Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jabar » Malam Mencekam di Pangandaran: Ajag Meneror, Ratusan Ternak Berguguran”

Malam Mencekam di Pangandaran: Ajag Meneror, Ratusan Ternak Berguguran”

  • account_circle Admin Kanal Jabar
  • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
  • visibility 116
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kanaljabar.com BERITA PANGANDARAN Warga Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, tengah diliputi rasa cemas. Sejak pertengahan 2024 hingga awal 2025, serangan anjing liar terus menghantui para peternak. Ratusan ekor domba dan kambing dilaporkan mati mengenaskan akibat gigitan kawanan anjing liar, meninggalkan kerugian ekonomi sekaligus trauma bagi warga.

Teror ini bukan isapan jempol. Laporan pertama muncul pada Juni 2024 di Kecamatan Parigi. Puluhan ekor kambing ditemukan mati dalam kondisi mengenaskan, diduga kuat menjadi korban serangan anjing liar atau ajag. Tak berselang lama, kejadian serupa merembet ke Kecamatan Langkaplancar dan kembali terjadi di Parigi. Dalam waktu singkat, sekitar 70 ekor domba tewas pada Juli 2024.

Ancaman yang tak kunjung reda

Memasuki tahun 2025, ancaman tersebut tak juga mereda. Pada Januari, Dinas Pertanian Pangandaran menerima laporan serangan terhadap ternak di Desa Sukajaya, Kecamatan Cimerak. Bahkan hingga Februari 2025, dalam kurun waktu hanya sepekan, sedikitnya 19 ekor domba kembali menjadi korban di wilayah yang sama. Warga pun semakin resah, khawatir serangan akan terus berulang.

Menanggapi kondisi tersebut, pemerintah desa bersama pihak kepolisian setempat menggelar musyawarah untuk mencari jalan keluar. Dinas Pertanian Pangandaran juga melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan masyarakat guna menekan risiko serangan lanjutan. Namun, hingga pertengahan Februari 2025, upaya tersebut belum membuahkan hasil signifikan. Kawanan anjing liar masih berkeliaran, dan ancaman terhadap ternak belum sepenuhnya hilang.

Kerugian dan rasa takut

Dampak serangan ini tidak hanya terasa secara materiil. Para peternak mengaku mengalami tekanan psikologis akibat rasa takut kehilangan sumber penghidupan mereka. Kerugian ekonomi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah, mengingat harga domba dan kambing yang relatif tinggi di pasaran. Setiap serangan baru seakan menambah beban kecemasan warga.

Untuk menekan risiko, edukasi kepada masyarakat menjadi langkah penting. Warga diimbau memperkuat kandang ternak, menjaga kebersihan lingkungan, serta segera melaporkan keberadaan anjing liar kepada pihak berwenang. Langkah-langkah sederhana ini dinilai mampu meminimalisir peluang serangan.

Langkah kongkrit mengurai teror

Di sisi lain, solusi jangka panjang juga dibutuhkan. Program sterilisasi dan vaksinasi anjing liar dapat menjadi opsi untuk mengendalikan populasi sekaligus mencegah penyebaran penyakit. Kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, organisasi pecinta hewan, dan masyarakat menjadi kunci agar penanganan masalah ini berjalan efektif dan berkelanjutan.

Teror anjing liar di Pangandaran bukan sekadar persoalan hewan liar, melainkan masalah serius yang menyangkut keamanan, ekonomi, dan ketenangan warga. Penanganan yang cepat, terpadu, dan berkelanjutan sangat dibutuhkan agar warga dapat kembali merasa aman, dan roda perekonomian peternak kembali berputar tanpa bayang-bayang ancaman.(ai)

  • Penulis: Admin Kanal Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menakar Efektivitas Birokrasi dan Kepemimpinan di Pemerintah Kota Tasikmalaya

