Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jabar » Persiapan Lebaran 2026: Kadishubkominfo Tasikmalaya Cek Stasiun Rajapolah

Persiapan Lebaran 2026: Kadishubkominfo Tasikmalaya Cek Stasiun Rajapolah

  • account_circle Redaktur Kanal Jabar
  • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
  • visibility 214
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYAMenjelang arus mudik dan mobilitas masyarakat dalam rangka persiapan Lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) melakukan peninjauan langsung ke Stasiun Rajapolah.

Kepala Dishubkominfo Kabupaten Tasikmalaya, Rahayu Jamiat Abdullah, melakukan kunjungan kerja untuk memastikan kesiapan layanan naik turun penumpang Kereta Api Serayu di stasiun tersebut, Jumat (13/03/2026).

Peninjauan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif pemerintah daerah dalam memastikan sarana dan prasarana transportasi publik dapat melayani masyarakat secara optimal, khususnya menjelang momentum mudik Lebaran yang diprediksi akan mengalami peningkatan mobilitas penumpang.

Memastikan Kesiapan Sarana dan Pelayanan

Dalam kunjungannya, Kadishubkominfo meninjau sejumlah fasilitas pendukung pelayanan penumpang di Stasiun Rajapolah. Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain kondisi area peron, akses keluar masuk penumpang, serta kesiapan fasilitas umum yang menunjang kenyamanan pengguna jasa kereta api.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan transportasi publik sekaligus memastikan masyarakat dapat menggunakan moda transportasi kereta api dengan aman, nyaman, dan tertib.

Menurut Rahayu, kesiapan fasilitas transportasi merupakan faktor penting dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat, terutama pada masa persiapan Lebaran 2026 yang biasanya diiringi dengan peningkatan jumlah penumpang secara signifikan.

Dorong Konektivitas Wilayah

Kabar baik bagi warga Kabupaten Tasikmalaya, bahwa mulai 14 Maret 2026Kereta Api Serayu resmi berhenti di Stasiun Rajapolah Tasikmalaya, sehingga masyarakat kini memiliki akses transportasi kereta api yang lebih dekat tanpa harus menuju stasiun yang lebih jauh.

Informasi tersebut disampaikan melalui sosialisasi yang menegaskan bahwa pemberhentian kereta di Stasiun Rajapolah Tasikmalaya bertujuan mempermudah mobilitas masyarakat, khususnya bagi warga wilayah utara Kabupaten Tasikmalaya seperti Rajapolah, Jamanis, Sukahening, hingga Cisayong.

Dengan adanya pemberhentian Kereta Api Serayu di Stasiun Rajapolah Tasikmalaya, warga kini dapat naik dan turun kereta api dari stasiun yang lokasinya lebih dekat dengan tempat tinggal mereka.Layanan naik turun penumpang Kereta Api Serayu di Stasiun Rajapolah diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi konektivitas transportasi masyarakat di wilayah Kabupaten Tasikmalaya dan sekitarnya.

Dengan adanya layanan tersebut, masyarakat memiliki alternatif moda transportasi yang lebih efisien dan terjangkau untuk melakukan perjalanan ke berbagai daerah, terutama menuju kota-kota besar di Pulau Jawa.

Selain itu, keberadaan layanan kereta api juga dinilai dapat membantu mengurangi kepadatan arus lalu lintas di jalur darat, khususnya pada periode mudik dan balik Lebaran.

Kolaborasi Pemerintah Daerah

Dalam kegiatan peninjauan tersebut, Kadishubkominfo Kabupaten Tasikmalaya turut didampingi oleh Camat Rajapolah serta sejumlah pejabat terkait di lingkungan Dishubkominfo, termasuk Kepala Bidang Angkutan dan Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik (IKP).

Kolaborasi antar unsur pemerintah daerah ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memastikan kesiapan transportasi publik di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Pemerintah daerah berharap, melalui berbagai langkah persiapan yang dilakukan sejak dini, pelayanan transportasi kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik, terutama dalam menghadapi lonjakan mobilitas pada momentum persiapan Lebaran 2026.

