Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Nasional » Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya, Tegaskan Komitmen Ketahanan Pangan

Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya, Tegaskan Komitmen Ketahanan Pangan

  • account_circle adminkanaljabar
  • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
  • visibility 302
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kanaljabar.com BERITA NASIONAL Beberapa hari setelah perayaan Idul Fitri, suasana pertanian Indonesia semakin semarak. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, turun langsung ke ladang untuk memimpin Panen Raya Nasional di Desa Randegan Wetan, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari panen serentak yang digelar di 14 provinsi dan 157 kabupaten/kota, sebagai strategi pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pada bulan April 2025 potensi luas panen nasional mencapai 1.595.583 hektare dengan estimasi produksi 8.631.204 ton gabah kering giling (GKG) — setara hampir 4,97 juta ton beras. Secara keseluruhan, produksi dari Januari hingga April 2025 mencapai 13,9 juta ton GKG, angka tertinggi dalam tujuh tahun terakhir.

Sektor pangan merupakan urat nadi

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo memberikan apresiasi tinggi kepada petani, jajaran pemerintahan, TNI–Polri, dan seluruh pihak yang bekerja keras sehingga produksi pangan tetap melimpah dan stabil. Ia mengingatkan bahwa sektor pangan adalah urat nadi bangsa: tanpa pangan yang cukup, negara tidak akan kuat.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur yang telah bekerja keras… Saudara-saudara petani adalah tulang punggung bangsa. Tanpa pangan, tidak ada negara,” ujar Presiden dengan penuh keyakinan.

Presiden juga menyampaikan kebahagiaannya karena harga pangan tetap terkendali selama Ramadan dan Idul Fitri. Ia menyoroti kondisi global yang tengah menghadapi krisis pangan, bahkan di negara maju sekalipun, tetapi Indonesia justru mampu menjaga stabilitas harga, bahkan hingga menjadi negara pengekspor telur.

Kontribusi besar terhadap produksi nasional

Kontribusi besar terhadap produksi nasional datang dari sejumlah provinsi seperti Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, Yogyakarta, Sumatera Selatan, Aceh, Lampung, Sumut, Kalbar, Kalteng, Kalsel, NTB, dan Sulsel — yang bersama-sama menyumbang sekitar 91,42% produksi nasional bulan ini.

Presiden menegaskan bahwa pemerintah tidak akan berhenti di sini. Program strategis seperti perluasan cetakan sawah, distribusi pupuk yang lebih efisien, penerapan teknologi pertanian modern, dan peningkatan peran koperasi desa akan terus didorong demi mewujudkan kemandirian pangan.

Ia juga menegaskan tekadnya untuk memastikan harga pangan dan protein seperti daging, telur, dan susu lebih terjangkau, serta memperkuat fasilitas di desa — mulai dari gudang penyimpanan hasil panen hingga fasilitas logistik dan penyimpanan dingin (cold storage).

Mendampingi Presiden, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kebijakan pemerintahan yang pro-petani, termasuk penyederhanaan distribusi pupuk yang kini bisa langsung disalurkan dari pabrik ke kelompok tani (Gapoktan).

Di akhir acara, Presiden Prabowo kembali menegaskan penghormatan dan dukungan penuh kepada para petani Indonesia, menyebut mereka sebagai pahlawan produksi — yang peranannya sangat strategis dalam membangun masa depan pangan bangsa.

Merawat semangat swasembada pangan

Dengan semangat dan sinergi yang kuat antara pemerintah dan petani, Indonesia terus melangkah mantap menuju swasembada pangan yang berkelanjutan, menghadapi tantangan global dengan keberanian dan kerja nyata. (red)

  • Penulis: adminkanaljabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rekening Ratusan Penerima Bansos di Kota Banjar Diblokir, Ini Alasanya!

    Rekening Ratusan Penerima Bansos di Kota Banjar Diblokir, Ini Alasanya!

