Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jabar » Malam Mencekam di Pangandaran: Ajag Meneror, Ratusan Ternak Berguguran”

Malam Mencekam di Pangandaran: Ajag Meneror, Ratusan Ternak Berguguran”

  • account_circle adminkanaljabar
  • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
  • visibility 327
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kanaljabar.com BERITA PANGANDARAN Warga Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, tengah diliputi rasa cemas. Sejak pertengahan 2024 hingga awal 2025, serangan anjing liar terus menghantui para peternak. Ratusan ekor domba dan kambing dilaporkan mati mengenaskan akibat gigitan kawanan anjing liar, meninggalkan kerugian ekonomi sekaligus trauma bagi warga.

Teror ini bukan isapan jempol. Laporan pertama muncul pada Juni 2024 di Kecamatan Parigi. Puluhan ekor kambing ditemukan mati dalam kondisi mengenaskan, diduga kuat menjadi korban serangan anjing liar atau ajag. Tak berselang lama, kejadian serupa merembet ke Kecamatan Langkaplancar dan kembali terjadi di Parigi. Dalam waktu singkat, sekitar 70 ekor domba tewas pada Juli 2024.

Ancaman yang tak kunjung reda

Memasuki tahun 2025, ancaman tersebut tak juga mereda. Pada Januari, Dinas Pertanian Pangandaran menerima laporan serangan terhadap ternak di Desa Sukajaya, Kecamatan Cimerak. Bahkan hingga Februari 2025, dalam kurun waktu hanya sepekan, sedikitnya 19 ekor domba kembali menjadi korban di wilayah yang sama. Warga pun semakin resah, khawatir serangan akan terus berulang.

Menanggapi kondisi tersebut, pemerintah desa bersama pihak kepolisian setempat menggelar musyawarah untuk mencari jalan keluar. Dinas Pertanian Pangandaran juga melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan masyarakat guna menekan risiko serangan lanjutan. Namun, hingga pertengahan Februari 2025, upaya tersebut belum membuahkan hasil signifikan. Kawanan anjing liar masih berkeliaran, dan ancaman terhadap ternak belum sepenuhnya hilang.

Kerugian dan rasa takut

Dampak serangan ini tidak hanya terasa secara materiil. Para peternak mengaku mengalami tekanan psikologis akibat rasa takut kehilangan sumber penghidupan mereka. Kerugian ekonomi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah, mengingat harga domba dan kambing yang relatif tinggi di pasaran. Setiap serangan baru seakan menambah beban kecemasan warga.

Untuk menekan risiko, edukasi kepada masyarakat menjadi langkah penting. Warga diimbau memperkuat kandang ternak, menjaga kebersihan lingkungan, serta segera melaporkan keberadaan anjing liar kepada pihak berwenang. Langkah-langkah sederhana ini dinilai mampu meminimalisir peluang serangan.

Langkah kongkrit mengurai teror

Di sisi lain, solusi jangka panjang juga dibutuhkan. Program sterilisasi dan vaksinasi anjing liar dapat menjadi opsi untuk mengendalikan populasi sekaligus mencegah penyebaran penyakit. Kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, organisasi pecinta hewan, dan masyarakat menjadi kunci agar penanganan masalah ini berjalan efektif dan berkelanjutan.

Teror anjing liar di Pangandaran bukan sekadar persoalan hewan liar, melainkan masalah serius yang menyangkut keamanan, ekonomi, dan ketenangan warga. Penanganan yang cepat, terpadu, dan berkelanjutan sangat dibutuhkan agar warga dapat kembali merasa aman, dan roda perekonomian peternak kembali berputar tanpa bayang-bayang ancaman.(ai)

  • Penulis: adminkanaljabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkadang Prestasi Tak Cukup Mengalahkan Kemiskinan

