Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jabar » Sampah Menumpuk di Pasar Pancasila, Dinas LH Dinilai Lamban

Sampah Menumpuk di Pasar Pancasila, Dinas LH Dinilai Lamban

  • account_circle Redaktur Kanal Jabar
  • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYAPenumpukan sampah selama lima hari di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Pancasila, Kota Tasikmalaya, memicu keluhan luas dari warga dan pedagang. Tumpukan sampah meluber hingga ke kios dan badan jalan, disertai bau menyengat yang mengganggu aktivitas ekonomi dan kenyamanan lingkungan. Ironisnya, respons resmi dari Dinas Lingkungan Hidup (LH) baru muncul setelah kondisi tersebut ramai diberitakan media.

Budi, warga sekitar yang juga membuka usaha tambal ban dan warung kopi di dekat TPS, mengaku kesal. Ia mengatakan retribusi sampah tetap dibayarkan setiap hari, namun pengangkutan justru terhenti berhari-hari. “Baunya parah, apalagi setelah hujan. Sampah meluber ke mana-mana,” ujarnya, Selasa (25/11/2025).

Ketidakjelasan informasi membuat warga semakin frustrasi. Menurut Budi, alasan penumpukan berubah-ubah, mulai dari armada mogok hingga kabar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ciangir didemo. “Kami di bawah cuma bisa nerima dampaknya, tapi tidak pernah dapat penjelasan pasti,” katanya.


Respons Lamban Picu Kritik Publik

Lambannya respons Dinas LH memantik kritik dari pengamat sosial dan pemerintahan Albadar Institute, Diki Samani. Ia mempertanyakan pola komunikasi dan kesiapsiagaan organisasi perangkat daerah (SKPD) dalam menangani persoalan publik.

“Kenapa harus menunggu viral dulu baru bicara? Padahal ini persoalan harian yang bisa diprediksi,” kata Diki. Menurutnya, penumpukan sampah selama lima hari bukan kejadian sepele karena berdampak langsung pada kesehatan dan aktivitas ekonomi warga.

Diki menilai lemahnya penanganan menunjukkan absennya protokol darurat. Ia menekankan bahwa kota yang telah berusia lebih dari dua dekade seharusnya memiliki skema cadangan, termasuk armada pengangkut pengganti. “Kalau satu armada mogok, lalu sistem lumpuh total, itu tanda manajemen yang rapuh,” ujarnya.


Penjelasan Dinas LH Dinilai Terlambat

Di lapangan, petugas TPS turut menjadi sasaran keluhan. Ade Kurnia, petugas TPS Pasar Pancasila, mengaku setiap hari menerima protes warga. “Kami juga ingin cepat beres, tapi keterbatasan armada membuat penanganan tersendat,” katanya.

Kepala Dinas LH Kota Tasikmalaya, Sandi Lesmana, akhirnya memberikan klarifikasi. Ia mengakui penumpukan sampah disebabkan kerusakan armada pengangkut. “Mobilnya trouble dan baru satu armada yang bisa beroperasi kembali. Kami juga akan turunkan alat berat untuk percepatan,” ujarnya.

Namun bagi Diki Samani, penjelasan tersebut bersifat reaktif dan datang terlambat. Menurutnya, persoalan utama bukan semata kerusakan armada, melainkan ketidaksiapan sistem dalam merespons krisis kecil yang berdampak besar bagi warga.

Kini, warga dan pedagang Pasar Pancasila berharap langkah konkret segera dilakukan agar TPS kembali bersih dan aktivitas pasar normal. Mereka juga berharap pemerintah daerah tidak lagi menunggu sorotan media untuk bertindak ketika persoalan publik muncul. (red)

  • Penulis: Redaktur Kanal Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Refleksi Kebangkitan Nasional: 3 Hikmah Penting bagi Generasi Muda Tasikmalaya

