Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jabar » SWAKKA Resmi Berdiri, Perkuat Komunitas Media Priangan Timur

SWAKKA Resmi Berdiri, Perkuat Komunitas Media Priangan Timur

  • account_circle Redaktur Kanal Jabar
  • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
  • visibility 70
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYASejumlah perwakilan media online di wilayah Priangan Timur menyepakati pembentukan sebuah komunitas baru bernama SWAKKA. Kesepakatan tersebut lahir setelah diskusi intensif yang digelar di Kota Tasikmalaya, Rabu (5/11/2025).

SWAKKA merupakan akronim dari “Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif”. Istilah sawala diambil dari bahasa Sunda yang berarti musyawarah atau ruang bertukar pikiran. Nama ini dipilih untuk mencerminkan semangat keterbukaan, dialog, dan kebersamaan yang menjadi fondasi komunitas tersebut. SWAKKA mengusung tagline “Membangun Solidaritas yang Berdampak.”

Komunitas ini dibentuk sebagai respons atas kegelisahan bersama para pelaku media lokal terhadap cepatnya perubahan ekosistem media digital. Di tengah keterbatasan sumber daya, kolaborasi dipandang sebagai jalan strategis untuk memperkuat posisi media daerah.

Berangkat dari Kegelisahan Media Lokal

Mukhlis, pengelola portaloka.id sekaligus salah satu inisiator SWAKKA, menjelaskan bahwa gagasan pembentukan komunitas ini berawal dari obrolan informal antar redaksi. Diskusi yang awalnya berlangsung ringan itu kemudian berkembang menjadi pembahasan serius dan akhirnya disepakati dalam pertemuan tatap muka.

“Awalnya dari obrolan teman-teman di portaloka.id, lintaspriangan.com, dan kanalberita.com. Dari situ muncul kesadaran bahwa kita punya tantangan yang sama, lalu dibahas lebih serius,” ujar Mukhlis.

Menurutnya, realitas media lokal di daerah menunjukkan adanya ketimpangan penguasaan kemampuan. Ada media yang kuat secara teknis IT dan pengelolaan website, namun masih membutuhkan penguatan di aspek jurnalistik. Sebaliknya, ada media yang produktif secara konten, tetapi belum optimal dalam digital marketing seperti SEO dan pengelolaan SERP.

Kondisi tersebut mendorong lahirnya kesadaran bahwa kolaborasi antarmedia bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan.

Kolaborasi sebagai Strategi Bertahan

Mukhlis menilai, selama ini media lokal kerap berjalan sendiri-sendiri dengan kapasitas yang terbatas. Padahal, jika jejaring dibangun secara kolektif, potensi yang dimiliki masing-masing media bisa saling melengkapi.

“Kita ingin media di daerah punya ruang untuk saling belajar. Dunia digital bergerak cepat, jadi kita juga harus bergerak bersama. Dengan SWAKKA, kekuatan yang berbeda-beda itu bisa saling menopang,” katanya.

Fokus Program Awal SWAKKA

SWAKKA menetapkan tiga fokus kegiatan utama pada tahap awal. Pertama, Media Insight Forum, yakni forum diskusi dan literasi seputar jurnalistik, media digital, dan teknologi informasi. Kedua, Support Exchange, sebagai wadah berbagi data, kajian, serta dukungan teknis antaranggota. Ketiga, Collaborative Publishing Project, berupa penerbitan kolaboratif lintas media dengan isu atau tema bersama.

Melalui program tersebut, komunitas media Priangan ini diharapkan menjadi ruang tumbuh bersama bagi wartawan dan konten kreator. SWAKKA tidak dimaksudkan sebagai sekadar tempat berkumpul, melainkan sebagai ekosistem kolaboratif yang mendorong karya jurnalistik dan konten kreatif yang relevan serta berdampak bagi publik.

“SWAKKA lahir dari semangat kebersamaan. Kita mulai dari Priangan Timur, tapi semangatnya tidak berhenti di sini,” kata Mukhlis.

