Berita Jabar

Detik-Detik Trafo PJU Terbakar Saat Sahur di Bumikersanagara, Warga Sempat Panik

kanaljabar.com, BERITA TASIKMALAYASubuh yang seharusnya tenang berubah menjadi momen menegangkan di Perum Bumikersanagara. Sekitar pukul 04.00 WIB, tepat saat warga bersiap santap sahur, kobaran api tiba-tiba terlihat dari trafo Penerangan Jalan Umum (PJU) yang berada tak jauh dari rumah Pak Gatot.

Cahaya api menyala terang di tengah gelapnya pagi. Beberapa warga yang melihat percikan pertama langsung berteriak memberi peringatan. Kepanikan sempat muncul karena titik api yang bersumber dari kebakaran trafo PJU berada dekat dengan permukiman padat.

“Takutnya merembet ke rumah,” ujar salah satu warga yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.


Api Muncul Saat Beban Listrik Naik

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, sumber api berasal dari kebakaran trafo PJU. Percikan awal terlihat di bagian sambungan instalasi sebelum api membesar selama beberapa menit.

Petugas pemadam kebakaran dari unit Damkar Kota Tasikmalaya yang menerima laporan segera bergerak cepat menuju lokasi. Respons cepat ini menjadi faktor krusial yang mencegah api menjalar ke kabel lain maupun bangunan di sekitarnya.

Api berhasil dilokalisir dan dipadamkan sebelum membesar. Tidak ada ledakan besar maupun percikan lanjutan setelah proses pemadaman dilakukan.


PLN Ungkap Penyebab Teknis

Tak lama setelah api berhasil dipadamkan, petugas dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) turun langsung melakukan pengecekan menyeluruh.

Dari hasil pemeriksaan lapangan, kebakaran dipicu oleh kondisi “lose kontak konektor” pada instalasi yang sudah lama terpasang. Ketika terjadi kenaikan beban listrik, konektor yang kekuatannya menurun tidak mampu mempertahankan sambungan arus secara stabil.

Secara teknis, kondisi tersebut dapat menimbulkan resistansi tinggi di titik sambungan. Resistansi menghasilkan panas berlebih (overheating). Jika panas melampaui batas ketahanan material isolasi, maka dapat terjadi percikan api hingga kebakaran.

Petugas PLN segera melakukan penanganan dan penggantian bagian yang terdampak. Sekitar pukul 05.30 WIB, aliran listrik dinyatakan kembali normal dan aman digunakan warga.


Tidak Ada Kerugian, Namun Risiko Nyata

Meski insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil, potensi kebakaran besar sebenarnya cukup terbuka. Lokasi trafo yang berada dekat dengan rumah warga membuat situasi sempat dianggap genting.

Rumah milik Pak Gatot yang paling dekat dengan titik api dipastikan tidak mengalami kerusakan. Lingkungan sekitar juga dinyatakan aman setelah dilakukan pengecekan lanjutan.

Peristiwa kebakaran trafo listrik ini menjadi pengingat bahwa instalasi listrik luar ruang tetap memiliki risiko, terutama jika komponen telah berumur panjang dan mengalami penurunan kualitas.


Hotline Darurat Jadi Penyelamat

Kejadian ini membuktikan betapa vitalnya peran hotline darurat dan kecepatan laporan warga. Dalam situasi seperti kebakaran trafo listrik, hitungan menit bisa menjadi pembeda antara insiden kecil dan bencana besar.

Masyarakat diimbau untuk:

  • Tidak mendekati sumber api instalasi listrik
  • Segera menghubungi petugas jika melihat percikan atau bau kabel terbakar
  • Tidak mencoba memadamkan sendiri kebakaran yang melibatkan arus listrik aktif

Kewaspadaan kolektif dan respons cepat aparat menjadi kunci utama mencegah dampak yang lebih luas.

Subuh di Bumikersanagara kali ini memang sempat mencekam. Namun berkat sinergi warga, damkar, dan PLN, potensi kebakaran besar berhasil dicegah sebelum benar-benar terjadi. (red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button