Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jabar » Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih di Kawali, Menghidupkan Jejak Sejarah Tatar Galuh

Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih di Kawali, Menghidupkan Jejak Sejarah Tatar Galuh

  • account_circle Redaktur Kanal Jabar
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 114
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Kanal Jabar, BERITA CIAMIS – Suasana khidmat dan penuh makna mewarnai Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih yang digelar pada Senin, 20 April 2026, di Kantor Desa Kawali hingga kawasan situs bersejarah Astana Gede Kawali, Kabupaten Ciamis. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya pelestarian warisan budaya Sunda, sekaligus menghidupkan kembali jejak sejarah kejayaan kerajaan-kerajaan di tanah Galuh.

Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis turut ambil bagian dalam prosesi tersebut, bersama unsur masyarakat dan tokoh budaya. Kirab ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum reflektif untuk mengingat kembali akar sejarah yang menjadi identitas masyarakat Tatar Galuh.

Simbol Kebesaran Kerajaan Sunda

Dalam Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih, perhatian publik tertuju pada Mahkota Binokasih Sang Hyang Pake, sebuah simbol kebesaran raja-raja Sunda yang sarat nilai historis. Mahkota ini diyakini sebagai peninggalan dari era Kerajaan Sunda pada abad ke-14.

Berdasarkan catatan sejarah, mahkota tersebut dibuat di kawasan Astana Gede Kawali oleh Raja Galuh, Sanghyang Bunisora Suradipati, yang memerintah pada periode 1357 hingga 1371. Mahkota Binokasih tidak hanya berfungsi sebagai atribut kerajaan, tetapi juga menjadi lambang legitimasi kekuasaan, keabadian, serta kemakmuran sebuah peradaban.

Nilai simbolik inilah yang menjadikan Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih memiliki makna lebih dari sekadar tradisi tahunan. Ia menjadi pengingat akan kesinambungan sejarah dari Kerajaan Galuh, Pajajaran, hingga Sumedang Larang yang memiliki keterkaitan erat dalam perjalanan panjang peradaban Sunda.

Astana Gede Kawali, Saksi Bisu Peradaban

Kawasan Astana Gede Kawali yang menjadi salah satu titik utama dalam Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih merupakan situs bersejarah yang menyimpan banyak peninggalan penting. Di lokasi ini, terdapat prasasti dan struktur batu yang menjadi bukti kejayaan masa lalu.

Sebagai situs cagar budaya, Astana Gede Kawali tidak hanya memiliki nilai arkeologis, tetapi juga menjadi pusat edukasi sejarah bagi masyarakat. Kirab Mahkota Binokasih yang melintasi kawasan ini memperkuat narasi bahwa sejarah bukan sekadar cerita masa lalu, melainkan fondasi yang membentuk jati diri bangsa.

Kehadiran masyarakat dalam prosesi kirab juga menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya masih hidup dan dijaga secara kolektif. Hal ini menjadi sinyal positif bagi upaya pelestarian budaya di tengah arus modernisasi.

Napak Tilas Sejarah dan Penguatan Identitas

Pelaksanaan Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih di Ciamis menjadi bagian dari kegiatan napak tilas sejarah yang memiliki tujuan strategis, yakni memperkuat identitas budaya masyarakat lokal. Melalui kegiatan ini, generasi muda diajak untuk mengenal lebih dekat sejarah leluhur mereka.

Dalam konteks kekinian, pelestarian budaya tidak hanya berhenti pada aspek seremonial, tetapi juga perlu diintegrasikan dengan edukasi dan pengembangan pariwisata berbasis budaya. Kirab Mahkota Binokasih berpotensi menjadi daya tarik wisata sejarah yang mampu meningkatkan kunjungan ke kawasan Ciamis, khususnya Kawali.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas budaya, dan masyarakat dalam menjaga warisan leluhur. Sinergi ini penting agar nilai-nilai sejarah tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

Pelestarian Budaya di Tengah Tantangan Modernisasi

Di tengah derasnya arus globalisasi, pelestarian budaya lokal menjadi tantangan tersendiri. Tradisi seperti Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih menjadi salah satu upaya konkret untuk menjaga eksistensi budaya Sunda agar tetap relevan.

Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Disbudpora terus mendorong berbagai program yang berfokus pada pelestarian budaya, termasuk revitalisasi situs sejarah, penyelenggaraan event budaya, hingga edukasi berbasis kearifan lokal.

Langkah ini dinilai penting untuk memastikan bahwa generasi mendatang tidak kehilangan jati diri budaya mereka. Sebab, budaya bukan hanya warisan, tetapi juga sumber nilai yang membentuk karakter masyarakat.

