Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jabar » Tasikmalaya: Tumpukan Sampah Pasca Lebaran Kembali Menggunung

Tasikmalaya: Tumpukan Sampah Pasca Lebaran Kembali Menggunung

  • account_circle Redaktur Kanal Jabar
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
  • visibility 226
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYAFenomena tumpukan sampah pasca Lebaran kembali menjadi sorotan di Kota Tasikmalaya. Sejumlah ruas jalan utama dilaporkan dipenuhi sampah yang meluber hingga ke badan jalan, bahkan mengganggu aktivitas lalu lintas warga.

Salah satu titik yang menjadi perhatian berada di kawasan Jalan RE Martadinata. Di lokasi ini, sampah tidak hanya menumpuk di Tempat Pembuangan Sementara (TPS), tetapi juga meluas ke pinggir jalan hingga menutup sebagian trotoar.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan tumpukan sampah pasca Lebaran belum tertangani secara optimal, meskipun sudah menjadi masalah berulang setiap tahunnya.

Didominasi Sampah Rumah Tangga dan Limbah Plastik

Berdasarkan pantauan di lapangan, jenis sampah yang mendominasi terdiri dari sampah rumah tangga, plastik, serta limbah kemasan yang meningkat signifikan setelah momen Lebaran.

Lonjakan volume sampah ini diduga berasal dari aktivitas konsumsi masyarakat yang meningkat selama hari raya. Namun, kapasitas pengangkutan yang terbatas membuat sebagian sampah tidak segera terangkut.

Akibatnya, tumpukan sampah pasca Lebaran terus bertambah dan menciptakan kondisi lingkungan yang kurang sehat.

Ganggu Estetika dan Picu Risiko Kesehatan

Selain merusak pemandangan kota, tumpukan sampah juga menimbulkan bau tidak sedap yang cukup menyengat, terutama saat siang hari. Warga sekitar mengaku terganggu dengan kondisi tersebut.

Tidak hanya itu, penumpukan sampah juga berpotensi menjadi sarang penyakit. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini bisa memicu munculnya lalat, tikus, hingga bakteri berbahaya.
Situasi ini mempertegas bahwa persoalan tumpukan sampah pasca Lebaran bukan sekadar isu kebersihan, melainkan juga menyangkut kesehatan masyarakat.

Muncul di Sejumlah Titik Lain di Wilayah Kota Tasikmalaya

Masalah serupa tidak hanya terjadi di satu lokasi. Sejumlah warga menyebutkan bahwa tumpukan sampah juga dijumpai di beberapa titik lain di Kota Tasikmalaya, seperti kawasan Jalan Swaka dan beberapa ruas jalan permukiman padat.

Fenomena ini umumnya terjadi beberapa hari setelah pengangkutan dilakukan, terutama menjelang akhir pekan atau setelah libur panjang. Artinya, persoalan ini bukan hanya soal pembersihan, tetapi juga berkaitan dengan manajemen pengelolaan sampah yang belum maksimal.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa tumpukan sampah pasca Lebaran masih menjadi pekerjaan rumah besar yang membutuhkan solusi jangka panjang.

Warga Soroti Penanganan yang Dinilai Belum Maksimal

Beberapa warga ada yang angkat bicara terkait kondisi tersebut. Mereka menyampaikan pada redaksi bahwa upaya penanganan sampah masih belum konsisten dan cenderung bersifat sementara.

Bahkan salah seorang warga, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi kebersihan kota yang dinilai belum tertangani dengan baik.
Ia mempertanyakan sejauh mana ketegasan pemerintah dalam menangani persoalan ini, khususnya melalui dinas terkait.

Menurutnya, kegiatan bersih-bersih sering kali hanya bersifat seremonial tanpa dampak jangka panjang.

Keluhan ini menjadi sinyal bahwa masyarakat menginginkan perubahan nyata dalam pengelolaan tumpukan sampah pasca Lebaran.

Perlu Kesadaran Bersama, Bukan Hanya Tanggung Jawab Pemerintah

Di tengah kondisi tersebut, penting untuk disadari bahwa persoalan sampah tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah. Peran aktif masyarakat juga sangat dibutuhkan untuk menekan volume sampah yang dihasilkan.

Warga diimbau untuk mulai memilah sampah dari rumah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta membuang sampah pada tempat dan waktu yang telah ditentukan.

Kesadaran kolektif ini menjadi kunci dalam mengatasi persoalan tumpukan sampah pasca Lebaran agar tidak terus berulang setiap tahun.

Butuh Solusi Sistemik dan Berkelanjutan

Persoalan ini sejatinya membutuhkan pendekatan yang lebih sistemik, mulai dari peningkatan kapasitas pengangkutan, pengelolaan TPS yang lebih baik, hingga edukasi masyarakat secara berkelanjutan.

