Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jabar » Menakar Efektivitas Birokrasi dan Kepemimpinan di Pemerintah Kota Tasikmalaya

Menakar Efektivitas Birokrasi dan Kepemimpinan di Pemerintah Kota Tasikmalaya

  • account_circle Admin Kanal Jabar
  • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
  • visibility 136
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kanaljabar.com, BERITA TASIKMALAYA Memasuki satu tahun terakhir masa kepemimpinan di Kota Tasikmalaya, berbagai catatan evaluatif mulai bermunculan dari sejumlah elemen masyarakat. Sorotan utama tertuju pada tata kelola birokrasi yang dinilai masih menghadapi sejumlah kendala, khususnya dalam koordinasi internal dan efektivitas pelaksanaan program strategis daerah.

Sejumlah isu penting di lingkungan Pemerintah Kota disebut belum berjalan maksimal. Kritik pun mengemuka terhadap kinerja Wali Kota, terutama dalam memastikan sinkronisasi kebijakan dan stabilitas internal pemerintahan. KNPI Kota Tasikmalaya secara terbuka menyoroti dugaan dominasi sekelompok pejabat dalam struktur strategis Pemerintah Kota Tasikmalaya. Sorotan ini mencuat setelah pernyataan Dhany Tardiwan Noor, dalam kapasitasnya sebagai Ketua KNPI Kota Tasikmalaya, dalam wawancaranya, Senin, 16 Februari 2026.

Komunikasi yang dinilai kurang efektif

Salah satu yang disoroti adalah pola komunikasi antar pimpinan yang disebut kerap disampaikan melalui ajudan atau sekretaris pribadi. Kondisi ini dinilai berisiko menimbulkan miskomunikasi serta memperlambat pengambilan keputusan strategis. “Dalam dinamika birokrasi yang kompleks, komunikasi langsung dan terbuka dianggap menjadi kunci untuk menjaga soliditas kepemimpinan”

Selain itu, muncul pula informasi bahwa agenda Wali Kota sempat dialihkan kepada Wakil Wali Kota, sehingga beberapa kegiatan pemerintahan menumpuk dalam waktu bersamaan. Situasi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas manajemen agenda serta pembagian peran dalam struktur kepemimpinan daerah.

Fokus dan selaras dalam pelayanan publik

Pengamat juga mengingatkan agar tidak terjadi “permainan catur” dalam tata kelola pemerintahan, istilah yang menggambarkan manuver internal yang berpotensi menimbulkan persepsi dinamika kurang sehat. Kepemimpinan daerah diharapkan berjalan selaras dan fokus pada pelayanan publik, bukan pada tarik-menarik kepentingan internal.

Lebih jauh, ditegaskan bahwa jalannya pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota semata. Peran Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Sekretaris Daerah (Sekda) sebagai koordinator birokrasi Pemerintah Kota Tasikmalaya menjadi faktor krusial dalam menjaga stabilitas dan efektivitas organisasi. Sistem koordinasi dan tata kelola internal pun dipertanyakan, terutama menyangkut bagaimana Sekda menjalankan fungsi pengendalian, pembinaan, dan pengawasan lintas perangkat daerah.

Dominasi memicu kekhawatiran terhadap arah kebijakan

Sorotan lainnya tertuju pada adanya satu rumpun atau kelompok ASN yang dinilai cukup dominan di sejumlah perangkat daerah. Beberapa instansi yang disebut antara lain BKPSDM, Disporabudpar, Diskum Perindag, Satpol PP, Disnaker, Setwan, Bapenda, Disdik, Dishub, Asda 1, Asda 3, dan Kesbangpol. Bahkan, dari 10 kecamatan di Kota Tasikmalaya, sembilan di antaranya disebut diisi oleh rumpun ASN tersebut.

Kondisi dominasi ini dikhawatirkan dapat memengaruhi arah kebijakan serta realisasi program pemerintah daerah apabila tidak diimbangi dengan prinsip meritokrasi dan profesionalisme. Pemerintahan daerah yang sehat dituntut mampu menjaga keseimbangan komposisi SDM, mengedepankan kompetensi, serta memastikan rotasi jabatan berjalan secara objektif dan transparan.

