Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jabar » APBD Kabupaten Tasikmalaya Tak Cukup Hanya Dokumen Anggaran

APBD Kabupaten Tasikmalaya Tak Cukup Hanya Dokumen Anggaran

  • account_circle Redaktur Kanal Jabar
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • visibility 327
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kanal Jabar, Berita Tasikmalaya – Isu transparansi pengelolaan keuangan daerah kembali mengemuka di Kabupaten Tasikmalaya. Dorongan agar pemerintah daerah membuka akses informasi anggaran secara utuh menguat, seiring tuntutan publik agar keterbukaan tidak berhenti pada dokumen formal APBD, tetapi diperluas hingga pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD.

Sorotan ini mencuat setelah Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Komisi I, Asep Muslim, mendorong agar Peraturan Daerah (Perda) APBD 2026 dan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Penjabaran APBD 2026 segera diunggah ke Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH). Pernyataan tersebut dimuat oleh media online Priangan.com dan langsung memantik diskursus lanjutan soal keterbukaan anggaran.

APBD 2026 Dinilai Wajib Dibuka ke Publik

Asep Muslim menegaskan bahwa publikasi regulasi anggaran bukan sekadar urusan administrasi, melainkan kewajiban pemerintah daerah dalam menjaga akuntabilitas. Menurutnya, APBD menyangkut uang rakyat sehingga masyarakat berhak mengetahui dasar hukum, alokasi, dan arah kebijakan penggunaan anggaran.

Keterlambatan atau tidak dipublikasikannya Perda APBD dan Perbup Penjabaran APBD dinilai berpotensi memunculkan kecurigaan publik. Dalam konteks ini, transparansi APBD Kabupaten Tasikmalaya dipandang sebagai fondasi penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Dorongan tersebut juga sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Barat yang meminta seluruh pemerintah daerah meningkatkan keterbukaan informasi anggaran sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan yang baik.

SWAKKA: Transparansi Jangan Setengah-Setengah

Namun, dorongan keterbukaan tidak berhenti di situ. Ketua SWAKKA (Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif), Ahmad Mukhlis, menyambut baik langkah DPRD tersebut, tetapi menilai transparansi anggaran tidak boleh berhenti hanya pada dokumen APBD.

Menurutnya, keterbukaan harus diperluas hingga data pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD. Pokir merupakan bagian dari proses perencanaan dan penganggaran daerah yang bersumber dari aspirasi masyarakat melalui wakil rakyat.

“Kalau APBD dibuka tapi pokir DPRD ditutup, transparansinya jadi setengah-setengah. Padahal pokir juga masuk ke dalam APBD,” tegas Mukhlis.

Ia menilai, publik berhak mengetahui usulan konkret para anggota DPRD, bukan hanya janji politik yang disampaikan saat pemilu.

Pokir DPRD Disebut Bukan Dokumen Rahasia

Ahmad Mukhlis juga menguatkan argumennya dengan merujuk pada regulasi. Dalam Permendagri Nomor 6 Tahun 2018 Pasal 78 Ayat (3), disebutkan bahwa pokir DPRD disampaikan secara tertulis kepada kepala Bappeda. Artinya, dokumen tersebut bersifat tercatat, terdokumentasi, dan bukan dokumen rahasia.

Dengan dibukanya data pokir, masyarakat dapat menilai kinerja DPRD secara objektif—berdasarkan usulan nyata yang masuk dalam perencanaan pembangunan, bukan sekadar retorika politik.