    Refleksi Kebangkitan Nasional: 3 Hikmah Penting bagi Generasi Muda Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 7
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA TASIKMALAYA Selalu ada getaran yang berbeda ketika Indonesia memasuki bulan Mei. Bukan sekadar pergantian halaman kalender, melainkan hadirnya ingatan kolektif tentang sebuah fragmen sejarah penting yang terjadi 117 tahun silam. Mei 1908 bukan peristiwa biasa—ia adalah titik mula kesadaran sebagai bangsa. Bahkan, tak berlebihan jika dikatakan: tanpa Mei 1908, gema Proklamasi 17 Agustus […]

  • Kondisi Pasar Cikurubuk Tasikmalaya Jadi Ujian Kebijakan Pemkot dan DPRD

    Kondisi Pasar Cikurubuk Tasikmalaya Jadi Ujian Kebijakan Pemkot dan DPRD

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 8
    • 0Komentar

    kanaljabar.com, BERITA TASIKMALAYA – Kondisi Pasar Cikurubuk Tasikmalaya kini menjadi sorotan serius dalam konteks kebijakan publik. Sebagai pasar tradisional terbesar di kota ini, keberlanjutan aktivitas di Pasar Cikurubuk dinilai bukan semata urusan pedagang, melainkan menyangkut arah kebijakan Pemerintah Kota Tasikmalaya bersama DPRD. Pasar yang dibangun pada 1994 dan berdiri di atas lahan sekitar 43.120 meter […]

  • Bencana Longsor Mengganas di Cigalongtang, Jalan Penghubung Empat Desa Terputus

    Bencana Longsor Mengganas di Cigalongtang, Jalan Penghubung Empat Desa Terputus

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 16
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA TASIKMALAYA Longsor besar menutup jalan utama penghubung sejumlah desa menuju Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Peristiwa yang terjadi di Kampung Maleer, Desa Pusparaja, Kecamatan Cigalontang, ini membuat akses vital warga dari empat desa lumpuh total. Material longsor berupa tanah, bebatuan, dan pohon tumbang menimbun badan jalan kabupaten yang selama ini menjadi jalur utama […]

  • Bupati Tasikmalaya Luncurkan Program Satu Siswa Satu Pohon, Dorong Swasembada Pangan

    Bupati Tasikmalaya Luncurkan Program Satu Siswa Satu Pohon, Dorong Swasembada Pangan

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, Berita Tasikmalaya – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus memperkuat komitmen mewujudkan swasembada pangan Tasikmalaya melalui sektor pendidikan. Hal ini ditandai dengan peluncuran program Satu Siswa Satu Pohon yang dirangkaikan dengan swasembada pangan berbasis sekolah di Kecamatan Cikalong, Senin (19/1/2026). Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, secara langsung menghadiri kegiatan tersebut yang dipusatkan di halaman […]

  • Di Tengah Efisiensi Anggaran, Pengadaan Sarung Rp841 Juta di Tasikmalaya Dipertanyakan

    Di Tengah Efisiensi Anggaran, Pengadaan Sarung Rp841 Juta di Tasikmalaya Dipertanyakan

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Kebijakan pengadaan sarung di tengah efisiensi anggaran dalam APBD Kota Tasikmalaya Tahun 2026 menuai sorotan dari kalangan mahasiswa. Program yang nilainya mencapai sekitar Rp841 juta dinilai memunculkan pertanyaan publik mengenai prioritas penggunaan anggaran daerah. Kritik tersebut disampaikan oleh Perhimpunan Mahasiswa Independen Tasikmalaya (PAMIT) yang menilai pengeluaran tersebut muncul di saat […]

  • Detik-Detik kebakaran trafo PJU Saat Sahur di Bumikersanagara, Warga Sempat Panik

    Detik-Detik kebakaran trafo PJU Saat Sahur di Bumikersanagara, Warga Sempat Panik

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 9
    • 0Komentar

    kanaljabar.com, BERITA TASIKMALAYA – Subuh yang seharusnya tenang berubah menjadi momen menegangkan di Perum Bumikersanagara. Sekitar pukul 04.00 WIB, tepat saat warga bersiap santap sahur, kobaran api tiba-tiba terlihat dari trafo Penerangan Jalan Umum (PJU) yang berada tak jauh dari rumah Pak Gatot. Cahaya api menyala terang di tengah gelapnya pagi. Beberapa warga yang melihat […]

expand_less