Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jabar » Terkadang Prestasi Tak Cukup Mengalahkan Kemiskinan

Terkadang Prestasi Tak Cukup Mengalahkan Kemiskinan

  • account_circle Redaktur Kanal Jabar
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • visibility 107
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA Siang hari, ia duduk rapi di bangku kelas. Nilainya tinggi. Ranking dua. Guru mengenalnya sebagai anak yang rajin dan cepat memahami pelajaran.

Namun ketika malam turun di Kota Tasikmalaya, realitas berbicara lain. Ia berdiri di trotoar pusat kota, menengadahkan tangan demi beberapa lembar rupiah.

Namanya Nisa. Dan kisahnya membuka kembali perdebatan lama tentang kemiskinan di Kota Tasikmalaya yang belum benar-benar terselesaikan.


Ketika Pendidikan Bertemu Realitas Ekonomi

Selama ini, pendidikan sering disebut sebagai jalan keluar dari kemiskinan. Tapi bagaimana jika seorang anak berprestasi tetap harus mengemis setiap malam?

Inilah ironi yang terjadi.

Nisa berjalan kaki dari kawasan Bojong menuju pusat kota bersama adiknya. Beberapa kilometer ditempuh bukan untuk bermain, bukan untuk belajar kelompok, melainkan untuk bertahan hidup. Di satu sisi, ia adalah simbol harapan. Di sisi lain, ia adalah bukti bahwa kemiskinan di

Kasus ini menegaskan satu hal: kemiskinan bukan semata soal malas atau tidaknya seseorang bekerja. Ia berkaitan dengan akses, kesempatan, dan daya dukung sosial yang belum merata


Media Mengangkat, Publik Tersentak

Sejak kisahnya dipublikasikan pada 25 Februari 2026, reaksi masyarakat bermunculan. Banyak warga menghubungi redaksi, menawarkan bantuan, menanyakan alamat, bahkan meminta difasilitasi untuk turun langsung membantu.

Artinya, kepedulian itu nyata.

Ketua Umum PD Pemuda Persatuan Umat Islam (PUI) Kota Tasikmalaya, Fikri Dikriansyah, S.Hum., menyebut bahwa inilah fungsi penting media.

“Tanpa pemberitaan, masalah sosial sering kali dianggap biasa. Setelah diangkat, barulah muncul kepedulian,” ujarnya.

Pernyataan itu mempertegas bahwa kemiskinan di Kota Tasikmalaya membutuhkan kontrol sosial yang konsisten agar tidak menjadi isu yang hanya dibicarakan di balik meja rapat.


Sinergi yang Diuji

Respons awal juga datang dari Camat Cipedes yang membangun komunikasi dengan redaksi untuk menggali informasi lebih lanjut. Langkah ini dinilai positif, meski publik tentu menunggu tindakan nyata.

Asep Ishak, Sekretaris Komunitas SWAKKA (Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif), memberikan penekanan penting.

“Peristiwa ini menjadi bukti bahwa ketika terjadi sinergi yang positif, indah, dan harmonis antara pemerintah daerah dengan media, maka akan tercipta sinergi yang sangat positif bahkan bisa berdampak langsung kepada masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, kemiskinan di Kota Tasikmalaya hanya bisa ditekan jika kolaborasi tidak berhenti pada komunikasi, tetapi berlanjut pada kebijakan dan aksi konkret.


Lebih dari Sekadar Simpati Ramadhan

Momentum Ramadhan memang mendorong banyak orang untuk berbagi. Namun persoalan kemiskinan di Kota Tasikmalaya tidak bisa selesai hanya dengan bantuan musiman.

Yang dibutuhkan adalah perlindungan jangka panjang bagi anak-anak rentan. Bantuan pendidikan, intervensi ekonomi keluarga, serta pengawasan terhadap eksploitasi anak harus berjalan beriringan.

Karena kota yang maju bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi tentang bagaimana ia menjaga masa depan generasinya.

