Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Nasional » Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya, Tegaskan Komitmen Ketahanan Pangan

Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya, Tegaskan Komitmen Ketahanan Pangan

  • account_circle adminkanaljabar
  • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
  • visibility 199
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kanaljabar.com BERITA NASIONAL Beberapa hari setelah perayaan Idul Fitri, suasana pertanian Indonesia semakin semarak. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, turun langsung ke ladang untuk memimpin Panen Raya Nasional di Desa Randegan Wetan, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari panen serentak yang digelar di 14 provinsi dan 157 kabupaten/kota, sebagai strategi pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pada bulan April 2025 potensi luas panen nasional mencapai 1.595.583 hektare dengan estimasi produksi 8.631.204 ton gabah kering giling (GKG) — setara hampir 4,97 juta ton beras. Secara keseluruhan, produksi dari Januari hingga April 2025 mencapai 13,9 juta ton GKG, angka tertinggi dalam tujuh tahun terakhir.

Sektor pangan merupakan urat nadi

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo memberikan apresiasi tinggi kepada petani, jajaran pemerintahan, TNI–Polri, dan seluruh pihak yang bekerja keras sehingga produksi pangan tetap melimpah dan stabil. Ia mengingatkan bahwa sektor pangan adalah urat nadi bangsa: tanpa pangan yang cukup, negara tidak akan kuat.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur yang telah bekerja keras… Saudara-saudara petani adalah tulang punggung bangsa. Tanpa pangan, tidak ada negara,” ujar Presiden dengan penuh keyakinan.

Presiden juga menyampaikan kebahagiaannya karena harga pangan tetap terkendali selama Ramadan dan Idul Fitri. Ia menyoroti kondisi global yang tengah menghadapi krisis pangan, bahkan di negara maju sekalipun, tetapi Indonesia justru mampu menjaga stabilitas harga, bahkan hingga menjadi negara pengekspor telur.

Kontribusi besar terhadap produksi nasional

Kontribusi besar terhadap produksi nasional datang dari sejumlah provinsi seperti Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, Yogyakarta, Sumatera Selatan, Aceh, Lampung, Sumut, Kalbar, Kalteng, Kalsel, NTB, dan Sulsel — yang bersama-sama menyumbang sekitar 91,42% produksi nasional bulan ini.

Presiden menegaskan bahwa pemerintah tidak akan berhenti di sini. Program strategis seperti perluasan cetakan sawah, distribusi pupuk yang lebih efisien, penerapan teknologi pertanian modern, dan peningkatan peran koperasi desa akan terus didorong demi mewujudkan kemandirian pangan.

Ia juga menegaskan tekadnya untuk memastikan harga pangan dan protein seperti daging, telur, dan susu lebih terjangkau, serta memperkuat fasilitas di desa — mulai dari gudang penyimpanan hasil panen hingga fasilitas logistik dan penyimpanan dingin (cold storage).

Mendampingi Presiden, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kebijakan pemerintahan yang pro-petani, termasuk penyederhanaan distribusi pupuk yang kini bisa langsung disalurkan dari pabrik ke kelompok tani (Gapoktan).

Di akhir acara, Presiden Prabowo kembali menegaskan penghormatan dan dukungan penuh kepada para petani Indonesia, menyebut mereka sebagai pahlawan produksi — yang peranannya sangat strategis dalam membangun masa depan pangan bangsa.

