Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jabar » Satu Desa Satu Sarjana, Strategi Tasikmalaya Bangun SDM Unggul

Satu Desa Satu Sarjana, Strategi Tasikmalaya Bangun SDM Unggul

  • account_circle Redaktur Kanal Jabar
  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • visibility 29
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus memperkuat komitmen pembangunan sumber daya manusia melalui Program Satu Desa Satu Sarjana (SADESSA). Program ini menjadi salah satu prioritas Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya yang secara resmi tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tasikmalaya 2025–2029.

SADESSA dirancang sebagai program bantuan mahasiswa yang difokuskan pada perluasan akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah, khususnya yang berasal dari desa-desa di Kabupaten Tasikmalaya. Melalui program ini, pemerintah daerah berupaya memastikan setiap desa memiliki minimal satu sarjana yang diharapkan mampu menjadi agen perubahan di wilayah asalnya.

Kehadiran SADESSA dinilai strategis di tengah tantangan ketimpangan akses pendidikan tinggi antara wilayah perkotaan dan perdesaan. Dengan dukungan pembiayaan dan pendampingan, Pemkab Tasikmalaya menargetkan lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan daya saing tinggi.

Berbasis Prestasi Akademik dan Nonakademik

Berbeda dari program beasiswa konvensional, SADESSA menggunakan pendekatan berbasis prestasi, baik akademik maupun nonakademik. Program ini menyasar calon mahasiswa dan mahasiswi yang menunjukkan potensi unggul serta komitmen untuk berkontribusi bagi pembangunan desa setelah menyelesaikan pendidikan.

Melalui pendekatan tersebut, Pemkab Tasikmalaya berharap program ini tidak hanya menghasilkan lulusan perguruan tinggi, tetapi juga melahirkan sarjana-sarjana yang memiliki kepedulian sosial dan semangat membangun daerahnya sendiri. Dukungan pendidikan tinggi ini dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia desa.

Sejumlah kebijakan nasional dan daerah juga menekankan pentingnya pendidikan sebagai pengungkit pembangunan berkelanjutan. Akses pendidikan tinggi yang merata diyakini mampu menekan angka kemiskinan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

Cetak Agen Pembangunan Desa Berkelanjutan

Dengan pelaksanaan Program SADESSA, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menargetkan setiap desa memiliki sumber daya manusia yang berkualitas, berintegritas, dan siap menjadi motor penggerak pembangunan desa. Para penerima manfaat diharapkan dapat kembali ke desa asal untuk mengaplikasikan ilmu, keterampilan, dan jejaring yang diperoleh selama menempuh pendidikan tinggi.

Konsep ini sejalan dengan arah pembangunan desa yang menempatkan SDM sebagai fondasi utama. Kehadiran sarjana di desa dinilai mampu mendorong inovasi, memperkuat tata kelola pemerintahan desa, hingga mengembangkan potensi ekonomi lokal berbasis kearifan setempat.

Selain itu, SADESSA juga menjadi wujud nyata peran pemerintah daerah dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan global, tanpa meninggalkan akar pembangunan lokal. Program ini diharapkan dapat menciptakan efek berantai, di mana peningkatan kualitas satu individu berdampak pada kemajuan komunitas desa secara keseluruhan.

Ke depan, Pemkab Tasikmalaya berkomitmen terus mengawal pelaksanaan SADESSA agar berjalan tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat desa di seluruh wilayah Kabupaten Tasikmalaya. (red)

  • Penulis: Redaktur Kanal Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkadang Prestasi Tak Cukup Mengalahkan Kemiskinan

    Terkadang Prestasi Tak Cukup Mengalahkan Kemiskinan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA Siang hari, ia duduk rapi di bangku kelas. Nilainya tinggi. Ranking dua. Guru mengenalnya sebagai anak yang rajin dan cepat memahami pelajaran. Namun ketika malam turun di Kota Tasikmalaya, realitas berbicara lain. Ia berdiri di trotoar pusat kota, menengadahkan tangan demi beberapa lembar rupiah. Namanya Nisa. Dan kisahnya membuka kembali perdebatan […]

