Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jabar » Menakar Efektivitas Birokrasi dan Kepemimpinan di Pemerintah Kota Tasikmalaya

Menakar Efektivitas Birokrasi dan Kepemimpinan di Pemerintah Kota Tasikmalaya

  • account_circle Admin Kanal Jabar
  • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kanaljabar.com, BERITA TASIKMALAYA Memasuki satu tahun terakhir masa kepemimpinan di Kota Tasikmalaya, berbagai catatan evaluatif mulai bermunculan dari sejumlah elemen masyarakat. Sorotan utama tertuju pada tata kelola birokrasi yang dinilai masih menghadapi sejumlah kendala, khususnya dalam koordinasi internal dan efektivitas pelaksanaan program strategis daerah.

Sejumlah isu penting di lingkungan Pemerintah Kota disebut belum berjalan maksimal. Kritik pun mengemuka terhadap kinerja Wali Kota, terutama dalam memastikan sinkronisasi kebijakan dan stabilitas internal pemerintahan. KNPI Kota Tasikmalaya secara terbuka menyoroti dugaan dominasi sekelompok pejabat dalam struktur strategis Pemerintah Kota Tasikmalaya. Sorotan ini mencuat setelah pernyataan Dhany Tardiwan Noor, dalam kapasitasnya sebagai Ketua KNPI Kota Tasikmalaya, dalam wawancaranya, Senin, 16 Februari 2026.

Komunikasi yang dinilai kurang efektif

Salah satu yang disoroti adalah pola komunikasi antar pimpinan yang disebut kerap disampaikan melalui ajudan atau sekretaris pribadi. Kondisi ini dinilai berisiko menimbulkan miskomunikasi serta memperlambat pengambilan keputusan strategis. “Dalam dinamika birokrasi yang kompleks, komunikasi langsung dan terbuka dianggap menjadi kunci untuk menjaga soliditas kepemimpinan”

Selain itu, muncul pula informasi bahwa agenda Wali Kota sempat dialihkan kepada Wakil Wali Kota, sehingga beberapa kegiatan pemerintahan menumpuk dalam waktu bersamaan. Situasi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas manajemen agenda serta pembagian peran dalam struktur kepemimpinan daerah.

Fokus dan selaras dalam pelayanan publik

Pengamat juga mengingatkan agar tidak terjadi “permainan catur” dalam tata kelola pemerintahan, istilah yang menggambarkan manuver internal yang berpotensi menimbulkan persepsi dinamika kurang sehat. Kepemimpinan daerah diharapkan berjalan selaras dan fokus pada pelayanan publik, bukan pada tarik-menarik kepentingan internal.

Lebih jauh, ditegaskan bahwa jalannya pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota semata. Peran Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Sekretaris Daerah (Sekda) sebagai koordinator birokrasi Pemerintah Kota Tasikmalaya menjadi faktor krusial dalam menjaga stabilitas dan efektivitas organisasi. Sistem koordinasi dan tata kelola internal pun dipertanyakan, terutama menyangkut bagaimana Sekda menjalankan fungsi pengendalian, pembinaan, dan pengawasan lintas perangkat daerah.

Dominasi memicu kekhawatiran terhadap arah kebijakan

Sorotan lainnya tertuju pada adanya satu rumpun atau kelompok ASN yang dinilai cukup dominan di sejumlah perangkat daerah. Beberapa instansi yang disebut antara lain BKPSDM, Disporabudpar, Diskum Perindag, Satpol PP, Disnaker, Setwan, Bapenda, Disdik, Dishub, Asda 1, Asda 3, dan Kesbangpol. Bahkan, dari 10 kecamatan di Kota Tasikmalaya, sembilan di antaranya disebut diisi oleh rumpun ASN tersebut.

Kondisi dominasi ini dikhawatirkan dapat memengaruhi arah kebijakan serta realisasi program pemerintah daerah apabila tidak diimbangi dengan prinsip meritokrasi dan profesionalisme. Pemerintahan daerah yang sehat dituntut mampu menjaga keseimbangan komposisi SDM, mengedepankan kompetensi, serta memastikan rotasi jabatan berjalan secara objektif dan transparan.

