Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jabar » Revitalisasi Jembatan Cirahong: Penguat Konektivitas Dua Kabupaten

Revitalisasi Jembatan Cirahong: Penguat Konektivitas Dua Kabupaten

  • account_circle Admin Kanal Jabar
  • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
  • visibility 119
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kanaljabar.com BERITA CIAMIS Di tepian Sungai Citanduy, air mengalir tenang di antara tebing-tebing yang menghijau. Di atasnya, bentang besi berwarna kusam memanjang: Jembatan Cirahong, sebuah peninggalan era kolonial Belanda yang selama lebih dari satu abad menjadi saksi lalu-lalang kehidupan. Di bawah rangka baja itu, warga Ciamis dan Tasikmalaya bertukar senyum; hasil bumi berpindah tangan, dan cerita-cerita lama menyeberang dari satu tepian ke tepian lainnya.

Namun waktu memiliki caranya sendiri untuk menguji ketangguhan. Usia jembatan yang telah melampaui satu abad, ditambah keterbatasan daya dukung, memaksa akses kendaraan roda empat ditutup. Sejak saat itu, jalur vital ini kehilangan sebagian denyutnya. Mobil-mobil yang dahulu melintas kini harus memutar lebih jauh, sementara warga hanya bisa berharap hadirnya jalan baru yang mampu mengembalikan keterhubungan seperti sediakala.

Harapan itu kini mulai menjelma. Pemerintah pusat, bersama Pemerintah Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya, memulai langkah besar: membangun jembatan baru yang bukan sekadar lintasan, melainkan simbol kebangkitan konektivitas di selatan Jawa Barat.

Dari Mimpi Panjang ke Meja Perencanaan

Rencana pembangunan Jembatan Cirahong bukanlah gagasan yang lahir tiba-tiba. Sejak lama, pemerintah daerah dan masyarakat memimpikan hadirnya kembali jalur yang aman dan nyaman di titik ini. Mimpi tersebut memperoleh momentum ketika pemerintah pusat menetapkan proyek ini sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional, sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2021 tentang Pembangunan Kawasan Rebana dan Jawa Barat Bagian Selatan.

Di atas kertas, proyek ini tidak hanya bertujuan memperbaiki konektivitas antarwilayah, tetapi juga menjadi bagian dari strategi besar penggerak ekonomi selatan Jawa Barat. Dalam prosesnya, Pemerintah Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya berbagi peran dan tanggung jawab.

“Kita telah melalui proses yang cukup panjang. Pada tahun 2022, Kabupaten Tasikmalaya memulai Feasibility Study untuk menguji kelayakan teknis, sosial, dan ekonomi. Dua tahun kemudian, Kabupaten Ciamis menuntaskan penyusunan Detail Engineering Design (DED) yang merinci seluruh aspek teknis pembangunan,” ujar Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya.

Lahan dan Tanggung Jawab

Sebelum baja dan beton disusun, ada persoalan mendasar yang harus diselesaikan: pembebasan lahan. Total kebutuhan lahan mencapai sekitar 46 ribu meter persegi di Desa Panyingkiran dan Desa Pawindan, Kecamatan Ciamis. Sekitar 19.555 meter persegi merupakan aset Kementerian Perhubungan melalui PT KAI Daop 2 Bandung, yang akan dimanfaatkan melalui skema kerja sama pemanfaatan barang milik negara. Sisanya, sekitar 26.450 meter persegi, adalah lahan milik warga, termasuk 4.553 meter persegi untuk pelebaran jalan menuju jembatan.

Saat ini, proses telah memasuki tahap penilaian harga tanah (appraisal), setelah sebelumnya dilakukan penetapan lokasi (Penlok) dan sosialisasi kepada masyarakat. Bagi pemerintah daerah, tahap ini menjadi kunci, karena kelancaran pembebasan lahan akan sangat menentukan mulusnya pelaksanaan konstruksi di tahap berikutnya.

Bukan Sekadar Lintasan

Menurut Kepala Dinas PUPRP Kabupaten Ciamis, Dr. H. Taufik Gumelar, S.T., M.M., jembatan baru nantinya akan menjadi jalur utama pergerakan orang dan barang. Kehadirannya diharapkan memangkas waktu tempuh serta membuka akses lebih luas bagi perdagangan dan pariwisata.

Lebih dari itu, bentang jembatan di atas Sungai Citanduy juga dirancang menjadi magnet wisata baru, yang memadukan panorama alam dengan konstruksi modern. Efeknya diharapkan mengalir ke berbagai sektor—dari warung kecil, penginapan, hingga transportasi lokal—menciptakan multiplier effect yang menghidupkan ekonomi masyarakat sekitar.