    Terkadang Prestasi Tak Cukup Mengalahkan Kemiskinan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA Siang hari, ia duduk rapi di bangku kelas. Nilainya tinggi. Ranking dua. Guru mengenalnya sebagai anak yang rajin dan cepat memahami pelajaran. Namun ketika malam turun di Kota Tasikmalaya, realitas berbicara lain. Ia berdiri di trotoar pusat kota, menengadahkan tangan demi beberapa lembar rupiah. Namanya Nisa. Dan kisahnya membuka kembali perdebatan […]

  • Persiapan Lebaran 2026: Kadishubkominfo Tasikmalaya Cek Stasiun Rajapolah

    Persiapan Lebaran 2026: Kadishubkominfo Tasikmalaya Cek Stasiun Rajapolah

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Menjelang arus mudik dan mobilitas masyarakat dalam rangka persiapan Lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) melakukan peninjauan langsung ke Stasiun Rajapolah. Kepala Dishubkominfo Kabupaten Tasikmalaya, Rahayu Jamiat Abdullah, melakukan kunjungan kerja untuk memastikan kesiapan layanan naik turun penumpang Kereta Api Serayu di stasiun tersebut, […]

  • Banjir di Tasikmalaya Rendam 22 Rumah, Wali Kota Turun Tangan

    Banjir di Tasikmalaya Rendam 22 Rumah, Wali Kota Turun Tangan

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Banjir di Tasikmalaya kembali terjadi akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir. Sedikitnya 22 rumah warga di kawasan Cikalang Pesantren terendam air, hal ini memicu respons cepat dari pemerintah daerah. Monitoring Langsung di Lokasi Banjir Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi pascabanjir. […]

  • Bulan Bakti Insan Cita, Wakil Bupati Tasikmalaya Serukan Gerakan Moral dan Kebermanfaatan

    Bulan Bakti Insan Cita, Wakil Bupati Tasikmalaya Serukan Gerakan Moral dan Kebermanfaatan

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle adminkanaljabar
    • visibility 252
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA TASIKMALAYA Dalam semangat Bulan Bakti Insan Cita, keluarga besar KAHMI Tasikmalaya menggelar rangkaian kegiatan bertajuk “Manggih Munggah Ku Bungah”, Selasa, 17 Februari 2026. Sebuah tema yang sarat makna—bertemu, bersilaturahmi, dan menumbuhkan kebahagiaan dalam kebersamaan. Sejak pagi, suasana kebersamaan begitu terasa. Alumni lintas generasi hadir tanpa sekat, melebur dalam satu barisan. Tak ada batas usia, jabatan, maupun […]

  • Natural Tanpa Ordal: Seruan Moral Menjaga Marwah Perguruan Tinggi

    Natural Tanpa Ordal: Seruan Moral Menjaga Marwah Perguruan Tinggi

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 306
    • 0Komentar

    kanaljabar, EDITORIAL– Perguruan tinggi bukan sekadar tempat seseorang mengejar gelar akademik. Ia adalah ruang pembentukan ilmu, karakter, nalar, etika, dan kepemimpinan. Dari ruang inilah lahir calon-calon profesional, birokrat, pendidik, pengusaha, pemimpin masyarakat, bahkan pengambil kebijakan publik di masa depan. Karena itu, proses masuk ke perguruan tinggi tidak boleh dipandang sebagai urusan administratif semata. Penerimaan mahasiswa […]

  • Indikasi Korupsi Revitalisasi PLUT Tasikmalaya, Tender Seolah Formalitas?

    Indikasi Korupsi Revitalisasi PLUT Tasikmalaya, Tender Seolah Formalitas?

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Revitalisasi Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Tasikmalaya sejak awal dirancang sebagai wujud keberpihakan negara terhadap koperasi dan pelaku UMKM. Gedung ini diharapkan menjadi pusat pendampingan usaha, akses pasar, hingga penguatan kapasitas manajerial pelaku ekonomi kecil. Namun, hasil penelusuran redaksi terhadap dokumen audit resmi negara, data pengadaan elektronik, serta […]

expand_less