Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jabar » Tol Getaci Dorong Efisiensi Perjalanan Pangandaran–Jakarta

Tol Getaci Dorong Efisiensi Perjalanan Pangandaran–Jakarta

  • account_circle Admin Kanal Jabar
  • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
  • visibility 46
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kanaljabar.com BERITA PANGANDARAN Bagi warga pesisir selatan Jawa Barat bersiap menyambut lompatan besar dalam mobilitas. Jika Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap (Getaci) benar-benar beroperasi sesuai rencana, waktu tempuh dari Jakarta menuju Kabupaten Pangandaran diproyeksikan hanya sekitar empat jam.

Tol Getaci merupakan proyek infrastruktur ambisius yang menghubungkan dua provinsi sekaligus, yakni Jawa Barat dan Jawa Tengah. Nama Getaci diambil dari kependekan rutenya: Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap. Dengan panjang total mencapai 206,65 kilometer, tol ini digadang-gadang menjadi salah satu ruas tol terpanjang di Indonesia.

Proyek tersebut terbagi ke dalam empat seksi, yaitu Seksi 1 Gedebage–Garut Utara sepanjang 45,20 kilometer, Seksi 2 Garut Utara–Tasikmalaya 50,32 kilometer, Seksi 3 Tasikmalaya–Patimuan 76,78 kilometer, serta Seksi 4 Patimuan–Cilacap 34,35 kilometer. Dari sisi pendanaan, total kebutuhan investasi diperkirakan mencapai Rp56 triliun. Tol Getaci juga telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2020, sehingga memperoleh prioritas dari pemerintah pusat.

Meski berstatus PSN, pembangunan Tol Getaci masih menghadapi sejumlah tantangan. Pembebasan lahan yang berjalan lambat serta penyesuaian skema investasi menjadi kendala utama. Pemerintah bahkan sempat meninjau ulang konsesi proyek dan mempertimbangkan pembangunan tahap awal hanya sampai Tasikmalaya. Kendati demikian, optimisme publik tetap tinggi karena tol ini diyakini akan menjadi pengungkit utama pertumbuhan ekonomi di wilayah selatan Jawa Barat, termasuk Garut, Tasikmalaya, dan Pangandaran.

Manfaat Tol Getaci akan terasa signifikan setelah beroperasi penuh. Waktu tempuh Jakarta–Pangandaran yang saat ini berkisar delapan hingga sembilan jam diprediksi dapat dipangkas hingga sekitar empat jam. Jalur selatan yang selama ini identik dengan kemacetan dan jalan berkelok akan tergantikan oleh akses tol yang lebih cepat dan efisien.

Dari Bandung, perjalanan menuju Pangandaran juga diperkirakan hanya memakan waktu sekitar dua jam. Dengan jarak Jakarta–Pangandaran sekitar 330 kilometer dan kecepatan rata-rata kendaraan di tol mencapai 90 kilometer per jam, estimasi perjalanan empat jam dinilai realistis. Sementara itu, jarak Bandung–Pangandaran sekitar 160 kilometer dapat ditempuh dalam waktu dua jam.

Bagi masyarakat setempat, Tol Getaci bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan simbol harapan baru. Jalan tol ini tidak hanya memendekkan jarak geografis, tetapi juga mendekatkan wilayah selatan Jawa Barat ke pusat-pusat ekonomi utama. Jika sebelumnya Pangandaran kerap dianggap terpencil karena akses yang panjang dan berliku, kehadiran Tol Getaci akan menjadikannya bagian integral dari arus utama pembangunan Jawa Barat.

