Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jabar » Revitalisasi Pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya: Apa yang Sebenarnya Berubah di Sekolah?

Revitalisasi Pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya: Apa yang Sebenarnya Berubah di Sekolah?

  • account_circle Redaktur Kanal Jabar
  • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
  • visibility 68
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya kembali menjadi perhatian publik. Bukan karena polemik angka kelulusan atau perdebatan kebijakan, melainkan karena dampaknya yang mulai dirasakan langsung oleh masyarakat. Pada puncak peringatan HUT PGRI ke-80 tingkat Kabupaten Tasikmalaya, pemerintah daerah meresmikan Program Revitalisasi Pendidikan, sebuah langkah strategis untuk menjawab persoalan mendasar dunia pendidikan.

Acara peresmian digelar di Lapangan Kecamatan Manonjaya, dihadiri oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Atip Latipulhayat, Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin, serta Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al-Ayubi. Kehadiran pejabat pusat dan daerah menegaskan bahwa revitalisasi pendidikan ini merupakan bagian dari sinergi kebijakan nasional dan implementasi di tingkat daerah.

Namun bagi warga, makna utama program ini bukan terletak pada seremoni atau daftar tamu kehormatan, melainkan pada perubahan nyata yang akan dirasakan anak-anak di sekolah.

Menjawab Masalah Klasik Infrastruktur Sekolah

Selama bertahun-tahun, pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya kerap dihadapkan pada persoalan infrastruktur. Ruang kelas dengan atap bocor, lantai rusak, serta fasilitas sanitasi yang tidak layak masih ditemukan di sejumlah sekolah, terutama di wilayah pinggiran. Kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan belajar, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan siswa.

Melalui program revitalisasi pendidikan, pemerintah daerah berupaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak. Bupati Tasikmalaya menegaskan bahwa penguatan sektor pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Pernyataan tersebut menjadi relevan ketika diwujudkan dalam program yang menyentuh kebutuhan paling dasar sekolah.

Bagi orang tua, sekolah yang aman berarti rasa tenang saat melepas anak belajar. Tidak ada lagi kekhawatiran anak belajar dalam kondisi gedung yang rawan. Sementara bagi guru, lingkungan belajar yang nyaman memberi ruang untuk fokus mengajar, bukan sibuk mengatasi persoalan teknis bangunan.

Dari Pendidikan Usia Dini hingga Pemerataan Wilayah

Salah satu pesan penting dari peluncuran revitalisasi pendidikan terlihat saat rombongan pejabat meninjau TK Mawar di Desa Cihaur. Kunjungan ini menegaskan bahwa program revitalisasi tidak hanya menyasar sekolah besar atau kawasan perkotaan, tetapi juga dimulai dari pendidikan usia dini di desa.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam mendukung kebijakan nasional. Ia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar pemerataan kualitas pendidikan benar-benar terwujud, bukan sekadar slogan.

Bagi masyarakat, keberhasilan revitalisasi pendidikan akan diukur dari sejauh mana sekolah-sekolah di kecamatan dan desa memperoleh perlakuan yang setara dengan sekolah di pusat kota. Harapannya sederhana: anak-anak di Manonjaya, Cihaur, dan wilayah lainnya memiliki kesempatan belajar yang sama, sejak usia dini hingga jenjang lebih tinggi.

Pada akhirnya, revitalisasi pendidikan bukan hanya tentang memperbaiki gedung sekolah. Program ini membawa harapan baru bagi guru sebagai aktor utama peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta bagi generasi muda Tasikmalaya yang masa depannya sedang dibentuk di ruang-ruang kelas tersebut.

Jika dijalankan secara konsisten dan diawasi dengan baik, dampaknya akan dinilai langsung oleh warga. Sebab pendidikan yang baik tidak memerlukan banyak pidato—cukup hadir dalam bentuk sekolah yang layak, guru yang didukung, dan anak-anak yang pulang dengan cerita belajar, bukan keluhan. (red)

  • Penulis: Redaktur Kanal Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serbuan Barang Impor Mengguncang Pasar Indonesia

    Serbuan Barang Impor Mengguncang Pasar Indonesia

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 67
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA NASIONAL Tahun 2025 belum juga mencapai garis tengah. Namun, Indonesia—negeri agraris-maritim yang sering dibanggakan sebagai kaya sumber daya—kembali kebanjiran tamu dari luar negeri. Mereka datang bukan sebagai wisatawan, melainkan sebagai barang impor. Dan seperti biasa, semuanya dibayar lunas. Dari setrika pintar beraksen Mandarin, bantal aromaterapi asal Thailand, hingga pakaian olahraga buatan Vietnam yang […]

  • Kritik Jalanan Menguat, DPRD Tasikmalaya Diuji di Tengah Wacana Mosi Tak Percaya

    Kritik Jalanan Menguat, DPRD Tasikmalaya Diuji di Tengah Wacana Mosi Tak Percaya

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Dinamika politik Kota Tasikmalaya kembali memanas menjelang satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Viman Alfarizi Ramadhan–Diky Candra. Rangkaian kritik yang bermula dari aksi mahasiswa, pemasangan spanduk bernada sindiran di Balai Kota, hingga menguatnya wacana mosi tidak percaya, kini turut menyeret peran DPRD Kota Tasikmalaya ke dalam sorotan […]

  • Puncak Arus Balik: Kendaraan Menuju Jabodetabek Meningkat Tajam

    Puncak Arus Balik: Kendaraan Menuju Jabodetabek Meningkat Tajam

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA NASIONAL – Puncak arus balik Lebaran 1447 Hijriah mulai terlihat menjelang akhir masa libur panjang. Volume kendaraan yang kembali menuju wilayah Jabodetabek mengalami lonjakan signifikan pada Sabtu, 28 Maret 2026. Data dari Jasa Marga melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad mencatat sebanyak 186.207 kendaraan masuk ke Jabodetabek melalui empat gerbang tol utama. Angka ini […]

  • Rumah Tertimpa Pohon di Salawu Kabupaten Tasikmalaya

    Rumah Tertimpa Pohon di Salawu Kabupaten Tasikmalaya

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, Berita Tasikmalaya – Peristiwa bencana alam kembali terjadi di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Sebuah rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan setelah tertimpa pohon tumbang akibat angin puting beliung yang melanda Desa Sundawenang, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, pada Sabtu (24/1/2026) sore. Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 18.00 WIB dan menyebabkan satu rumah warga mengalami kerusakan ringan. […]

  • WFH bagi ASN: Siapa Diuntungkan, dan Siapa Dirugikan?

    WFH bagi ASN: Siapa Diuntungkan, dan Siapa Dirugikan?

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA NASIONAL – Kebijakan WFH bagi ASN selama satu hari dalam sepekan yang akan diterapkan usai Lebaran 2026 kini memasuki tahap finalisasi. Pemerintah mengklaim langkah ini sebagai strategi menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah lonjakan harga minyak global. Namun di balik narasi efisiensi energi, muncul pertanyaan krusial: siapa sebenarnya yang diuntungkan, […]

  • Satu Desa Satu Sarjana, Strategi Tasikmalaya Bangun SDM Unggul

    Satu Desa Satu Sarjana, Strategi Tasikmalaya Bangun SDM Unggul

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus memperkuat komitmen pembangunan sumber daya manusia melalui Program Satu Desa Satu Sarjana (SADESSA). Program ini menjadi salah satu prioritas Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya yang secara resmi tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tasikmalaya 2025–2029. SADESSA dirancang sebagai program bantuan mahasiswa yang difokuskan […]

expand_less