Menurut Mukhlis, keterbukaan menyeluruh antara eksekutif dan legislatif akan menciptakan iklim pemerintahan yang sehat serta memperkuat demokrasi lokal di Kabupaten Tasikmalaya.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa transparansi yang dilakukan setengah hati justru berisiko menimbulkan kecurigaan publik. Sebaliknya, keterbukaan penuh akan menghadirkan rasa percaya dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah. (red)

  • Penulis: Redaktur Kanal Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak Tidak Sekolah Kabupaten Tasikmalaya Jadi Prioritas, Pendataan Diperketat

    Anak Tidak Sekolah Kabupaten Tasikmalaya Jadi Prioritas, Pendataan Diperketat

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, Berita Tasikmalaya – Persoalan anak tidak sekolah Kabupaten Tasikmalaya kembali menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, menegaskan bahwa keberadaan Anak Tidak Sekolah (ATS) tidak boleh dipandang sekadar sebagai angka administratif, melainkan sebagai indikator kegagalan sistem yang harus segera diperbaiki melalui kebijakan yang tepat sasaran. Penegasan tersebut […]

  • Dorong Kreativitas Generasi Digital, Pelatihan Konten Meriahkan HUT Tasikmalaya ke-24

    Dorong Kreativitas Generasi Digital, Pelatihan Konten Meriahkan HUT Tasikmalaya ke-24

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle adminkanaljabar
    • visibility 293
    • 0Komentar

    kanaljabar.com. BERITA TASIKMALAYA Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Tasikmalaya ke-24, Pemerintah Kota Tasikmalaya menghadirkan berbagai kegiatan kreatif, salah satunya pelatihan pembuatan konten positif dan anti-hoaks bagi santri serta siswa madrasah. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menumbuhkan generasi muda yang cerdas digital dan produktif di ruang maya. Kegiatan tersebut diselenggarakan […]

  • Kasus Siswi Mengemis Soroti Data dan Realitas Kemiskinan di Tasikmalaya

    Kasus Siswi Mengemis Soroti Data dan Realitas Kemiskinan di Tasikmalaya

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Kasus Ns, siswi sekolah dasar berprestasi yang diketahui mengemis pada malam hari di pusat Kota Tasikmalaya, membuka kembali diskusi mengenai kondisi kemiskinan di Tasikmalaya. Peristiwa ini tidak hanya menyentuh sisi kemanusiaan, tetapi juga memunculkan pertanyaan tentang efektivitas sistem perlindungan sosial dan akurasi pendataan keluarga rentan. Kunjungan aparat kecamatan ke rumah […]

  • Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih di Kawali, Menghidupkan Jejak Sejarah Tatar Galuh

    Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih di Kawali, Menghidupkan Jejak Sejarah Tatar Galuh

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 333
    • 0Komentar

      Kanal Jabar, BERITA CIAMIS – Suasana khidmat dan penuh makna mewarnai Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih yang digelar pada Senin, 20 April 2026, di Kantor Desa Kawali hingga kawasan situs bersejarah Astana Gede Kawali, Kabupaten Ciamis. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya pelestarian warisan budaya Sunda, sekaligus menghidupkan kembali jejak sejarah kejayaan kerajaan-kerajaan di […]

  • Longsor Papandayan: Aparat Turun Langsung Pastikan Pendaki Aman

    Longsor Papandayan: Aparat Turun Langsung Pastikan Pendaki Aman

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle adminkanaljabar
    • visibility 270
    • 0Komentar

    kanaljabar.com. BERITA GARUT. Kawasan Gunung Papandayan di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, diterjang longsor pada Kamis sore, 8 Januari 2026. Material longsor berupa tanah dan batu dilaporkan menutup jalur pendakian yang mengarah ke kawasan perkemahan Pondok Saladah dan Gober Hut, dua titik favorit para pendaki. Menyikapi kejadian tersebut, aparat kepolisian bersama petugas terkait langsung turun ke […]

  • Tasikmalaya: Tumpukan Sampah Pasca Lebaran Kembali Menggunung

    Tasikmalaya: Tumpukan Sampah Pasca Lebaran Kembali Menggunung

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Fenomena tumpukan sampah pasca Lebaran kembali menjadi sorotan di Kota Tasikmalaya. Sejumlah ruas jalan utama dilaporkan dipenuhi sampah yang meluber hingga ke badan jalan, bahkan mengganggu aktivitas lalu lintas warga. Salah satu titik yang menjadi perhatian berada di kawasan Jalan RE Martadinata. Di lokasi ini, sampah tidak hanya menumpuk di […]

expand_less