Pada akhirnya, masyarakat berharap Pemerintah Kota Tasikmalaya dapat kembali fokus pada pelaksanaan program dan visi dalam RPJMD. Semangat mewujudkan “Harapan Baru Tasik Maju” diharapkan tidak sekadar menjadi slogan, tetapi benar-benar terealisasi melalui pelayanan publik yang optimal, tata kelola yang solid, serta kepemimpinan yang harmonis dan profesional. (4i)

  • Penulis: Admin Kanal Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Milad ke-11 UMTAS, Muhammadiyah Dorong Penguatan Kualitas dan Ekspansi Prodi

    Milad ke-11 UMTAS, Muhammadiyah Dorong Penguatan Kualitas dan Ekspansi Prodi

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, Berita Tasikmalaya – Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) memasuki usia ke-11 tahun sebagai institusi pendidikan tinggi. Momentum milad ke-11 UMTAS dimaknai sebagai fase kematangan menuju penguatan kualitas akademik dan perluasan peran strategis kampus dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan berkepribadian. Hal tersebut disampaikan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat, Prof. Yadi Januar, dalam […]

  • Upah Rendah, Ekonomi Tumbuh: Pelajaran dari Vietnam untuk Ciamis

    Upah Rendah, Ekonomi Tumbuh: Pelajaran dari Vietnam untuk Ciamis

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 179
    • 0Komentar

    kanaljabar.com. BERITA CIAMIS. Sehari setelah artikel tentang anugerah, upah, dan integritas Ciamis terbit, redaksi menerima satu pesan WhatsApp. Singkat. Tanpa salam pembuka. Tanpa nada menggurui. “Berapa UMK Vietnam yang sekarang menuju negara industri?” Baca juga: Ciamis 2025: Bertabur Anugerah, UMK Terlemah, Integritas? Pesan itu datang dari seorang pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ciamis. Tidak defensif. […]

  • Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih di Kawali, Menghidupkan Jejak Sejarah Tatar Galuh

    Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih di Kawali, Menghidupkan Jejak Sejarah Tatar Galuh

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 179
    • 0Komentar

      Kanal Jabar, BERITA CIAMIS – Suasana khidmat dan penuh makna mewarnai Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih yang digelar pada Senin, 20 April 2026, di Kantor Desa Kawali hingga kawasan situs bersejarah Astana Gede Kawali, Kabupaten Ciamis. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya pelestarian warisan budaya Sunda, sekaligus menghidupkan kembali jejak sejarah kejayaan kerajaan-kerajaan di […]

  • Melawan Hoaks dari Desa, Roni Imroni Raih Sorot News Golden Award 2025

    Melawan Hoaks dari Desa, Roni Imroni Raih Sorot News Golden Award 2025

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Di tengah derasnya arus informasi digital, penyebaran berita hoaks menjadi tantangan serius bagi masyarakat, termasuk di daerah. Di Kabupaten Tasikmalaya, upaya melawan hoaks tidak selalu hadir melalui kampanye besar, melainkan tumbuh dari penguatan literasi digital di tingkat desa. Atas konsistensinya membangun komunikasi publik yang sehat dan memberdayakan masyarakat dalam menghadapi […]

  • Silaturahmi dan Audiensi Komunitas SWAKKA Bangun Kemitraan Strategis di Tasikmalaya

    Silaturahmi dan Audiensi Komunitas SWAKKA Bangun Kemitraan Strategis di Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Komunitas Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif (SWAKKA) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sinergi lintas sektor pasca deklarasi yang digelar pada 12 Februari 2026. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui kegiatan silaturahmi dan audiensi komunitas SWAKKA dengan sejumlah perangkat daerah di Kota Tasikmalaya. Kegiatan yang berlangsung pada Senin siang […]

  • Serbuan Barang Impor Mengguncang Pasar Indonesia

    Serbuan Barang Impor Mengguncang Pasar Indonesia

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 139
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA NASIONAL Tahun 2025 belum juga mencapai garis tengah. Namun, Indonesia—negeri agraris-maritim yang sering dibanggakan sebagai kaya sumber daya—kembali kebanjiran tamu dari luar negeri. Mereka datang bukan sebagai wisatawan, melainkan sebagai barang impor. Dan seperti biasa, semuanya dibayar lunas. Dari setrika pintar beraksen Mandarin, bantal aromaterapi asal Thailand, hingga pakaian olahraga buatan Vietnam yang […]

expand_less