Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jabar » Sapma PP Kota Tasikmalaya Akan Gelar Aksi Mosi Tidak Percaya terhadap Wali Kota

Sapma PP Kota Tasikmalaya Akan Gelar Aksi Mosi Tidak Percaya terhadap Wali Kota

  • account_circle Redaktur Kanal Jabar
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 222
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYASatuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) Kota Tasikmalaya memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa bertajuk Mosi Tidak Percaya terhadap kepemimpinan kepala daerah Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan dan Diky Candra. Aksi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 9 Februari 2026, dengan titik akhir di Balai Kota Tasikmalaya.

Ketua Sapma PP Kota Tasikmalaya, Muamar Khadapi, mengatakan kepastian aksi diambil setelah pihaknya menggelar konsolidasi internal praaksi yang diikuti oleh pengurus dan anggota organisasi.

“Kami sudah menyelesaikan konsolidasi. Insya Allah Senin aksi dilaksanakan sesuai agenda,” kata Khadapi saat dikonfirmasi, Jumat (6/2).

Rute dan Perkiraan Jumlah Peserta

Khadapi menjelaskan, massa aksi dijadwalkan bergerak dari kawasan Gedung Kesenian Dadaha sebagai titik awal. Selanjutnya, massa akan melintasi Jalan HZ Mustofa, menuju Bundaran By Pass, masuk ke jalur Cilembang, dilanjutkan ke kawasan Rancabango, sebelum akhirnya tiba di Balai Kota Tasikmalaya sebagai titik akhir.

Peserta aksi disebut berasal dari pengurus dan anggota Sapma PP Kota Tasikmalaya. Selain itu, dukungan juga akan datang dari perwakilan Sapma PP wilayah Priangan Timur sebagai bentuk solidaritas.

“Estimasi peserta sekitar 250 orang. Itu belum termasuk elemen masyarakat umum,” ujar Khadapi.

Ia menambahkan, sejumlah organisasi lain juga dikabarkan akan turut bergabung dalam aksi tersebut.

Latar Belakang Pengusungan Mosi Tidak Percaya

Menurut Khadapi, pengusungan tagar Mosi Tidak Percaya dipilih sebagai representasi keresahan kolektif terhadap arah kebijakan Pemerintah Kota Tasikmalaya yang dinilai belum menyentuh persoalan mendasar masyarakat.

Tagar tersebut, lanjut dia, juga dimaksudkan sebagai penanda bahwa kritik publik yang disuarakan tidak lagi bersifat sporadis, melainkan terorganisir.

Aksi ini, kata Khadapi, tidak terlepas dari rangkaian kritik publik yang sebelumnya muncul melalui aksi mahasiswa serta pemasangan spanduk bernada protes di sekitar Balai Kota Tasikmalaya.

Momentum Satu Tahun Kepemimpinan

Sapma PP menilai momentum satu tahun kepemimpinan kepala daerah menjadi waktu yang relevan untuk melakukan evaluasi publik. Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya diketahui dilantik pada 20 Februari 2025.

Dalam pandangan Sapma PP, satu tahun merupakan rentang waktu yang cukup bagi masyarakat untuk menilai arah kebijakan serta kinerja pemerintah daerah.

“Apa yang kami lakukan ini adalah bentuk tekanan moral dan politik agar suara publik mendapat perhatian serius,” kata Khadapi.

Isu yang Diusung dalam Aksi

Dalam aksi tersebut, Sapma PP mengusung grand isu bertajuk Tasik Usik: Tasikmalaya Darurat Kebijakan. Isu ini, menurut Khadapi, mencerminkan akumulasi kritik terhadap kebijakan pemerintah daerah yang dinilai belum berpihak pada kepentingan publik secara luas.

Ia menyebut, kritik yang disampaikan tidak diarahkan secara personal, melainkan pada kebijakan dan tata kelola pemerintahan daerah.

Dalam beberapa hari terakhir, lanjut dia, Sapma PP Kota Tasikmalaya juga menerima sejumlah pesan melalui akun media sosial mereka dari warga yang menyatakan keinginan untuk ikut serta dalam aksi karena memiliki keresahan yang sama.

Ujian Respons Pemerintah Daerah

Menjelang genap satu tahun masa kepemimpinan, aksi ini dipandang sebagai bagian dari dinamika demokrasi lokal. Sapma PP berharap pemerintah daerah dapat merespons kritik yang disampaikan secara terbuka dan terorganisir.