Merawat semangat swasembada pangan

Dengan semangat dan sinergi yang kuat antara pemerintah dan petani, Indonesia terus melangkah mantap menuju swasembada pangan yang berkelanjutan, menghadapi tantangan global dengan keberanian dan kerja nyata. (red)

  • Penulis: adminkanaljabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Tengah Efisiensi Anggaran, Pengadaan Sarung Rp841 Juta di Tasikmalaya Dipertanyakan

    Di Tengah Efisiensi Anggaran, Pengadaan Sarung Rp841 Juta di Tasikmalaya Dipertanyakan

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Kebijakan pengadaan sarung di tengah efisiensi anggaran dalam APBD Kota Tasikmalaya Tahun 2026 menuai sorotan dari kalangan mahasiswa. Program yang nilainya mencapai sekitar Rp841 juta dinilai memunculkan pertanyaan publik mengenai prioritas penggunaan anggaran daerah. Kritik tersebut disampaikan oleh Perhimpunan Mahasiswa Independen Tasikmalaya (PAMIT) yang menilai pengeluaran tersebut muncul di saat […]

  • SWAKKA Buka Data, Harap Respons Dari Pengawas soal Etika dan Kinerja Pejabat Tasikmalaya

    SWAKKA Buka Data, Harap Respons Dari Pengawas soal Etika dan Kinerja Pejabat Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Komunitas Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif (SWAKKA) mengambil langkah yang jarang dilakukan komunitas pers lokal: mendatangi langsung Kejaksaan Negeri dan Inspektorat di Kota serta Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (5/2/2026). Langkah ini adalah langkah persuasif dalam rangka silaturahmi dan berdialog khususnya mengenai kinerja pejabat publik Tasikmalaya , pesan yang ingin disampaikan […]

  • Kejari Tahan Ketua DPRD Kota Banjar, Dugaan Korupsi Dipastikan

    Kejari Tahan Ketua DPRD Kota Banjar, Dugaan Korupsi Dipastikan

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle adminkanaljabar
    • visibility 181
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA BANJAR Kota Banjar, Jawa Barat, mendadak berguncang. Bukan oleh bencana alam, melainkan oleh kabar yang menghantam jantung kekuasaan lokal. Ketua DPRD Kota Banjar, Dadang Ramdhan Kalyubi (DRK), resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan dan transportasi pimpinan serta anggota dewan periode 2017–2021. Senin siang, 21 April 2025, suasana di Kejaksaan Negeri […]

  • Arah Baru Pembangunan! Ini 7 Program Prioritas Kota Tasikmalaya

    Arah Baru Pembangunan! Ini 7 Program Prioritas Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle adminkanaljabar
    • visibility 195
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA TASIKMALAYA Pemerintah Kota Tasikmalaya resmi meluncurkan tujuh program prioritas pembangunan sebagai bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Program tersebut diperkenalkan langsung oleh Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, sebagai langkah strategis untuk mewujudkan kota yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing. Tujuh program prioritas ini mencakup sektor pendidikan, ekonomi, kesehatan, […]

  • Wisuda ke-15 UMTAS, 244 Lulusan Resmi Dikukuhkan

    Wisuda ke-15 UMTAS, 244 Lulusan Resmi Dikukuhkan

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle adminkanaljabar
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Sidang Terbuka Senat Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) ke-15 untuk Program Profesi dan Diploma III periode April 2026 digelar pada Rabu, 29 April 2026, di Hotel Grand Metro Tasikmalaya. Kegiatan ini menjadi momentum akademik yang sarat makna sekaligus menghadirkan kebahagiaan dan kebanggaan bagi para wisudawan dan wisudawati yang telah menuntaskan pendidikan […]

  • Kondisi Pasar Cikurubuk Tasikmalaya Jadi Ujian Kebijakan Pemkot dan DPRD

    Kondisi Pasar Cikurubuk Tasikmalaya Jadi Ujian Kebijakan Pemkot dan DPRD

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 164
    • 0Komentar

    kanaljabar.com, BERITA TASIKMALAYA – Kondisi Pasar Cikurubuk Tasikmalaya kini menjadi sorotan serius dalam konteks kebijakan publik. Sebagai pasar tradisional terbesar di kota ini, keberlanjutan aktivitas di Pasar Cikurubuk dinilai bukan semata urusan pedagang, melainkan menyangkut arah kebijakan Pemerintah Kota Tasikmalaya bersama DPRD. Pasar yang dibangun pada 1994 dan berdiri di atas lahan sekitar 43.120 meter […]

expand_less