. Wahid menilai pemilihan oleh DPRD memang lebih hemat dari sisi logistik dibanding Pilkada langsung, karena tahapan dan kebutuhan anggarannya jauh lebih kecil. Namun ia juga mengakui, Pilkada langsung telah melahirkan banyak kepala daerah berkinerja baik karena benar-benar dipilih rakyat, sembari mengingatkan adanya risiko politik uang di beberapa daerah.

Suara yang lebih benderang terdengar dari Fraksi PKS di DPRD Kota Tasikmalaya. Ketua Fraksi PKS, H. Yadi Mulyadi, dalam sebuah Musrenbang di Kelurahan Cikalang pada Senin, 12 Januari 2026, dikutip Times Indonesia, menyebut bahwa “di daerah kami juga mendukung” wacana Pilkada melalui DPRD, meski tanpa penjelasan rinci cakupan wilayah dukungan tersebut.

Artinya, setidaknya sudah ada tiga elite Parpol Kota Tasikmalaya yang sudah buka suara:

Viman (Gerindra) – Wali Kota Tasikmalaya
Wahid (PKB) – Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya
Yadi Mulyadi (PKS) – Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tasikmalaya
Ketiganya, dengan nuansa argumen yang relatif itu-itu saja, sama-sama memandang mekanisme Pilkada melalui DPRD sebagai opsi yang perlu dipertimbangkan, terutama atas nama efisiensi anggaran. Di level wacana, ini membuat Pilkada melalui DPRD Tasikmalaya tampak seperti arus yang mulai menguat di kalangan elite politik lokal, meskipun belum ada keputusan resmi di tingkat regulasi.

Kedua, survei Litbang Kompas yang dipublikasikan 12 Januari 2026 memperkuat temuan tersebut. Dalam survei yang dilakukan melalui wawancara telepon pada 8–11 Desember 2025 terhadap 510 responden di 76 kota di 38 provinsi, dengan margin of error sekitar ±4,24 persen, hasilnya:

77,3% responden menilai sistem paling cocok adalah Pilkada langsung.
Hanya 5,6% responden yang memilih Pilkada melalui DPRD.
15,2% menganggap tidak terlalu masalah apakah lewat DPRD atau langsung.
Lebih jauh, Litbang Kompas juga mencatat mayoritas responden tidak percaya DPRD bila diberi kewenangan memilih kepala daerah. Sebanyak 78,1% responden menyatakan tidak percaya DPRD akan memilih kepala daerah secara jujur dan sesuai aspirasi masyarakat; yang percaya hanya sekitar 19%.

Yang membuat cerita ini makin relevan untuk Tasikmalaya adalah temuan tentang basis pemilih partai. Litbang Kompas mencatat, mayoritas pemilih partai-partai yang mendorong atau membuka ruang diskusi Pilkada melalui DPRD justru menginginkan Pilkada tetap langsung. Pemilih Gerindra tercatat sekitar 65,9% mendukung Pilkada langsung, PKS sekitar 72,6%, dan PKB sekitar 76%, sementara pemilih partai lain seperti NasDem, PAN, Demokrat bahkan lebih dari 80% mendukung Pilkada langsung.

Dengan kata lain, jika dilihat dari data survei, preferensi pemilih partai-partai tersebut masih condong ke mekanisme Pilkada langsung. Di tingkat nasional, wacana Pilkada melalui DPRD justru berhadapan dengan temuan bahwa sebagian besar warga masih ingin menggunakan hak pilihnya secara langsung, sekaligus menyimpan keraguan terhadap DPRD sebagai satu-satunya penentu kepala daerah.

