Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jabar » Detik-Detik kebakaran trafo PJU Saat Sahur di Bumikersanagara, Warga Sempat Panik

Detik-Detik kebakaran trafo PJU Saat Sahur di Bumikersanagara, Warga Sempat Panik

  • account_circle Redaktur Kanal Jabar
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kanaljabar.com, BERITA TASIKMALAYASubuh yang seharusnya tenang berubah menjadi momen menegangkan di Perum Bumikersanagara. Sekitar pukul 04.00 WIB, tepat saat warga bersiap santap sahur, kobaran api tiba-tiba terlihat dari trafo Penerangan Jalan Umum (PJU) yang berada tak jauh dari rumah Pak Gatot.

Cahaya api menyala terang di tengah gelapnya pagi. Beberapa warga yang melihat percikan pertama langsung berteriak memberi peringatan. Kepanikan sempat muncul karena titik api yang bersumber dari kebakaran trafo PJU berada dekat dengan permukiman padat.

“Takutnya merembet ke rumah,” ujar salah satu warga yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.


Api Muncul Saat Beban Listrik Naik

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, sumber api berasal dari kebakaran trafo PJU. Percikan awal terlihat di bagian sambungan instalasi sebelum api membesar selama beberapa menit.

Petugas pemadam kebakaran dari unit Damkar Kota Tasikmalaya yang menerima laporan segera bergerak cepat menuju lokasi. Respons cepat ini menjadi faktor krusial yang mencegah api menjalar ke kabel lain maupun bangunan di sekitarnya.

Api berhasil dilokalisir dan dipadamkan sebelum membesar. Tidak ada ledakan besar maupun percikan lanjutan setelah proses pemadaman dilakukan.


PLN Ungkap Penyebab Teknis

Tak lama setelah api berhasil dipadamkan, petugas dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) turun langsung melakukan pengecekan menyeluruh.

Dari hasil pemeriksaan lapangan, kebakaran dipicu oleh kondisi “lose kontak konektor” pada instalasi yang sudah lama terpasang. Ketika terjadi kenaikan beban listrik, konektor yang kekuatannya menurun tidak mampu mempertahankan sambungan arus secara stabil.

Secara teknis, kondisi tersebut dapat menimbulkan resistansi tinggi di titik sambungan. Resistansi menghasilkan panas berlebih (overheating). Jika panas melampaui batas ketahanan material isolasi, maka dapat terjadi percikan api hingga kebakaran.

Petugas PLN segera melakukan penanganan dan penggantian bagian yang terdampak. Sekitar pukul 05.30 WIB, aliran listrik dinyatakan kembali normal dan aman digunakan warga.


Tidak Ada Kerugian, Namun Risiko Nyata

Meski insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil, potensi kebakaran besar sebenarnya cukup terbuka. Lokasi trafo yang berada dekat dengan rumah warga membuat situasi sempat dianggap genting.

Rumah milik Pak Gatot yang paling dekat dengan titik api dipastikan tidak mengalami kerusakan. Lingkungan sekitar juga dinyatakan aman setelah dilakukan pengecekan lanjutan.

Peristiwa kebakaran trafo listrik ini menjadi pengingat bahwa instalasi listrik luar ruang tetap memiliki risiko, terutama jika komponen telah berumur panjang dan mengalami penurunan kualitas.


Hotline Darurat Jadi Penyelamat

Kejadian ini membuktikan betapa vitalnya peran hotline darurat dan kecepatan laporan warga. Dalam situasi seperti kebakaran trafo listrik, hitungan menit bisa menjadi pembeda antara insiden kecil dan bencana besar.

Masyarakat diimbau untuk:

  • Tidak mendekati sumber api instalasi listrik
  • Segera menghubungi petugas jika melihat percikan atau bau kabel terbakar
  • Tidak mencoba memadamkan sendiri kebakaran yang melibatkan arus listrik aktif

Kewaspadaan kolektif dan respons cepat aparat menjadi kunci utama mencegah dampak yang lebih luas.