Khadapi menegaskan, mosi tidak percaya yang digaungkan melalui aksi tersebut dimaksudkan sebagai peringatan bahwa kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah sedang diuji.

“Ini bukan soal jumlah massa, tetapi soal tuntutan agar kebijakan dan komunikasi pemerintahan lebih responsif terhadap aspirasi warga,” kata dia. (red)

  • Penulis: Redaktur Kanal Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Cek Kesehatan Jadi Mudah: Jabar Gratiskan Biaya Pemeriksaan Mulai Bulan Depan”

    “Cek Kesehatan Jadi Mudah: Jabar Gratiskan Biaya Pemeriksaan Mulai Bulan Depan”

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 126
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA JABAR Mulai 1 Februari 2025, seluruh warga Jawa Barat akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan (medical check-up) secara gratis. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus memperluas akses layanan kesehatan yang berkualitas. Pj. Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, menegaskan bahwa program ini akan berlaku sesuai […]

  • KH Miftah Fauzi: Ribuan Pedagang Pasar Cikurubuk Masih Menunggu Sikap Tegas Pemkot Tasikmalaya

    KH Miftah Fauzi: Ribuan Pedagang Pasar Cikurubuk Masih Menunggu Sikap Tegas Pemkot Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Tokoh ulama dan masyarakat Tasikmalaya, KH Miftah Fauzi, menyatakan bahwa dirinya bersama ribuan pedagang Pasar Cikurubuk hingga kini masih menunggu sikap konkret Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam menyelesaikan persoalan pasar tradisional. Penantian tersebut berlangsung meski komunikasi langsung dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya telah dilakukan dan disebut mendapat respons […]

  • Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih di Kawali, Menghidupkan Jejak Sejarah Tatar Galuh

    Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih di Kawali, Menghidupkan Jejak Sejarah Tatar Galuh

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 161
    • 0Komentar

      Kanal Jabar, BERITA CIAMIS – Suasana khidmat dan penuh makna mewarnai Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih yang digelar pada Senin, 20 April 2026, di Kantor Desa Kawali hingga kawasan situs bersejarah Astana Gede Kawali, Kabupaten Ciamis. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya pelestarian warisan budaya Sunda, sekaligus menghidupkan kembali jejak sejarah kejayaan kerajaan-kerajaan di […]

  • 300 Pedagang Turun Jalan, Demo di Pasar Cikurubuk Soroti Dugaan Pelanggaran Izin

    300 Pedagang Turun Jalan, Demo di Pasar Cikurubuk Soroti Dugaan Pelanggaran Izin

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Aksi Demo di Pasar Cikurubuk berlangsung di kawasan Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, Senin (9/3/2026). Sekitar 300 pedagang bersama elemen masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Pasar Cikurubuk turun ke jalan untuk menyuarakan tuntutan kepada pemerintah daerah. Aksi tersebut dipicu oleh dugaan pelanggaran izin usaha yang dilakukan oleh Toko Sen […]

  • Pemkab Tasikmalaya Tegaskan Larangan Gratifikasi Bagi ASN

    Pemkab Tasikmalaya Tegaskan Larangan Gratifikasi Bagi ASN

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya resmi menerbitkan kebijakan tegas terkait larangan gratifikasi bagi aparatur sipil negara menjelang Hari Raya Idul Fitri. Melalui surat edaran Bupati Tasikmalaya, seluruh ASN Kabupaten Tasikmalaya dilarang meminta Tunjangan Hari Raya (THR) kepada masyarakat, perusahaan, maupun pihak yang memiliki hubungan kerja dengan pemerintah daerah. Kebijakan tersebut tertuang dalam […]

  • SWAKKA Resmi Berdiri, Perkuat Komunitas Media Priangan Timur

    SWAKKA Resmi Berdiri, Perkuat Komunitas Media Priangan Timur

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Sejumlah perwakilan media online di wilayah Priangan Timur menyepakati pembentukan sebuah komunitas baru bernama SWAKKA. Kesepakatan tersebut lahir setelah diskusi intensif yang digelar di Kota Tasikmalaya, Rabu (5/11/2025). SWAKKA merupakan akronim dari “Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif”. Istilah sawala diambil dari bahasa Sunda yang berarti musyawarah atau ruang bertukar […]

expand_less