Tanpa langkah konkret dan konsisten, tumpukan sampah pasca Lebaran hanya akan menjadi rutinitas tahunan yang terus berulang tanpa solusi yang jelas.

Momentum pasca Lebaran seharusnya menjadi bahan evaluasi serius bagi semua pihak, agar wajah Kota Tasikmalaya tetap bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali. (4i)

  • Penulis: Redaktur Kanal Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SWAKKA: Komunitas Baru bagi Wartawan dan Konten Kreator

    SWAKKA: Komunitas Baru bagi Wartawan dan Konten Kreator

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle adminkanaljabar
    • visibility 313
    • 0Komentar

    kanaljabar.com, EDITORIAL. Sebuah komunitas baru bernama SWAKKA disepakati untuk berdiri oleh perwakilan sejumlah media di wilayah Priangan Timur. Kesepakatan itu lahir setelah diskusi panjang selama hampir empat jam, Rabu (5/11/2025), di Kota Tasikmalaya. SWAKKA merupakan singkatan dari Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif. Kata Sawala diambil dari bahasa Sunda yang berarti musyawarah atau ruang bertukar pikiran. Nama itu dipilih karena […]

  • Natural Tanpa Ordal: Seruan Moral Menjaga Marwah Perguruan Tinggi

    Natural Tanpa Ordal: Seruan Moral Menjaga Marwah Perguruan Tinggi

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 185
    • 0Komentar

    kanaljabar, EDITORIAL– Perguruan tinggi bukan sekadar tempat seseorang mengejar gelar akademik. Ia adalah ruang pembentukan ilmu, karakter, nalar, etika, dan kepemimpinan. Dari ruang inilah lahir calon-calon profesional, birokrat, pendidik, pengusaha, pemimpin masyarakat, bahkan pengambil kebijakan publik di masa depan. Karena itu, proses masuk ke perguruan tinggi tidak boleh dipandang sebagai urusan administratif semata. Penerimaan mahasiswa […]

  • Melawan Hoaks dari Desa, Roni Imroni Raih Sorot News Golden Award 2025

    Melawan Hoaks dari Desa, Roni Imroni Raih Sorot News Golden Award 2025

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Di tengah derasnya arus informasi digital, penyebaran berita hoaks menjadi tantangan serius bagi masyarakat, termasuk di daerah. Di Kabupaten Tasikmalaya, upaya melawan hoaks tidak selalu hadir melalui kampanye besar, melainkan tumbuh dari penguatan literasi digital di tingkat desa. Atas konsistensinya membangun komunikasi publik yang sehat dan memberdayakan masyarakat dalam menghadapi […]

  • Silaturahmi PPM Ciamis: Kolaborasi Pemuda dan Pemangku Kebijakan

    Silaturahmi PPM Ciamis: Kolaborasi Pemuda dan Pemangku Kebijakan

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA CIAMIS– Perkumpulan Pemuda dan Mahasiswa (PPM) Ciamis menggelar kegiatan Halal Bihalal sebagai ajang mempererat hubungan lintas generasi sekaligus membangun sinergi antara pemuda dan pemerintah daerah. Kegiatan yang berlangsung di Gedung KBOK Panumbangan, Minggu (29/3), berjalan khidmat dengan menghadirkan sejumlah tokoh penting di Kabupaten Ciamis. Momentum ini dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi strategis antara […]

  • Sapma PP Kota Tasikmalaya Akan Gelar Aksi Mosi Tidak Percaya terhadap Wali Kota

    Sapma PP Kota Tasikmalaya Akan Gelar Aksi Mosi Tidak Percaya terhadap Wali Kota

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA –Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) Kota Tasikmalaya memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa bertajuk Mosi Tidak Percaya terhadap kepemimpinan kepala daerah Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan dan Diky Candra. Aksi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 9 Februari 2026, dengan titik akhir di Balai […]

  • Anak Tidak Sekolah Kabupaten Tasikmalaya Jadi Prioritas, Pendataan Diperketat

    Anak Tidak Sekolah Kabupaten Tasikmalaya Jadi Prioritas, Pendataan Diperketat

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, Berita Tasikmalaya – Persoalan anak tidak sekolah Kabupaten Tasikmalaya kembali menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, menegaskan bahwa keberadaan Anak Tidak Sekolah (ATS) tidak boleh dipandang sekadar sebagai angka administratif, melainkan sebagai indikator kegagalan sistem yang harus segera diperbaiki melalui kebijakan yang tepat sasaran. Penegasan tersebut […]

expand_less