Menunggu dengan Doa dan Optimisme

Di balik seluruh perhitungan teknis, tersimpan harapan yang tak bisa diukur dengan angka.
“Kami memohon doa agar seluruh proses pelepasan tanah dapat berjalan lancar, aman, dan tepat waktu, atas izin dan rida Allah,” ujar H. Taufik.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, Jembatan Cirahong yang baru kelak akan menjadi lebih dari sekadar infrastruktur. Ia akan menjadi penanda bahwa kerja sama lintas wilayah dan kesabaran panjang mampu menjembatani masa lalu dengan masa depan—menghubungkan bukan hanya dua kabupaten, tetapi juga ribuan asa yang menunggu di kedua tepinya.(ai)

  • Penulis: Admin Kanal Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkadang Prestasi Tak Cukup Mengalahkan Kemiskinan

    Terkadang Prestasi Tak Cukup Mengalahkan Kemiskinan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA Siang hari, ia duduk rapi di bangku kelas. Nilainya tinggi. Ranking dua. Guru mengenalnya sebagai anak yang rajin dan cepat memahami pelajaran. Namun ketika malam turun di Kota Tasikmalaya, realitas berbicara lain. Ia berdiri di trotoar pusat kota, menengadahkan tangan demi beberapa lembar rupiah. Namanya Nisa. Dan kisahnya membuka kembali perdebatan […]

  • Tol Getaci Dorong Efisiensi Perjalanan Pangandaran–Jakarta

    Tol Getaci Dorong Efisiensi Perjalanan Pangandaran–Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 92
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA PANGANDARAN Bagi warga pesisir selatan Jawa Barat bersiap menyambut lompatan besar dalam mobilitas. Jika Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap (Getaci) benar-benar beroperasi sesuai rencana, waktu tempuh dari Jakarta menuju Kabupaten Pangandaran diproyeksikan hanya sekitar empat jam. Tol Getaci merupakan proyek infrastruktur ambisius yang menghubungkan dua provinsi sekaligus, yakni Jawa Barat dan Jawa Tengah. Nama Getaci […]

  • Bulan Bakti Insan Cita, Wakil Bupati Tasikmalaya Serukan Gerakan Moral dan Kebermanfaatan

    Bulan Bakti Insan Cita, Wakil Bupati Tasikmalaya Serukan Gerakan Moral dan Kebermanfaatan

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 102
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA TASIKMALAYA Dalam semangat Bulan Bakti Insan Cita, keluarga besar KAHMI Tasikmalaya menggelar rangkaian kegiatan bertajuk “Manggih Munggah Ku Bungah”, Selasa, 17 Februari 2026. Sebuah tema yang sarat makna—bertemu, bersilaturahmi, dan menumbuhkan kebahagiaan dalam kebersamaan. Sejak pagi, suasana kebersamaan begitu terasa. Alumni lintas generasi hadir tanpa sekat, melebur dalam satu barisan. Tak ada batas usia, jabatan, maupun […]

  • Refleksi Kebangkitan Nasional: 3 Hikmah Penting bagi Generasi Muda Tasikmalaya

    Refleksi Kebangkitan Nasional: 3 Hikmah Penting bagi Generasi Muda Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 110
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA TASIKMALAYA Selalu ada getaran yang berbeda ketika Indonesia memasuki bulan Mei. Bukan sekadar pergantian halaman kalender, melainkan hadirnya ingatan kolektif tentang sebuah fragmen sejarah penting yang terjadi 117 tahun silam. Mei 1908 bukan peristiwa biasa—ia adalah titik mula kesadaran sebagai bangsa. Bahkan, tak berlebihan jika dikatakan: tanpa Mei 1908, gema Proklamasi 17 Agustus […]

  • Longsor Cigalontang Tasikmalaya Ganggu Aktivitas Warga

    Longsor Cigalontang Tasikmalaya Ganggu Aktivitas Warga

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Bencana longsor di Cigalontang Tasikmalaya tidak hanya menjadi peristiwa alam semata, tetapi juga membawa dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat sekitar. Hujan deras yang turun sejak Kamis sore (16/04/2026) memicu longsor yang menutup akses jalan utama warga di Kampung Buligir, Desa Parentas. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.00 WIB ini membuat […]

  • Menakar Efektivitas Birokrasi dan Kepemimpinan di Pemerintah Kota Tasikmalaya

    Menakar Efektivitas Birokrasi dan Kepemimpinan di Pemerintah Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 98
    • 0Komentar

    kanaljabar.com, BERITA TASIKMALAYA Memasuki satu tahun terakhir masa kepemimpinan di Kota Tasikmalaya, berbagai catatan evaluatif mulai bermunculan dari sejumlah elemen masyarakat. Sorotan utama tertuju pada tata kelola birokrasi yang dinilai masih menghadapi sejumlah kendala, khususnya dalam koordinasi internal dan efektivitas pelaksanaan program strategis daerah. Sejumlah isu penting di lingkungan Pemerintah Kota disebut belum berjalan maksimal. Kritik […]

expand_less