Dan hari ini, masa depan itu berdiri di trotoar. (red)

  • Penulis: Redaktur Kanal Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Empat Poin Tuntutan Pedagang Pasar Cikurubuk, Saatnya Kebijakan Ditegaskan

    Empat Poin Tuntutan Pedagang Pasar Cikurubuk, Saatnya Kebijakan Ditegaskan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 93
    • 0Komentar

    kanaljabar.com, BERITA TASIKMALAYA – Dinamika penataan Pasar Tradisional Cikurubuk memasuki fase yang lebih serius. Jika sebelumnya aspirasi disampaikan melalui pernyataan publik, kini tuntutan pedagang Pasar Cikurubuk disampaikan secara resmi melalui jalur administratif kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya. Perkumpulan Himpunan Pedagang Pasar Tasikmalaya (HIPPATAS) melayangkan surat bernomor 005/B/Perk-HIPPTAS/PUB/I/2026 tertanggal 29 Januari 2026 yang ditujukan langsung kepada Wali […]

  • Milad ke-11 UMTAS, Muhammadiyah Dorong Penguatan Kualitas dan Ekspansi Prodi

    Milad ke-11 UMTAS, Muhammadiyah Dorong Penguatan Kualitas dan Ekspansi Prodi

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, Berita Tasikmalaya – Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) memasuki usia ke-11 tahun sebagai institusi pendidikan tinggi. Momentum milad ke-11 UMTAS dimaknai sebagai fase kematangan menuju penguatan kualitas akademik dan perluasan peran strategis kampus dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan berkepribadian. Hal tersebut disampaikan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat, Prof. Yadi Januar, dalam […]

  • APBD Kabupaten Tasikmalaya Tak Cukup Hanya Dokumen Anggaran

    APBD Kabupaten Tasikmalaya Tak Cukup Hanya Dokumen Anggaran

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, Berita Tasikmalaya – Isu transparansi pengelolaan keuangan daerah kembali mengemuka di Kabupaten Tasikmalaya. Dorongan agar pemerintah daerah membuka akses informasi anggaran secara utuh menguat, seiring tuntutan publik agar keterbukaan tidak berhenti pada dokumen formal APBD, tetapi diperluas hingga pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD. Sorotan ini mencuat setelah Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Komisi I, […]

  • Beras Bantuan Hadir untuk 155 Ribu Warga, Pemkab Ciamis dan Bulog Bergerak Bersama

    Beras Bantuan Hadir untuk 155 Ribu Warga, Pemkab Ciamis dan Bulog Bergerak Bersama

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 119
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA CIAMIS Pemerintah Kabupaten Ciamis bersama Perum Bulog Kancab Ciamis mematangkan persiapan penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) berupa beras bagi 155.779 penerima manfaat yang tersebar di 27 kecamatan dan 265 desa. Program ini merupakan penugasan resmi dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) kepada Bulog sebagai upaya menjaga ketahanan pangan masyarakat, khususnya kelompok rentan, di tengah tekanan […]

  • Warga Ciamis Dapat Angin Segar, Denda Tunggakan Resmi Dihapus

    Warga Ciamis Dapat Angin Segar, Denda Tunggakan Resmi Dihapus

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 107
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA CIAMIS Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis memberikan kabar baik bagi warganya. Mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2025, sanksi administrasi atau denda tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) resmi dihapuskan. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Ciamis, Dr. H. Aep Saepulloh, menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam […]

  • PPPK Paruh Waktu: Antara Pinangan dan Pelaminan yang Tak Kunjung Datang

    PPPK Paruh Waktu: Antara Pinangan dan Pelaminan yang Tak Kunjung Datang

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 121
    • 0Komentar

    kanaljabar.com. BERITA NASIONAL Tenaga honorer akhirnya bisa tersenyum lega di Tahun 2025 ini. Setelah bertahun-tahun menunggu dalam ketidakpastian, mereka akhirnya mendapat kabar bakal “dipinang” juga oleh negara, lewat status baru yang disebut PPPK Paruh Waktu. Namun seperti kisah cinta yang manis di awal tapi masih samar di ujung, andai pun jadi, pinangan itu ternyata belum […]

expand_less