Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jabar » Di Teras Rumah Itu, Warga Garut Butuh Pertolongan dan Sisa Harapan

Di Teras Rumah Itu, Warga Garut Butuh Pertolongan dan Sisa Harapan

  • account_circle Redaktur Kanal Jabar
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 322
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kanal Jabar, Berita Garut – Di teras rumah sederhana di Garut selatan, Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat, Pirmansyah dan Isoh Nurjanah duduk berdampingan. Tidak ada tamu. Tidak ada keramaian. Hanya sebuah ponsel yang merekam suara pelan seorang ayah yang nyaris kehilangan tenaga untuk terus bertahan.

Pesan itu ditujukan kepada Gubernur Jawa Barat. Bukan untuk mengeluh panjang, melainkan menyampaikan satu kenyataan: anak mereka sakit, dan mereka tidak lagi mampu berjuang sendiri.

Sang suami bernama Pirmansyah, usianya diperkirakan sekitar 50 hingga 55 tahun. Ia duduk di samping istrinya, Isoh Nurjanah, yang sejak awal lebih banyak terdiam. Tatapannya kosong, seperti orang yang sudah terlalu sering berharap, lalu belajar menahan kecewa.

Perjuangan yang Tidak Banyak Dilihat

Selama bertahun-tahun, pasangan ini mencoba bertahan. Berobat ke berbagai tempat, mengandalkan penghasilan seadanya, sambil menjaga anak mereka yang mengalami gangguan kejiwaan. Pirmansyah tetap bekerja sebagai pasapon di sekolah menengah, meski sering kali harus memilih antara mencari nafkah atau mendampingi anak.

Di titik inilah kisah warga garut butuh pertolongan menjadi nyata dan personal.

Suara yang Disampaikan Orang Lain

Dalam video berdurasi 1 menit 18 detik itu, Pirmansyah menjelaskan bahwa anak mereka saat ini mengalami gangguan kejiwaan. Sudah lama. Sudah dicoba berbagai cara. Sudah dibawa berobat ke sana kemari. Namun hingga hari ini, kondisi sang anak belum juga membaik.

Video itu tidak mereka unggah sendiri. Seorang tetangga, yang tak tega melihat perjuangan mereka, mengirimkan rekaman tersebut ke media. Bahkan, video kedua yang memperlihatkan kondisi sang anak ikut disertakan, agar publik memahami bahwa ini bukan sekadar cerita sedih tanpa dasar.(disadur dari Lintas Priangan)

Harapan yang Dititipkan

Nama Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi disebut bukan sebagai jalan pintas, tetapi sebagai harapan terakhir. Sosok pemimpin yang dikenal kerap hadir di tengah warga ketika jalur formal terasa terlalu jauh dan berliku.

Berita ini bukan tentang belas kasihan. Ini tentang mendengarkan, tentang kepedulian, tentang empati dengan memastikan bahwa suara dari teras rumah sederhana itu tidak berhenti di sana. (red)

  • Penulis: Redaktur Kanal Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Sekolah Rusak Tasikmalaya, peran DPRD Disorot

    Ribuan Sekolah Rusak Tasikmalaya, peran DPRD Disorot

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Kondisi dunia pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya sedang tidak baik-baik saja. Data resmi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat mencatat lebih dari 1.062 sekolah dasar (SD) dan 268 sekolah menengah pertama (SMP) mengalami kerusakan dengan tingkat beragam. Dari jumlah itu, 1.613 ruang kelas rusak berat, lebih dari 3.000 rusak sedang, dan sekitar […]

  • Milad ke-11 UMTAS, Muhammadiyah Dorong Penguatan Kualitas dan Ekspansi Prodi

    Milad ke-11 UMTAS, Muhammadiyah Dorong Penguatan Kualitas dan Ekspansi Prodi

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, Berita Tasikmalaya – Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) memasuki usia ke-11 tahun sebagai institusi pendidikan tinggi. Momentum milad ke-11 UMTAS dimaknai sebagai fase kematangan menuju penguatan kualitas akademik dan perluasan peran strategis kampus dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan berkepribadian. Hal tersebut disampaikan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat, Prof. Yadi Januar, dalam […]

  • Satu Desa Satu Sarjana, Strategi Tasikmalaya Bangun SDM Unggul

    Satu Desa Satu Sarjana, Strategi Tasikmalaya Bangun SDM Unggul

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus memperkuat komitmen pembangunan sumber daya manusia melalui Program Satu Desa Satu Sarjana (SADESSA). Program ini menjadi salah satu prioritas Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya yang secara resmi tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tasikmalaya 2025–2029. SADESSA dirancang sebagai program bantuan mahasiswa yang difokuskan […]

  • Tasikmalaya: Tumpukan Sampah Pasca Lebaran Kembali Menggunung

    Tasikmalaya: Tumpukan Sampah Pasca Lebaran Kembali Menggunung

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Fenomena tumpukan sampah pasca Lebaran kembali menjadi sorotan di Kota Tasikmalaya. Sejumlah ruas jalan utama dilaporkan dipenuhi sampah yang meluber hingga ke badan jalan, bahkan mengganggu aktivitas lalu lintas warga. Salah satu titik yang menjadi perhatian berada di kawasan Jalan RE Martadinata. Di lokasi ini, sampah tidak hanya menumpuk di […]

  • Revitalisasi Pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya: Apa yang Sebenarnya Berubah di Sekolah?

    Revitalisasi Pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya: Apa yang Sebenarnya Berubah di Sekolah?

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya kembali menjadi perhatian publik. Bukan karena polemik angka kelulusan atau perdebatan kebijakan, melainkan karena dampaknya yang mulai dirasakan langsung oleh masyarakat. Pada puncak peringatan HUT PGRI ke-80 tingkat Kabupaten Tasikmalaya, pemerintah daerah meresmikan Program Revitalisasi Pendidikan, sebuah langkah strategis untuk menjawab persoalan mendasar dunia pendidikan. Acara […]

  • Kota Tasikmalaya: Keluhan ASN Memuncak, THR  Dibayar Bertahap

    Kota Tasikmalaya: Keluhan ASN Memuncak, THR Dibayar Bertahap

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Kebijakan Pemerintah Kota Tasikmalaya yang membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) Aparatur Sipil Negara (ASN) secara bertahap terus menuai sorotan. Tidak hanya menjadi perbincangan internal, gelombang keluhan ASN juga ramai bermunculan di media sosial. Sejumlah ASN mempertanyakan skema pembayaran yang dinilai tidak utuh, bahkan menyoroti prioritas pencairan komponen THR ASN di […]

expand_less