Warisan Leluhur sebagai Kebanggaan Daerah

Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih tidak hanya menjadi perayaan budaya, tetapi juga simbol kebanggaan masyarakat Ciamis terhadap warisan leluhur mereka. Mahkota Binokasih sebagai artefak bersejarah menjadi penghubung antara masa lalu, masa kini, dan masa depan.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diingatkan bahwa menjaga sejarah berarti menjaga identitas. Upaya pelestarian budaya harus terus dilakukan secara berkelanjutan, baik oleh pemerintah maupun masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan, Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk terus melestarikan nilai-nilai sejarah dan budaya sebagai bagian dari kekuatan bangsa.(4i) 

  • Penulis: Redaktur Kanal Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puncak Arus Balik: Kendaraan Menuju Jabodetabek Meningkat Tajam

    Puncak Arus Balik: Kendaraan Menuju Jabodetabek Meningkat Tajam

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA NASIONAL – Puncak arus balik Lebaran 1447 Hijriah mulai terlihat menjelang akhir masa libur panjang. Volume kendaraan yang kembali menuju wilayah Jabodetabek mengalami lonjakan signifikan pada Sabtu, 28 Maret 2026. Data dari Jasa Marga melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad mencatat sebanyak 186.207 kendaraan masuk ke Jabodetabek melalui empat gerbang tol utama. Angka ini […]

  • Belanja Ratusan Miliar Tanpa BAST, Pemkot Tasikmalaya Diminta Transparan

    Belanja Ratusan Miliar Tanpa BAST, Pemkot Tasikmalaya Diminta Transparan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Pengelolaan anggaran Pemerintah Kota Tasikmalaya kembali menjadi sorotan. Komunitas Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif (SWAKKA) menilai realisasi belanja daerah senilai lebih dari Rp145 miliar belum didukung laporan serah terima atau Berita Acara Serah Terima (BAST) yang sah. Sekretaris SWAKKA, Asep Ishak, mengatakan ketiadaan BAST atas belanja yang telah direalisasikan […]

  • Air Tak Mengalir, Proyek Irigasi Cikalang Rp5,6 Miliar Dipertanyakan

    Air Tak Mengalir, Proyek Irigasi Cikalang Rp5,6 Miliar Dipertanyakan

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Kang Wahid, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek irigasi Cikalang setelah menerima laporan dari Forum Masyarakat Peduli Cikalang. Sidak tersebut dilakukan untuk menampung aspirasi masyarakat sekaligus memastikan kondisi sebenarnya di lapangan terkait proyek normalisasi irigasi yang didanai oleh APBN sebesar Rp5,6 miliar melalui program […]

  • Senyum Anak Yatim di Bulan Suci, HMI Gelar Santunan di Tanjungkerta Tasikmalaya

    Senyum Anak Yatim di Bulan Suci, HMI Gelar Santunan di Tanjungkerta Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 105
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA TASIKMALAYA Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Latifah bersama HMI Komisariat Pagerageung kembali menunjukkan komitmennya dalam kegiatan sosial keagamaan melalui program santunan anak yatim bertajuk MERPATI (Merawat Ramadhan Penuh Arti). Kegiatan tersebut digelar di Desa Tanjungkerta, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (13/3/2026), bertepatan dengan 23 Ramadhan 1447 Hijriah. Program yang telah memasuki pelaksanaan tahun […]

  • SWAKKA: Komunitas Baru bagi Wartawan dan Konten Kreator

    SWAKKA: Komunitas Baru bagi Wartawan dan Konten Kreator

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle adminkanaljabar
    • visibility 120
    • 0Komentar

    kanaljabar.com, EDITORIAL. Sebuah komunitas baru bernama SWAKKA disepakati untuk berdiri oleh perwakilan sejumlah media di wilayah Priangan Timur. Kesepakatan itu lahir setelah diskusi panjang selama hampir empat jam, Rabu (5/11/2025), di Kota Tasikmalaya. SWAKKA merupakan singkatan dari Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif. Kata Sawala diambil dari bahasa Sunda yang berarti musyawarah atau ruang bertukar pikiran. Nama itu dipilih karena […]

  • SWAKKA Resmi Berdiri, Perkuat Komunitas Media Priangan Timur

    SWAKKA Resmi Berdiri, Perkuat Komunitas Media Priangan Timur

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Sejumlah perwakilan media online di wilayah Priangan Timur menyepakati pembentukan sebuah komunitas baru bernama SWAKKA. Kesepakatan tersebut lahir setelah diskusi intensif yang digelar di Kota Tasikmalaya, Rabu (5/11/2025). SWAKKA merupakan akronim dari “Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif”. Istilah sawala diambil dari bahasa Sunda yang berarti musyawarah atau ruang bertukar […]

expand_less