Hingga saat ini, sekitar sepuluh media online di wilayah Priangan Timur telah menyatakan kesiapan untuk bergabung. Dalam waktu dekat, SWAKKA juga berencana melakukan sosialisasi kepada para konten kreator lokal agar terlibat dalam kegiatan komunitas. (red)

  • Penulis: Redaktur Kanal Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • WFH bagi ASN: Siapa Diuntungkan, dan Siapa Dirugikan?

    WFH bagi ASN: Siapa Diuntungkan, dan Siapa Dirugikan?

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA NASIONAL – Kebijakan WFH bagi ASN selama satu hari dalam sepekan yang akan diterapkan usai Lebaran 2026 kini memasuki tahap finalisasi. Pemerintah mengklaim langkah ini sebagai strategi menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah lonjakan harga minyak global. Namun di balik narasi efisiensi energi, muncul pertanyaan krusial: siapa sebenarnya yang diuntungkan, […]

  • Pemkab Tasikmalaya Tegaskan Larangan Gratifikasi Bagi ASN

    Pemkab Tasikmalaya Tegaskan Larangan Gratifikasi Bagi ASN

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya resmi menerbitkan kebijakan tegas terkait larangan gratifikasi bagi aparatur sipil negara menjelang Hari Raya Idul Fitri. Melalui surat edaran Bupati Tasikmalaya, seluruh ASN Kabupaten Tasikmalaya dilarang meminta Tunjangan Hari Raya (THR) kepada masyarakat, perusahaan, maupun pihak yang memiliki hubungan kerja dengan pemerintah daerah. Kebijakan tersebut tertuang dalam […]

  • Satu Desa Satu Sarjana, Strategi Tasikmalaya Bangun SDM Unggul

    Satu Desa Satu Sarjana, Strategi Tasikmalaya Bangun SDM Unggul

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus memperkuat komitmen pembangunan sumber daya manusia melalui Program Satu Desa Satu Sarjana (SADESSA). Program ini menjadi salah satu prioritas Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya yang secara resmi tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tasikmalaya 2025–2029. SADESSA dirancang sebagai program bantuan mahasiswa yang difokuskan […]

  • PPPK Paruh Waktu: Antara Pinangan dan Pelaminan yang Tak Kunjung Datang

    PPPK Paruh Waktu: Antara Pinangan dan Pelaminan yang Tak Kunjung Datang

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 79
    • 0Komentar

    kanaljabar.com. BERITA NASIONAL Tenaga honorer akhirnya bisa tersenyum lega di Tahun 2025 ini. Setelah bertahun-tahun menunggu dalam ketidakpastian, mereka akhirnya mendapat kabar bakal “dipinang” juga oleh negara, lewat status baru yang disebut PPPK Paruh Waktu. Namun seperti kisah cinta yang manis di awal tapi masih samar di ujung, andai pun jadi, pinangan itu ternyata belum […]

  • Silaturahmi dan Audiensi Komunitas SWAKKA Bangun Kemitraan Strategis di Tasikmalaya

    Silaturahmi dan Audiensi Komunitas SWAKKA Bangun Kemitraan Strategis di Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Komunitas Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif (SWAKKA) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sinergi lintas sektor pasca deklarasi yang digelar pada 12 Februari 2026. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui kegiatan silaturahmi dan audiensi komunitas SWAKKA dengan sejumlah perangkat daerah di Kota Tasikmalaya. Kegiatan yang berlangsung pada Senin siang […]

  • Ketika Kominfo Digabung, Arah Digital Tasikmalaya Dipertaruhkan

    Ketika Kominfo Digabung, Arah Digital Tasikmalaya Dipertaruhkan

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Keputusan untuk menggabungkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dengan Dinas Perhubungan (Dishub) di Kabupaten Tasikmalaya bukan sekadar soal restrukturisasi birokrasi. Lebih dari itu, kebijakan ini menyentuh jantung transformasi pemerintahan di era digital. Dalam konteks Peran Kominfo dalam Pemerintah Daerah, langkah tersebut patut dipertanyakan: apakah ini strategi efisiensi yang cerdas, atau […]

expand_less