Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jabar » Kota Tasikmalaya: Keluhan ASN Memuncak, THR Dibayar Bertahap

Kota Tasikmalaya: Keluhan ASN Memuncak, THR Dibayar Bertahap

  • account_circle Redaktur Kanal Jabar
  • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
  • visibility 62
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYAKebijakan Pemerintah Kota Tasikmalaya yang membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) Aparatur Sipil Negara (ASN) secara bertahap terus menuai sorotan. Tidak hanya menjadi perbincangan internal, gelombang keluhan ASN juga ramai bermunculan di media sosial.

Sejumlah ASN mempertanyakan skema pembayaran yang dinilai tidak utuh, bahkan menyoroti prioritas pencairan komponen THR ASN di Kota Tasikmalaya ini.

“Kenapa TPP 50 persen dulu dibanding THR gaji? Jangan sampai hanya untuk kepentingan pejabat,” tulis salah satu komentar yang beredar.

Keluhan lain juga menunjukkan kebingungan di lapangan. Beberapa ASN mengaku belum menerima THR gaji secara penuh, sementara sebagian hanya mendapatkan komponen tertentu.

Fenomena ini memunculkan tekanan tersendiri, mengingat THR ini merupakan hak yang sangat dinantikan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H ini.

Pernyataan Pemkot: Menjaga stabilitas fiskal.

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, sebelumnya menyatakan bahwa kas daerah sebenarnya tersedia. Namun, pemerintah memilih tidak gegabah dalam mengeluarkan anggaran demi menjaga stabilitas fiskal.

Pada saat itu, Viman Alfarizi Ramadhan menyatakan bahwa pemerintah kota saat ini masih merumuskan skema pembayaran THR ASN Kota Tasikmalaya dengan mempertimbangkan kondisi fiskal daerah secara menyeluruh.

“Insyaallah tidak dalam waktu yang lama keputusannya akan ada. Kita sedang merumuskan strategi dengan berbagai kondisi fiskal yang ada,” ujar Viman usai menghadiri Musrenbang sektoral di lingkungan Diskominfo, Jumat (6/3/2026).

Pernyataan tersebut seolah memberi pesan bahwa kondisi keuangan masih terkendali. Namun, fakta di lapangan menunjukkan gambaran yang lebih kompleks.

Namun dalam kesempatan dan waktu yang lain, Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Asep Goparulloh, menjelaskan kebutuhan anggaran untuk pembayaran THR ASN di lingkungan Pemkot Tasikmalaya mencapai sekitar Rp40 miliar. Sementara itu, kas daerah yang saat ini tersedia hanya sekitar Rp24 miliar.

Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah harus menerapkan strategi pembayaran bertahap agar kewajiban terhadap para pegawai tetap dapat dipenuhi.

Selain keterbatasan kas, transfer dana dari pemerintah pusat pada bulan ini juga belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan pembiayaan THR.

“Kebutuhan THR sekitar Rp40 miliar. Namun kas yang tersedia saat ini sekitar Rp24 miliar,” ujarnya.

Selisih sebesar Rp16 miliar merupakan angka yang signifikan, mengingat kebutuhan tersebut merupakan pos belanja rutin yang seharusnya telah direncanakan sejak awal dalam dokumen anggaran.

Dibandingkan Daerah Lain

Jika dibandingkan dengan daerah lain, kondisi di Tasikmalaya menjadi sorotan. Sejumlah pemerintah daerah diketahui telah menyiapkan anggaran dan mencairkan THR lebih cepat, bahkan secara penuh.

Misalnya, beberapa daerah di Indonesia sudah memastikan pembayaran THR tanpa skema bertahap, termasuk pemerintah provinsi dan kabupaten yang sejak awal telah mengalokasikan anggaran secara utuh dalam APBD mereka.

Secara nasional, pemerintah pusat bahkan telah menyalurkan THR dalam jumlah besar sejak awal Maret 2026, dengan total mencapai triliunan rupiah untuk ASN pusat.

Sementara itu, kondisi keterlambatan atau ketidakmampuan membayar THR juga tidak hanya terjadi di Tasikmalaya. Data terbaru menunjukkan ada sejumlah daerah yang menunda bahkan tidak memberikan THR karena keterbatasan anggaran.

Di antaranya, beberapa kasus tercatat seperti:

Meski demikian, perlu dicatat bahwa kasus-kasus tersebut umumnya terjadi pada kategori pegawai tertentu, bukan keseluruhan ASN seperti yang menjadi sorotan di Tasikmalaya.

Ironi Daerah: Tetangga Lebih Siap?

Di level regional, perbandingan dengan daerah terdekat seperti Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis menjadi menarik untuk ditelusuri lebih lanjut.

Secara umum, daerah yang memiliki manajemen kas lebih stabil cenderung mampu mencairkan THR tepat waktu tanpa skema bertahap. Hal ini memperkuat anggapan bahwa persoalan di Kota Tasikmalaya bukan semata kebijakan, tetapi juga terkait kesiapan fiskal dan perencanaan anggaran.

Dampak ke Internal ASN

Keluhan mulai bermunculan, terutama di media sosial dan percakapan internal. Beberapa ASN mempertanyakan prioritas pembayaran, bahkan menyinggung potensi ketimpangan dalam kebijakan tersebut.

