Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Dunia » Selat Hormuz Lumpuh! Konflik Timur Tengah Memanas dan Harga Minyak Melonjak

Selat Hormuz Lumpuh! Konflik Timur Tengah Memanas dan Harga Minyak Melonjak

  • account_circle Redaktur Kanal Jabar
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • visibility 207
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kanal Jabar, BERITA INTERNASIONAL – Konflik Timur Tengah memasuki fase yang jauh lebih berbahaya setelah Iran meningkatkan serangan terhadap infrastruktur sipil dan jaringan transportasi di kawasan Teluk pada Rabu (11/3/2026).

Serangan tersebut dilaporkan menargetkan sejumlah kapal komersial serta area sekitar Bandara Internasional Dubai. Aksi ini terjadi di tengah gelombang serangan udara yang terus dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Eskalasi terbaru ini membuat Konflik Timur Tengah semakin meluas dari wilayah Gaza dan Lebanon menuju kawasan Teluk, yang merupakan pusat distribusi energi global. Para pejabat Iran bahkan memperingatkan bahwa perang bisa berlangsung lama dan berpotensi mengguncang ekonomi dunia.

Ancaman terbesar datang dari gangguan pasokan minyak global yang sangat bergantung pada jalur pelayaran di kawasan tersebut.


Perang 12 Hari dan Tanda Kebuntuan Militer

Setelah hampir dua pekan pertempuran, Konflik Timur Tengah kini menunjukkan tanda-tanda kebuntuan militer. Serangan balasan terus terjadi di berbagai wilayah.

Israel masih melancarkan serangan udara ke target yang mereka sebut sebagai basis Hizbullah di Lebanon. Sebagai balasan, Iran dan kelompok tersebut menembakkan rudal serta roket ke wilayah Israel.

Dampaknya sangat besar terhadap warga sipil. Badan pengungsi PBB melaporkan sekitar 759.000 orang mengungsi di Lebanon, sementara lebih dari 92.000 orang melarikan diri ke Syria.

Ketegangan juga meningkat di kawasan Teluk. Kuwait menyatakan sistem pertahanan udaranya berhasil menembak jatuh delapan drone Iran. Sementara Arab Saudi melaporkan telah mencegat lima drone yang mengarah ke ladang minyak Shaybah.


Pemakaman Massal Komandan Iran

Di Iran, ribuan orang turun ke jalan mengikuti pemakaman massal sejumlah komandan militer yang tewas akibat serangan udara Amerika Serikat dan Israel.

Prosesi pemakaman berlangsung di Teheran dan beberapa kota lain dengan iringan bendera nasional serta potret pemimpin tertinggi Iran yang tewas pada awal perang, Ayatollah Ali Khamenei, serta putranya Mojtaba Khamenei.

Untuk pertama kalinya, pejabat Iran mengakui bahwa pemimpin baru negara tersebut juga mengalami luka dalam serangan udara yang menewaskan anggota keluarganya.

Duta Besar Iran untuk Siprus, Alireza Salarian, mengatakan pemimpin Iran itu mengalami luka di tangan, kaki, dan lengan sehingga diduga masih menjalani perawatan medis.

Sejak perang dimulai, tokoh tersebut belum muncul di hadapan publik.


AS dan Israel Tegaskan Operasi Militer Berlanjut

Meskipun tekanan internasional meningkat agar konflik dihentikan, pemerintah Amerika Serikat dan Israel memberi sinyal operasi militer akan terus dilanjutkan.

Menteri Pertahanan Israel Israel Katz menyatakan operasi akan berlangsung tanpa batas waktu hingga tujuan militer tercapai.

Sementara itu Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan pesan yang beragam. Ia sempat menyebut konflik ini sebagai operasi singkat, tetapi kemudian menegaskan bahwa perang belum selesai.

Trump bahkan mengklaim militer AS telah menghancurkan 58 kapal angkatan laut Iran, meski operasi militer masih akan berlanjut.


Selat Hormuz Lumpuh, Dunia Khawatir Krisis Energi

Salah satu dampak paling serius dari Konflik Timur Tengah saat ini adalah gangguan di Selat Hormuz, jalur pelayaran vital yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia.

Sejak perang dimulai, setidaknya 14 kapal dagang dilaporkan terkena serangan di kawasan Teluk.

Sebuah kapal kargo berbendera Thailand harus dievakuasi setelah ledakan memicu kebakaran. Kapal kontainer berbendera Jepang dan kapal kargo berbendera Kepulauan Marshall juga mengalami kerusakan.

Ratusan kapal kini tertahan di sekitar selat sempit tersebut karena khawatir menjadi sasaran serangan.

Situasi ini disebut sebagai gangguan pasokan energi terbesar sejak krisis minyak 1970-an.

Iran bahkan menyatakan tidak akan mengizinkan ekspor minyak melewati jalur itu sampai serangan Amerika Serikat dan Israel dihentikan.

Seorang juru bicara militer Iran memperingatkan bahwa harga minyak bisa melonjak hingga US$200 per barel jika konflik terus berlangsung.


Dampak Konflik Timur Tengah terhadap Dunia

Eskalasi Konflik Timur Tengah telah memicu kekhawatiran serius di berbagai negara karena berpotensi menimbulkan krisis energi global.

Harga minyak dunia telah melonjak melewati US$110 per barel, sementara lembaga energi internasional merekomendasikan pelepasan 400 juta barel cadangan minyak untuk menstabilkan pasar.