Di titik inilah Tasikmalaya menjadi potret kecil paradoks demokrasi Indonesia: elite Parpol Kota Tasikmalaya bicara atas nama efisiensi, sementara hasil riset nasional menunjukkan mayoritas publik, termasuk pemilih Gerindra, PKB, dan PKS sendiri, masih ingin kepala daerah dipilih langsung. Apakah wacana Pilkada melalui DPRD Tasikmalaya akan mengikuti selera elite atau justru diuji oleh suara pemilihnya sendiri, tampaknya akan menjadi bab penting berikutnya dalam dinamika politik lokal kota ini. (SUS)

  • Penulis: Admin Kanal Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dorong Kreativitas Generasi Digital, Pelatihan Konten Meriahkan HUT Tasikmalaya ke-24

    Dorong Kreativitas Generasi Digital, Pelatihan Konten Meriahkan HUT Tasikmalaya ke-24

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 8
    • 0Komentar

    kanaljabar.com. BERITA TASIKMALAYA Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Tasikmalaya ke-24, Pemerintah Kota Tasikmalaya menghadirkan berbagai kegiatan kreatif, salah satunya pelatihan pembuatan konten positif dan anti-hoaks bagi santri serta siswa madrasah. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menumbuhkan generasi muda yang cerdas digital dan produktif di ruang maya. Kegiatan tersebut diselenggarakan […]

  • Ribuan Sekolah Rusak Tasikmalaya, peran DPRD Disorot

    Ribuan Sekolah Rusak Tasikmalaya, peran DPRD Disorot

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Kondisi dunia pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya sedang tidak baik-baik saja. Data resmi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat mencatat lebih dari 1.062 sekolah dasar (SD) dan 268 sekolah menengah pertama (SMP) mengalami kerusakan dengan tingkat beragam. Dari jumlah itu, 1.613 ruang kelas rusak berat, lebih dari 3.000 rusak sedang, dan sekitar […]

  • Satu Desa Satu Sarjana, Strategi Tasikmalaya Bangun SDM Unggul

    Satu Desa Satu Sarjana, Strategi Tasikmalaya Bangun SDM Unggul

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus memperkuat komitmen pembangunan sumber daya manusia melalui Program Satu Desa Satu Sarjana (SADESSA). Program ini menjadi salah satu prioritas Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya yang secara resmi tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tasikmalaya 2025–2029. SADESSA dirancang sebagai program bantuan mahasiswa yang difokuskan […]

  • Hackclub Campfire dan Realitas Dukungan untuk Talenta Digital Tasikmalaya

    Hackclub Campfire dan Realitas Dukungan untuk Talenta Digital Tasikmalaya

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Transformasi digital terus digaungkan di berbagai level pemerintahan. Namun di lapangan, kisah seorang pelajar 14 tahun asal Tasikmalaya menunjukkan bahwa jalan menuju ekosistem digital belum sepenuhnya ditopang sistem yang kuat. Arkanurrizky A.H, siswa SMP Negeri 1 Tasikmalaya, menjadi salah satu peserta dalam ajang Hackclub Campfire yang digelar di Perpustakaan Jakarta […]

  • Mudik Lebaran 2026, RSUD KHZ Musthafa Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

    Mudik Lebaran 2026, RSUD KHZ Musthafa Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Menjelang periode libur panjang dan cuti bersama Lebaran 1447 Hijriah, RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya memastikan bahwa pelayanan selama Idul Fitri tetap berjalan optimal bagi masyarakat. Manajemen rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya tersebut telah menyiapkan sejumlah strategi operasional untuk memastikan pelayanan selama Idul Fitri di RSUD KHZ Musthafa tetap […]

  • Pemerintah Resmi Buka Formasi PPPK Paruh Waktu sebagai Solusi bagi Tenaga Honorer

    Pemerintah Resmi Buka Formasi PPPK Paruh Waktu sebagai Solusi bagi Tenaga Honorer

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 20
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA NASIONAL Pemerintah mulai menerapkan kebijakan baru berupa rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Kebijakan ini dirancang sebagai solusi bagi tenaga honorer yang selama ini belum terakomodasi menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), sekaligus bagian dari transformasi besar sistem kepegawaian nasional sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN. Dalam […]

expand_less