Pada akhirnya, masyarakat berharap Pemerintah Kota Tasikmalaya dapat kembali fokus pada pelaksanaan program dan visi dalam RPJMD. Semangat mewujudkan “Harapan Baru Tasik Maju” diharapkan tidak sekadar menjadi slogan, tetapi benar-benar terealisasi melalui pelayanan publik yang optimal, tata kelola yang solid, serta kepemimpinan yang harmonis dan profesional. (4i)

  • Penulis: Admin Kanal Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidang Lanjutan Resbob Memanas, Kewenangan PN Bandung Digugat

    Sidang Lanjutan Resbob Memanas, Kewenangan PN Bandung Digugat

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA BANDUNG – Sidang lanjutan Resbob dalam perkara dugaan ujaran kebencian bernuansa SARA terhadap etnis Sunda berlangsung alot di Pengadilan Negeri Bandung, Rabu (4/3/2026). Dalam agenda pembacaan eksepsi, tim kuasa hukum Muhammad Adimas Firdaus Putra Nashihan alias Resbob melancarkan perlawanan yuridis secara frontal. Alih-alih masuk ke pokok perkara, kuasa hukum meminta majelis hakim […]

  • Air Tak Mengalir, Proyek Irigasi Cikalang Rp5,6 Miliar Dipertanyakan

    Air Tak Mengalir, Proyek Irigasi Cikalang Rp5,6 Miliar Dipertanyakan

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Kang Wahid, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek irigasi Cikalang setelah menerima laporan dari Forum Masyarakat Peduli Cikalang. Sidak tersebut dilakukan untuk menampung aspirasi masyarakat sekaligus memastikan kondisi sebenarnya di lapangan terkait proyek normalisasi irigasi yang didanai oleh APBN sebesar Rp5,6 miliar melalui program […]

  • Silaturahmi PPM Ciamis: Kolaborasi Pemuda dan Pemangku Kebijakan

    Silaturahmi PPM Ciamis: Kolaborasi Pemuda dan Pemangku Kebijakan

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA CIAMIS– Perkumpulan Pemuda dan Mahasiswa (PPM) Ciamis menggelar kegiatan Halal Bihalal sebagai ajang mempererat hubungan lintas generasi sekaligus membangun sinergi antara pemuda dan pemerintah daerah. Kegiatan yang berlangsung di Gedung KBOK Panumbangan, Minggu (29/3), berjalan khidmat dengan menghadirkan sejumlah tokoh penting di Kabupaten Ciamis. Momentum ini dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi strategis antara […]

  • Unigal Jadi Indikator dan Fasilitator, Pj Bupati Ciamis Lepas Peserta KKN

    Unigal Jadi Indikator dan Fasilitator, Pj Bupati Ciamis Lepas Peserta KKN

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 3
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA CIAMIS Universitas Galuh (Unigal) Ciamis sebagai salah satu perguruan tinggi strategis berperan penting sebagai indikator dan fasilitator dalam mengatasi berbagai permasalahan kompleks, khususnya di tingkat desa. Hal ini disampaikan Pj. Bupati Ciamis, Budi Waluya, saat melepas 508 peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Galuh Ciamis Tahun 2024/2025 di Halaman Pendopo Ciamis, Kamis (30/01/2025). […]

  • Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya, Tegaskan Komitmen Ketahanan Pangan

    Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya, Tegaskan Komitmen Ketahanan Pangan

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 1
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA NASIONAL Beberapa hari setelah perayaan Idul Fitri, suasana pertanian Indonesia semakin semarak. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, turun langsung ke ladang untuk memimpin Panen Raya Nasional di Desa Randegan Wetan, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari panen serentak yang digelar di 14 provinsi dan 157 […]

  • Terkadang Prestasi Tak Cukup Mengalahkan Kemiskinan

    Terkadang Prestasi Tak Cukup Mengalahkan Kemiskinan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA Siang hari, ia duduk rapi di bangku kelas. Nilainya tinggi. Ranking dua. Guru mengenalnya sebagai anak yang rajin dan cepat memahami pelajaran. Namun ketika malam turun di Kota Tasikmalaya, realitas berbicara lain. Ia berdiri di trotoar pusat kota, menengadahkan tangan demi beberapa lembar rupiah. Namanya Nisa. Dan kisahnya membuka kembali perdebatan […]

expand_less