Gangguan logistik juga mulai terasa. Jalur penerbangan internasional dan pelayaran di kawasan Teluk mengalami pembatasan karena meningkatnya risiko keamanan.


Dampak Konflik Timur Tengah bagi Indonesia

Ketegangan yang terjadi di Timur Tengah juga berdampak langsung bagi Indonesia.

Beberapa potensi dampak yang mulai diantisipasi pemerintah antara lain:

1. Risiko kenaikan harga energi
Indonesia berpotensi menghadapi kenaikan biaya impor bahan bakar jika harga minyak global terus melonjak.

2. Gangguan pelayaran dan logistik
Sejumlah kapal perdagangan dilaporkan tertahan di jalur Teluk, termasuk kapal yang membawa komoditas energi.

3. Ancaman terhadap perjalanan haji dan umrah
Pemerintah sedang menyiapkan beberapa skenario untuk menghadapi kemungkinan gangguan penerbangan menuju Arab Saudi menjelang musim haji 2026.


Konflik Proksi yang Lama Membara

Para analis menilai eskalasi terbaru ini merupakan bagian dari konflik proksi yang sudah lama terjadi antara Iran dan Israel.

Perseteruan tersebut dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari rivalitas geopolitik, perbedaan ideologi, hingga perebutan pengaruh di kawasan Timur Tengah.

Selama konflik belum menemukan solusi diplomatik, situasi diperkirakan akan terus memanas dan berpotensi memicu krisis ekonomi global yang lebih luas. (red)

  • Penulis: Redaktur Kanal Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Tasikmalaya Tegaskan Larangan Gratifikasi Bagi ASN

    Pemkab Tasikmalaya Tegaskan Larangan Gratifikasi Bagi ASN

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya resmi menerbitkan kebijakan tegas terkait larangan gratifikasi bagi aparatur sipil negara menjelang Hari Raya Idul Fitri. Melalui surat edaran Bupati Tasikmalaya, seluruh ASN Kabupaten Tasikmalaya dilarang meminta Tunjangan Hari Raya (THR) kepada masyarakat, perusahaan, maupun pihak yang memiliki hubungan kerja dengan pemerintah daerah. Kebijakan tersebut tertuang dalam […]

  • Rumah Tertimpa Pohon di Salawu Kabupaten Tasikmalaya

    Rumah Tertimpa Pohon di Salawu Kabupaten Tasikmalaya

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, Berita Tasikmalaya – Peristiwa bencana alam kembali terjadi di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Sebuah rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan setelah tertimpa pohon tumbang akibat angin puting beliung yang melanda Desa Sundawenang, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, pada Sabtu (24/1/2026) sore. Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 18.00 WIB dan menyebabkan satu rumah warga mengalami kerusakan ringan. […]

  • Kejari Tahan Ketua DPRD Kota Banjar, Dugaan Korupsi Dipastikan

    Kejari Tahan Ketua DPRD Kota Banjar, Dugaan Korupsi Dipastikan

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle adminkanaljabar
    • visibility 181
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA BANJAR Kota Banjar, Jawa Barat, mendadak berguncang. Bukan oleh bencana alam, melainkan oleh kabar yang menghantam jantung kekuasaan lokal. Ketua DPRD Kota Banjar, Dadang Ramdhan Kalyubi (DRK), resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan dan transportasi pimpinan serta anggota dewan periode 2017–2021. Senin siang, 21 April 2025, suasana di Kejaksaan Negeri […]

  • Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya, Tegaskan Komitmen Ketahanan Pangan

    Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya, Tegaskan Komitmen Ketahanan Pangan

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle adminkanaljabar
    • visibility 197
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA NASIONAL Beberapa hari setelah perayaan Idul Fitri, suasana pertanian Indonesia semakin semarak. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, turun langsung ke ladang untuk memimpin Panen Raya Nasional di Desa Randegan Wetan, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari panen serentak yang digelar di 14 provinsi dan 157 […]

  • Kasus Siswi Mengemis Soroti Data dan Realitas Kemiskinan di Tasikmalaya

    Kasus Siswi Mengemis Soroti Data dan Realitas Kemiskinan di Tasikmalaya

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Kasus Ns, siswi sekolah dasar berprestasi yang diketahui mengemis pada malam hari di pusat Kota Tasikmalaya, membuka kembali diskusi mengenai kondisi kemiskinan di Tasikmalaya. Peristiwa ini tidak hanya menyentuh sisi kemanusiaan, tetapi juga memunculkan pertanyaan tentang efektivitas sistem perlindungan sosial dan akurasi pendataan keluarga rentan. Kunjungan aparat kecamatan ke rumah […]

  • Praktisi Pendidikan Tegaskan: TPG Bukan Alasan Menghapus Honor Rutin Guru

    Praktisi Pendidikan Tegaskan: TPG Bukan Alasan Menghapus Honor Rutin Guru

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle adminkanaljabar
    • visibility 202
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA TASIKMALAYA, Kebijakan pendidikan yang seharusnya memperkuat kesejahteraan guru justru berpotensi menimbulkan paradoks baru. Di Jawa Barat, sejumlah guru sekolah swasta mulai merasakan tekanan ekonomi setelah penerapan aturan terbaru terkait penggunaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP). Praktisi pendidikan Yuda Nugraha, S.Pd., M.M. dalam wawancara khusus, (5 Maret 2026) menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi tersebut, […]

expand_less