    Menakar Efektivitas Birokrasi dan Kepemimpinan di Pemerintah Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 98
    • 0Komentar

    kanaljabar.com, BERITA TASIKMALAYA Memasuki satu tahun terakhir masa kepemimpinan di Kota Tasikmalaya, berbagai catatan evaluatif mulai bermunculan dari sejumlah elemen masyarakat. Sorotan utama tertuju pada tata kelola birokrasi yang dinilai masih menghadapi sejumlah kendala, khususnya dalam koordinasi internal dan efektivitas pelaksanaan program strategis daerah. Sejumlah isu penting di lingkungan Pemerintah Kota disebut belum berjalan maksimal. Kritik […]

  • Persiapan Lebaran 2026: Kadishubkominfo Tasikmalaya Cek Stasiun Rajapolah

    Persiapan Lebaran 2026: Kadishubkominfo Tasikmalaya Cek Stasiun Rajapolah

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Menjelang arus mudik dan mobilitas masyarakat dalam rangka persiapan Lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) melakukan peninjauan langsung ke Stasiun Rajapolah. Kepala Dishubkominfo Kabupaten Tasikmalaya, Rahayu Jamiat Abdullah, melakukan kunjungan kerja untuk memastikan kesiapan layanan naik turun penumpang Kereta Api Serayu di stasiun tersebut, […]

  • Rupiah Tertekan Dolar AS, Program MBG Dinilai Bebani Ekonomi Nasional

    Rupiah Tertekan Dolar AS, Program MBG Dinilai Bebani Ekonomi Nasional

    • calendar_month 3 jam yang lalu
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Kanaljabar, OPINI – Beban ekonomi nasional saat ini terasa makin berat menghadapi tekanan dari dua sisi sekaligus. Dari faktor eksternal, penguatan dolar AS yang dipicu ketidakpastian dan ketegangan geopolitik global membuat nilai tukar rupiah berada dalam posisi tertekan. Dampaknya tidak hanya terlihat pada pasar keuangan, tetapi juga merambah sektor riil. Kenaikan biaya impor bahan baku […]

  • Bulan Bakti Insan Cita, Wakil Bupati Tasikmalaya Serukan Gerakan Moral dan Kebermanfaatan

    Bulan Bakti Insan Cita, Wakil Bupati Tasikmalaya Serukan Gerakan Moral dan Kebermanfaatan

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 102
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA TASIKMALAYA Dalam semangat Bulan Bakti Insan Cita, keluarga besar KAHMI Tasikmalaya menggelar rangkaian kegiatan bertajuk “Manggih Munggah Ku Bungah”, Selasa, 17 Februari 2026. Sebuah tema yang sarat makna—bertemu, bersilaturahmi, dan menumbuhkan kebahagiaan dalam kebersamaan. Sejak pagi, suasana kebersamaan begitu terasa. Alumni lintas generasi hadir tanpa sekat, melebur dalam satu barisan. Tak ada batas usia, jabatan, maupun […]

  • Mudik Lebaran 2026, RSUD KHZ Musthafa Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

    Mudik Lebaran 2026, RSUD KHZ Musthafa Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Menjelang periode libur panjang dan cuti bersama Lebaran 1447 Hijriah, RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya memastikan bahwa pelayanan selama Idul Fitri tetap berjalan optimal bagi masyarakat. Manajemen rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya tersebut telah menyiapkan sejumlah strategi operasional untuk memastikan pelayanan selama Idul Fitri di RSUD KHZ Musthafa tetap […]

  • DBD Mengintai! 198 Kasus Tercatat di Kota Tasikmalaya

    DBD Mengintai! 198 Kasus Tercatat di Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 125
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA TASIKMALAYA Cuaca buruk dan ekstrem yang melanda Kota Tasikmalaya sejak awal tahun 2025 berdampak pada meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Kondisi ini dipicu oleh musim hujan yang berkepanjangan sehingga menciptakan lingkungan lembap dan banyak genangan air, tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti. Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya mencatat sebanyak 198 kasus DBD terjadi […]

expand_less