Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jabar » Satu Desa Satu Sarjana, Strategi Tasikmalaya Bangun SDM Unggul

Satu Desa Satu Sarjana, Strategi Tasikmalaya Bangun SDM Unggul

  • account_circle Redaktur Kanal Jabar
  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • visibility 87
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus memperkuat komitmen pembangunan sumber daya manusia melalui Program Satu Desa Satu Sarjana (SADESSA). Program ini menjadi salah satu prioritas Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya yang secara resmi tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tasikmalaya 2025–2029.

SADESSA dirancang sebagai program bantuan mahasiswa yang difokuskan pada perluasan akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah, khususnya yang berasal dari desa-desa di Kabupaten Tasikmalaya. Melalui program ini, pemerintah daerah berupaya memastikan setiap desa memiliki minimal satu sarjana yang diharapkan mampu menjadi agen perubahan di wilayah asalnya.

Kehadiran SADESSA dinilai strategis di tengah tantangan ketimpangan akses pendidikan tinggi antara wilayah perkotaan dan perdesaan. Dengan dukungan pembiayaan dan pendampingan, Pemkab Tasikmalaya menargetkan lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan daya saing tinggi.

Berbasis Prestasi Akademik dan Nonakademik

Berbeda dari program beasiswa konvensional, SADESSA menggunakan pendekatan berbasis prestasi, baik akademik maupun nonakademik. Program ini menyasar calon mahasiswa dan mahasiswi yang menunjukkan potensi unggul serta komitmen untuk berkontribusi bagi pembangunan desa setelah menyelesaikan pendidikan.

Melalui pendekatan tersebut, Pemkab Tasikmalaya berharap program ini tidak hanya menghasilkan lulusan perguruan tinggi, tetapi juga melahirkan sarjana-sarjana yang memiliki kepedulian sosial dan semangat membangun daerahnya sendiri. Dukungan pendidikan tinggi ini dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia desa.

Sejumlah kebijakan nasional dan daerah juga menekankan pentingnya pendidikan sebagai pengungkit pembangunan berkelanjutan. Akses pendidikan tinggi yang merata diyakini mampu menekan angka kemiskinan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

Cetak Agen Pembangunan Desa Berkelanjutan

Dengan pelaksanaan Program SADESSA, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menargetkan setiap desa memiliki sumber daya manusia yang berkualitas, berintegritas, dan siap menjadi motor penggerak pembangunan desa. Para penerima manfaat diharapkan dapat kembali ke desa asal untuk mengaplikasikan ilmu, keterampilan, dan jejaring yang diperoleh selama menempuh pendidikan tinggi.

Konsep ini sejalan dengan arah pembangunan desa yang menempatkan SDM sebagai fondasi utama. Kehadiran sarjana di desa dinilai mampu mendorong inovasi, memperkuat tata kelola pemerintahan desa, hingga mengembangkan potensi ekonomi lokal berbasis kearifan setempat.

Selain itu, SADESSA juga menjadi wujud nyata peran pemerintah daerah dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan global, tanpa meninggalkan akar pembangunan lokal. Program ini diharapkan dapat menciptakan efek berantai, di mana peningkatan kualitas satu individu berdampak pada kemajuan komunitas desa secara keseluruhan.

Ke depan, Pemkab Tasikmalaya berkomitmen terus mengawal pelaksanaan SADESSA agar berjalan tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat desa di seluruh wilayah Kabupaten Tasikmalaya. (red)

  • Penulis: Redaktur Kanal Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH Miftah Fauzi: Ribuan Pedagang Pasar Cikurubuk Masih Menunggu Sikap Tegas Pemkot Tasikmalaya

    KH Miftah Fauzi: Ribuan Pedagang Pasar Cikurubuk Masih Menunggu Sikap Tegas Pemkot Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Tokoh ulama dan masyarakat Tasikmalaya, KH Miftah Fauzi, menyatakan bahwa dirinya bersama ribuan pedagang Pasar Cikurubuk hingga kini masih menunggu sikap konkret Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam menyelesaikan persoalan pasar tradisional. Penantian tersebut berlangsung meski komunikasi langsung dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya telah dilakukan dan disebut mendapat respons […]

  • “Cek Kesehatan Jadi Mudah: Jabar Gratiskan Biaya Pemeriksaan Mulai Bulan Depan”

    “Cek Kesehatan Jadi Mudah: Jabar Gratiskan Biaya Pemeriksaan Mulai Bulan Depan”

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 97
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA JABAR Mulai 1 Februari 2025, seluruh warga Jawa Barat akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan (medical check-up) secara gratis. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus memperluas akses layanan kesehatan yang berkualitas. Pj. Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, menegaskan bahwa program ini akan berlaku sesuai […]

  • Praktisi Pendidikan Tegaskan: TPG Bukan Alasan Menghapus Honor Rutin Guru

    Praktisi Pendidikan Tegaskan: TPG Bukan Alasan Menghapus Honor Rutin Guru

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 127
    • 1Komentar

    kanaljabar.com BERITA TASIKMALAYA, Kebijakan pendidikan yang seharusnya memperkuat kesejahteraan guru justru berpotensi menimbulkan paradoks baru. Di Jawa Barat, sejumlah guru sekolah swasta mulai merasakan tekanan ekonomi setelah penerapan aturan terbaru terkait penggunaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP). Praktisi pendidikan Yuda Nugraha, S.Pd., M.M. dalam wawancara khusus, (5 Maret 2026) menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi tersebut, […]

  • Unigal Jadi Indikator dan Fasilitator, Pj Bupati Ciamis Lepas Peserta KKN

    Unigal Jadi Indikator dan Fasilitator, Pj Bupati Ciamis Lepas Peserta KKN

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 117
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA CIAMIS Universitas Galuh (Unigal) Ciamis sebagai salah satu perguruan tinggi strategis berperan penting sebagai indikator dan fasilitator dalam mengatasi berbagai permasalahan kompleks, khususnya di tingkat desa. Hal ini disampaikan Pj. Bupati Ciamis, Budi Waluya, saat melepas 508 peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Galuh Ciamis Tahun 2024/2025 di Halaman Pendopo Ciamis, Kamis (30/01/2025). […]

  • DBD Mengintai! 198 Kasus Tercatat di Kota Tasikmalaya

    DBD Mengintai! 198 Kasus Tercatat di Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 125
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA TASIKMALAYA Cuaca buruk dan ekstrem yang melanda Kota Tasikmalaya sejak awal tahun 2025 berdampak pada meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Kondisi ini dipicu oleh musim hujan yang berkepanjangan sehingga menciptakan lingkungan lembap dan banyak genangan air, tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti. Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya mencatat sebanyak 198 kasus DBD terjadi […]

  • Beras Bantuan Hadir untuk 155 Ribu Warga, Pemkab Ciamis dan Bulog Bergerak Bersama

    Beras Bantuan Hadir untuk 155 Ribu Warga, Pemkab Ciamis dan Bulog Bergerak Bersama

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 134
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA CIAMIS Pemerintah Kabupaten Ciamis bersama Perum Bulog Kancab Ciamis mematangkan persiapan penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) berupa beras bagi 155.779 penerima manfaat yang tersebar di 27 kecamatan dan 265 desa. Program ini merupakan penugasan resmi dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) kepada Bulog sebagai upaya menjaga ketahanan pangan masyarakat, khususnya kelompok rentan, di tengah tekanan […]

expand_less