Subuh di Bumikersanagara kali ini memang sempat mencekam. Namun berkat sinergi warga, damkar, dan PLN, potensi kebakaran besar berhasil dicegah sebelum benar-benar terjadi. (red)

  • Penulis: Redaktur Kanal Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persiapan Lebaran 2026: Kadishubkominfo Tasikmalaya Cek Stasiun Rajapolah

    Persiapan Lebaran 2026: Kadishubkominfo Tasikmalaya Cek Stasiun Rajapolah

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Menjelang arus mudik dan mobilitas masyarakat dalam rangka persiapan Lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) melakukan peninjauan langsung ke Stasiun Rajapolah. Kepala Dishubkominfo Kabupaten Tasikmalaya, Rahayu Jamiat Abdullah, melakukan kunjungan kerja untuk memastikan kesiapan layanan naik turun penumpang Kereta Api Serayu di stasiun tersebut, […]

  • Catat Tanggalnya! Kalender Libur Nasional & Cuti Bersama 2026 Capai 23 Hari

    Catat Tanggalnya! Kalender Libur Nasional & Cuti Bersama 2026 Capai 23 Hari

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 14
    • 0Komentar

    kanaljabar.com. BERITA NASIONAL Pemerintah resmi menetapkan daftar hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2026. Kepastian ini tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) yang telah diteken pada 19 September 2025. Keputusan tersebut disepakati oleh tiga kementerian, yakni Kementerian Agama, Kementerian Ketenagakerjaan, serta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Dalam SKB tersebut, pemerintah menetapkan total […]

  • BPK Soroti Belanja Hibah Kota Tasikmalaya, Hampir Rp100 Miliar Salah Klasifikasi

    BPK Soroti Belanja Hibah Kota Tasikmalaya, Hampir Rp100 Miliar Salah Klasifikasi

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Tasikmalaya Tahun Anggaran 2024 mengungkap persoalan serius dalam tata kelola belanja daerah. Auditor negara menemukan adanya belanja senilai hampir Rp100 miliar yang secara substansi seharusnya dikategorikan sebagai belanja hibah, namun justru dicatat dalam pos belanja […]

  • Dugaan Pelanggaran, Audiensi Dibuka Kejanggalan Justru Mengemuka

    Dugaan Pelanggaran, Audiensi Dibuka Kejanggalan Justru Mengemuka

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Musyawarah yang semula diharapkan menjadi ruang klarifikasi justru berubah menjadi panggung terbukanya berbagai kejanggalan proyek. Hal itu terjadi dalam audiensi publik yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Selasa (23/12/2025), terkait proyek Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Cikalang 2 senilai Rp5,6 miliar di bawah Balai Besar Wilayah Sungai […]

  • Unigal Jadi Indikator dan Fasilitator, Pj Bupati Ciamis Lepas Peserta KKN

    Unigal Jadi Indikator dan Fasilitator, Pj Bupati Ciamis Lepas Peserta KKN

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 9
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA CIAMIS Universitas Galuh (Unigal) Ciamis sebagai salah satu perguruan tinggi strategis berperan penting sebagai indikator dan fasilitator dalam mengatasi berbagai permasalahan kompleks, khususnya di tingkat desa. Hal ini disampaikan Pj. Bupati Ciamis, Budi Waluya, saat melepas 508 peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Galuh Ciamis Tahun 2024/2025 di Halaman Pendopo Ciamis, Kamis (30/01/2025). […]

  • Beras Bantuan Hadir untuk 155 Ribu Warga, Pemkab Ciamis dan Bulog Bergerak Bersama

    Beras Bantuan Hadir untuk 155 Ribu Warga, Pemkab Ciamis dan Bulog Bergerak Bersama

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 10
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA CIAMIS Pemerintah Kabupaten Ciamis bersama Perum Bulog Kancab Ciamis mematangkan persiapan penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) berupa beras bagi 155.779 penerima manfaat yang tersebar di 27 kecamatan dan 265 desa. Program ini merupakan penugasan resmi dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) kepada Bulog sebagai upaya menjaga ketahanan pangan masyarakat, khususnya kelompok rentan, di tengah tekanan […]

expand_less