Hal ini menunjukkan bahwa persoalan THR tidak hanya berdampak pada aspek keuangan, tetapi juga menyentuh kepercayaan internal birokrasi

Catatan Dari Polemik “THR ASN Kota Tasikmalaya”

Polemik mengenai THR di Kota Tasikmalaya menjadi sebuah catatan sejarah penting, dimana ini adalah kejadian pertama semenjak Pemerintah Kota Tasikmalaya berdiri, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa persoalan keuangan daerah tidak selalu terlihat dari angka besar APBD.

Situasi ini menempatkan Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam sorotan serius. Di satu sisi, pemerintah beralasan menjaga stabilitas fiskal. Namun di sisi lain, ASN sebagai penerima hak justru merasakan dampak langsung dari keterbatasan kas daerah.

Kondisi ini pun membuka ruang evaluasi:
apakah perencanaan anggaran sudah cukup matang, atau justru terjadi persoalan dalam pengelolaan kas daerah? (4i)

  • Penulis: Redaktur Kanal Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mudik 2026: Tasikmalaya Gelar Apel Operasi Ketupat, Ribuan Personel Disiagakan

    Mudik 2026: Tasikmalaya Gelar Apel Operasi Ketupat, Ribuan Personel Disiagakan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Apel tersebut dipimpin oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya Roni Ahmad Sahroni yang mewakili Bupati Tasikmalaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah awal aparat pemerintah dan keamanan dalam memastikan kesiapan personel, sarana, serta strategi pengamanan menjelang arus mudik dan balik Lebaran. Operasi Ketupat 2026 Libatkan Ribuan Personel Dalam amanat […]

  • Silaturahmi PPM Ciamis: Kolaborasi Pemuda dan Pemangku Kebijakan

    Silaturahmi PPM Ciamis: Kolaborasi Pemuda dan Pemangku Kebijakan

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA CIAMIS– Perkumpulan Pemuda dan Mahasiswa (PPM) Ciamis menggelar kegiatan Halal Bihalal sebagai ajang mempererat hubungan lintas generasi sekaligus membangun sinergi antara pemuda dan pemerintah daerah. Kegiatan yang berlangsung di Gedung KBOK Panumbangan, Minggu (29/3), berjalan khidmat dengan menghadirkan sejumlah tokoh penting di Kabupaten Ciamis. Momentum ini dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi strategis antara […]

  • Air Mata di Sriwedari: PSGC Ciamis Akhirnya Promosi ke Liga 2

    Air Mata di Sriwedari: PSGC Ciamis Akhirnya Promosi ke Liga 2

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA CIAMIS – Tangis dan kegembiraan mewarnai langit Ciamis pada Sabtu malam. Di bawah hujan deras yang mengguyur Stadion Sriwedari, Sabtu (7/2/2026), PSGC Ciamis akhirnya menuntaskan penantian panjang mereka. Lewat laga penuh drama, Laskar Singacala memastikan satu tiket terakhir promosi ke Liga 2 Championship musim depan, setelah menyingkirkan Persiba Bantul melalui adu penalti […]

  • Anggaran Seret, Tasikmalaya Juara 1 TPID Award 2025 dan Berpeluang Raup Puluhan Miliar

    Anggaran Seret, Tasikmalaya Juara 1 TPID Award 2025 dan Berpeluang Raup Puluhan Miliar

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Di saat banyak daerah harus memutar otak akibat kebijakan pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat, Kabupaten Tasikmalaya justru menerima kabar menggembirakan. Di tengah kondisi fiskal yang ketat, Kabupaten Tasikmalaya dinobatkan sebagai Juara 1 TPID Awards 2025 untuk kategori TPID Kabupaten/Kota Berprestasi, sebuah capaian nasional yang membuka peluang hadiah […]

  • Pemerintah Umumkan Hasil Sidang Isbat 2026, Awal Ramadhan 1447.H Ditentukan

    Pemerintah Umumkan Hasil Sidang Isbat 2026, Awal Ramadhan 1447.H Ditentukan

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 70
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA NASIONAL Pemerintah Republik Indonesia resmi menetapkan awal Ramadhan 1447 Hijriah. Melalui Kementerian Agama RI, dalam sidang isbat yang digelar Selasa (17/02/2026), diputuskan bahwa 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar usai memimpin sidang isbat di Hotel Borobudur Jakarta. “Berdasarkan hasil hisab dan tidak adanya hilal […]

  • Di Tengah Efisiensi Anggaran, Pengadaan Sarung Rp841 Juta di Tasikmalaya Dipertanyakan

    Di Tengah Efisiensi Anggaran, Pengadaan Sarung Rp841 Juta di Tasikmalaya Dipertanyakan

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Kebijakan pengadaan sarung di tengah efisiensi anggaran dalam APBD Kota Tasikmalaya Tahun 2026 menuai sorotan dari kalangan mahasiswa. Program yang nilainya mencapai sekitar Rp841 juta dinilai memunculkan pertanyaan publik mengenai prioritas penggunaan anggaran daerah. Kritik tersebut disampaikan oleh Perhimpunan Mahasiswa Independen Tasikmalaya (PAMIT) yang menilai pengeluaran tersebut muncul di saat […]

expand_less