Dengan kesiapan sarana transportasi yang memadai, masyarakat diharapkan dapat melakukan perjalanan dengan lebih aman, nyaman, dan lancar. (red)

  • Penulis: Redaktur Kanal Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • APBD Kabupaten Tasikmalaya Tak Cukup Hanya Dokumen Anggaran

    APBD Kabupaten Tasikmalaya Tak Cukup Hanya Dokumen Anggaran

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, Berita Tasikmalaya – Isu transparansi pengelolaan keuangan daerah kembali mengemuka di Kabupaten Tasikmalaya. Dorongan agar pemerintah daerah membuka akses informasi anggaran secara utuh menguat, seiring tuntutan publik agar keterbukaan tidak berhenti pada dokumen formal APBD, tetapi diperluas hingga pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD. Sorotan ini mencuat setelah Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Komisi I, […]

  • Prediksi Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026

    Prediksi Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA OLAHRAGA – Prediksi Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis tidak lengkap tanpa melihat perbandingan kekuatan kedua tim di FIFA Series 2026. Secara ranking dan pengalaman, Timnas Indonesia masih lebih unggul dibanding lawannya. Timnas Indonesia diperkuat pemain seperti Jay Idzes dan Emil Audero yang bermain di level kompetisi tinggi. Sementara Saint Kitts […]

  • SWAKKA Resmi Berdiri, Perkuat Komunitas Media Priangan Timur

    SWAKKA Resmi Berdiri, Perkuat Komunitas Media Priangan Timur

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Sejumlah perwakilan media online di wilayah Priangan Timur menyepakati pembentukan sebuah komunitas baru bernama SWAKKA. Kesepakatan tersebut lahir setelah diskusi intensif yang digelar di Kota Tasikmalaya, Rabu (5/11/2025). SWAKKA merupakan akronim dari “Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif”. Istilah sawala diambil dari bahasa Sunda yang berarti musyawarah atau ruang bertukar […]

  • Dugaan Pelanggaran, Audiensi Dibuka Kejanggalan Justru Mengemuka

    Dugaan Pelanggaran, Audiensi Dibuka Kejanggalan Justru Mengemuka

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Musyawarah yang semula diharapkan menjadi ruang klarifikasi justru berubah menjadi panggung terbukanya berbagai kejanggalan proyek. Hal itu terjadi dalam audiensi publik yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Selasa (23/12/2025), terkait proyek Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Cikalang 2 senilai Rp5,6 miliar di bawah Balai Besar Wilayah Sungai […]

  • KH Miftah Fauzi: Ribuan Pedagang Pasar Cikurubuk Masih Menunggu Sikap Tegas Pemkot Tasikmalaya

    KH Miftah Fauzi: Ribuan Pedagang Pasar Cikurubuk Masih Menunggu Sikap Tegas Pemkot Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Tokoh ulama dan masyarakat Tasikmalaya, KH Miftah Fauzi, menyatakan bahwa dirinya bersama ribuan pedagang Pasar Cikurubuk hingga kini masih menunggu sikap konkret Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam menyelesaikan persoalan pasar tradisional. Penantian tersebut berlangsung meski komunikasi langsung dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya telah dilakukan dan disebut mendapat respons […]

  • Praktisi Pendidikan Tegaskan: TPG Bukan Alasan Menghapus Honor Rutin Guru

    Praktisi Pendidikan Tegaskan: TPG Bukan Alasan Menghapus Honor Rutin Guru

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle adminkanaljabar
    • visibility 273
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA TASIKMALAYA, Kebijakan pendidikan yang seharusnya memperkuat kesejahteraan guru justru berpotensi menimbulkan paradoks baru. Di Jawa Barat, sejumlah guru sekolah swasta mulai merasakan tekanan ekonomi setelah penerapan aturan terbaru terkait penggunaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP). Praktisi pendidikan Yuda Nugraha, S.Pd., M.M. dalam wawancara khusus, (5 Maret 2026) menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi tersebut, […]

expand_less