Dengan demikian, Tol Getaci bukan hanya soal beton dan aspal, melainkan tentang konektivitas dan masa depan. Jika proyek ini terealisasi sesuai target, pantai-pantai Pangandaran tak lagi terasa sejauh “sehari perjalanan”, melainkan cukup empat jam dari ibu kota—sebuah perubahan besar yang berpotensi memperpanjang harapan kemajuan kawasan selatan Jawa Barat. (ai)

  • Penulis: Admin Kanal Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Pelanggaran, Audiensi Dibuka Kejanggalan Justru Mengemuka

    Dugaan Pelanggaran, Audiensi Dibuka Kejanggalan Justru Mengemuka

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Musyawarah yang semula diharapkan menjadi ruang klarifikasi justru berubah menjadi panggung terbukanya berbagai kejanggalan proyek. Hal itu terjadi dalam audiensi publik yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Selasa (23/12/2025), terkait proyek Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Cikalang 2 senilai Rp5,6 miliar di bawah Balai Besar Wilayah Sungai […]

  • Sidang Lanjutan Resbob Memanas, Kewenangan PN Bandung Digugat

    Sidang Lanjutan Resbob Memanas, Kewenangan PN Bandung Digugat

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA BANDUNG – Sidang lanjutan Resbob dalam perkara dugaan ujaran kebencian bernuansa SARA terhadap etnis Sunda berlangsung alot di Pengadilan Negeri Bandung, Rabu (4/3/2026). Dalam agenda pembacaan eksepsi, tim kuasa hukum Muhammad Adimas Firdaus Putra Nashihan alias Resbob melancarkan perlawanan yuridis secara frontal. Alih-alih masuk ke pokok perkara, kuasa hukum meminta majelis hakim […]

  • Empat Poin Tuntutan Pedagang Pasar Cikurubuk, Saatnya Kebijakan Ditegaskan

    Empat Poin Tuntutan Pedagang Pasar Cikurubuk, Saatnya Kebijakan Ditegaskan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 47
    • 0Komentar

    kanaljabar.com, BERITA TASIKMALAYA – Dinamika penataan Pasar Tradisional Cikurubuk memasuki fase yang lebih serius. Jika sebelumnya aspirasi disampaikan melalui pernyataan publik, kini tuntutan pedagang Pasar Cikurubuk disampaikan secara resmi melalui jalur administratif kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya. Perkumpulan Himpunan Pedagang Pasar Tasikmalaya (HIPPATAS) melayangkan surat bernomor 005/B/Perk-HIPPTAS/PUB/I/2026 tertanggal 29 Januari 2026 yang ditujukan langsung kepada Wali […]

  • Refleksi Kebangkitan Nasional: 3 Hikmah Penting bagi Generasi Muda Tasikmalaya

    Refleksi Kebangkitan Nasional: 3 Hikmah Penting bagi Generasi Muda Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 48
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA TASIKMALAYA Selalu ada getaran yang berbeda ketika Indonesia memasuki bulan Mei. Bukan sekadar pergantian halaman kalender, melainkan hadirnya ingatan kolektif tentang sebuah fragmen sejarah penting yang terjadi 117 tahun silam. Mei 1908 bukan peristiwa biasa—ia adalah titik mula kesadaran sebagai bangsa. Bahkan, tak berlebihan jika dikatakan: tanpa Mei 1908, gema Proklamasi 17 Agustus […]

  • Air Tak Mengalir, Proyek Irigasi Cikalang Rp5,6 Miliar Dipertanyakan

    Air Tak Mengalir, Proyek Irigasi Cikalang Rp5,6 Miliar Dipertanyakan

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Kang Wahid, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek irigasi Cikalang setelah menerima laporan dari Forum Masyarakat Peduli Cikalang. Sidak tersebut dilakukan untuk menampung aspirasi masyarakat sekaligus memastikan kondisi sebenarnya di lapangan terkait proyek normalisasi irigasi yang didanai oleh APBN sebesar Rp5,6 miliar melalui program […]

  • Prediksi Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026

    Prediksi Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA OLAHRAGA – Prediksi Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis tidak lengkap tanpa melihat perbandingan kekuatan kedua tim di FIFA Series 2026. Secara ranking dan pengalaman, Timnas Indonesia masih lebih unggul dibanding lawannya. Timnas Indonesia diperkuat pemain seperti Jay Idzes dan Emil Audero yang bermain di level kompetisi tinggi. Sementara Saint Kitts […]

expand_less