  • Longsor Papandayan: Aparat Turun Langsung Pastikan Pendaki Aman

    Longsor Papandayan: Aparat Turun Langsung Pastikan Pendaki Aman

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 37
    • 0Komentar

    kanaljabar.com. BERITA GARUT. Kawasan Gunung Papandayan di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, diterjang longsor pada Kamis sore, 8 Januari 2026. Material longsor berupa tanah dan batu dilaporkan menutup jalur pendakian yang mengarah ke kawasan perkemahan Pondok Saladah dan Gober Hut, dua titik favorit para pendaki. Menyikapi kejadian tersebut, aparat kepolisian bersama petugas terkait langsung turun ke […]

  • Refleksi Kebangkitan Nasional: 3 Hikmah Penting bagi Generasi Muda Tasikmalaya

    Refleksi Kebangkitan Nasional: 3 Hikmah Penting bagi Generasi Muda Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 38
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA TASIKMALAYA Selalu ada getaran yang berbeda ketika Indonesia memasuki bulan Mei. Bukan sekadar pergantian halaman kalender, melainkan hadirnya ingatan kolektif tentang sebuah fragmen sejarah penting yang terjadi 117 tahun silam. Mei 1908 bukan peristiwa biasa—ia adalah titik mula kesadaran sebagai bangsa. Bahkan, tak berlebihan jika dikatakan: tanpa Mei 1908, gema Proklamasi 17 Agustus […]

  • Ini Peta Arah Perlindungan Warga Tasikmalaya dari Ancaman Bencana

    Ini Peta Arah Perlindungan Warga Tasikmalaya dari Ancaman Bencana

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 36
    • 0Komentar

    kanaljabar.com. BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya resmi menetapkan peta risiko bencana untuk lima tahun ke depan. Dokumen ini bukan sekadar tumpukan kertas berstempel, melainkan peta jalan yang menentukan bagaimana daerah ini bersiap menghadapi ancaman bencana alam yang kerap datang tanpa undangan. Mulai dari banjir, longsor, hingga gempa bumi, semuanya dipetakan untuk periode 2025–2029. Bagi warga […]

  • Anak Tidak Sekolah Kabupaten Tasikmalaya Jadi Prioritas, Pendataan Diperketat

    Anak Tidak Sekolah Kabupaten Tasikmalaya Jadi Prioritas, Pendataan Diperketat

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, Berita Tasikmalaya – Persoalan anak tidak sekolah Kabupaten Tasikmalaya kembali menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, menegaskan bahwa keberadaan Anak Tidak Sekolah (ATS) tidak boleh dipandang sekadar sebagai angka administratif, melainkan sebagai indikator kegagalan sistem yang harus segera diperbaiki melalui kebijakan yang tepat sasaran. Penegasan tersebut […]

  • Empat Poin Tuntutan Pedagang Pasar Cikurubuk, Saatnya Kebijakan Ditegaskan

    Empat Poin Tuntutan Pedagang Pasar Cikurubuk, Saatnya Kebijakan Ditegaskan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 34
    • 0Komentar

    kanaljabar.com, BERITA TASIKMALAYA – Dinamika penataan Pasar Tradisional Cikurubuk memasuki fase yang lebih serius. Jika sebelumnya aspirasi disampaikan melalui pernyataan publik, kini tuntutan pedagang Pasar Cikurubuk disampaikan secara resmi melalui jalur administratif kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya. Perkumpulan Himpunan Pedagang Pasar Tasikmalaya (HIPPATAS) melayangkan surat bernomor 005/B/Perk-HIPPTAS/PUB/I/2026 tertanggal 29 Januari 2026 yang ditujukan langsung kepada Wali […]

expand_less