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle adminkanaljabar
    • visibility 245
    • 0Komentar

    kanaljabar.com. BERITABANJAR. Pemerintah Kota Banjar mengambil langkah tegas terhadap dugaan penyalahgunaan bantuan sosial. Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono, memastikan bahwa sebanyak 167 rekening penerima bantuan sosial telah diblokir karena terindikasi terafiliasi dengan aktivitas judi online. Ia menyebut tindakan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan agar bansos Kota Banjar benar-benar digunakan sesuai peruntukannya, terutama untuk kebutuhan […]

  • Kritik Jalanan Menguat, DPRD Tasikmalaya Diuji di Tengah Wacana Mosi Tak Percaya

    Kritik Jalanan Menguat, DPRD Tasikmalaya Diuji di Tengah Wacana Mosi Tak Percaya

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Dinamika politik Kota Tasikmalaya kembali memanas menjelang satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Viman Alfarizi Ramadhan–Diky Candra. Rangkaian kritik yang bermula dari aksi mahasiswa, pemasangan spanduk bernada sindiran di Balai Kota, hingga menguatnya wacana mosi tidak percaya, kini turut menyeret peran DPRD Kota Tasikmalaya ke dalam sorotan […]

  • Tasikmalaya di Simpang Pilkada: Elite vs Rakyat

    Tasikmalaya di Simpang Pilkada: Elite vs Rakyat

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle adminkanaljabar
    • visibility 239
    • 0Komentar

    kanaljabar.com. BERITA TASIKMALAYA. Di tingkat nasional, wacana Pilkada melalui DPRD sedang jadi perdebatan. Dan di Kota Tasikmalaya, suara sebagian elite politik mulai terdengar dengan alasan yang relatif seragam: pemilihan kepala daerah oleh DPRD dinilai lebih efisien dan bisa menghemat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Di sisi lain, berbagai hasil survei nasional justeru menunjukkan kecenderungan […]

  • APBD Kabupaten Tasikmalaya Tak Cukup Hanya Dokumen Anggaran

    APBD Kabupaten Tasikmalaya Tak Cukup Hanya Dokumen Anggaran

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, Berita Tasikmalaya – Isu transparansi pengelolaan keuangan daerah kembali mengemuka di Kabupaten Tasikmalaya. Dorongan agar pemerintah daerah membuka akses informasi anggaran secara utuh menguat, seiring tuntutan publik agar keterbukaan tidak berhenti pada dokumen formal APBD, tetapi diperluas hingga pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD. Sorotan ini mencuat setelah Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Komisi I, […]

  • Data Pengadaan Dibuka, Kejanggalan Mulai Terlihat

    Data Pengadaan Dibuka, Kejanggalan Mulai Terlihat

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Pola belanja di Bappelitbangda Kota Tasikmalaya menjadi sorotan setelah data pengadaan di Bappelitbangda yang dibuka ke publik menunjukkan indikasi yang tidak lazim. Dari penelusuran terhadap ratusan paket pengadaan, setidaknya terdapat tiga pola utama yang memicu pertanyaan serius terkait proses pengadaan barang dan jasa. Kesamaan Pagu dan Realisasi Anggaran Sorotan pertama […]

  • Natural Tanpa Ordal: Seruan Moral Menjaga Marwah Perguruan Tinggi

    Natural Tanpa Ordal: Seruan Moral Menjaga Marwah Perguruan Tinggi

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 304
    • 0Komentar

    kanaljabar, EDITORIAL– Perguruan tinggi bukan sekadar tempat seseorang mengejar gelar akademik. Ia adalah ruang pembentukan ilmu, karakter, nalar, etika, dan kepemimpinan. Dari ruang inilah lahir calon-calon profesional, birokrat, pendidik, pengusaha, pemimpin masyarakat, bahkan pengambil kebijakan publik di masa depan. Karena itu, proses masuk ke perguruan tinggi tidak boleh dipandang sebagai urusan administratif semata. Penerimaan mahasiswa […]

expand_less