Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jabar » Revitalisasi Jembatan Cirahong: Penguat Konektivitas Dua Kabupaten

Revitalisasi Jembatan Cirahong: Penguat Konektivitas Dua Kabupaten

  • account_circle Admin Kanal Jabar
  • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
  • visibility 122
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kanaljabar.com BERITA CIAMIS Di tepian Sungai Citanduy, air mengalir tenang di antara tebing-tebing yang menghijau. Di atasnya, bentang besi berwarna kusam memanjang: Jembatan Cirahong, sebuah peninggalan era kolonial Belanda yang selama lebih dari satu abad menjadi saksi lalu-lalang kehidupan. Di bawah rangka baja itu, warga Ciamis dan Tasikmalaya bertukar senyum; hasil bumi berpindah tangan, dan cerita-cerita lama menyeberang dari satu tepian ke tepian lainnya.

Namun waktu memiliki caranya sendiri untuk menguji ketangguhan. Usia jembatan yang telah melampaui satu abad, ditambah keterbatasan daya dukung, memaksa akses kendaraan roda empat ditutup. Sejak saat itu, jalur vital ini kehilangan sebagian denyutnya. Mobil-mobil yang dahulu melintas kini harus memutar lebih jauh, sementara warga hanya bisa berharap hadirnya jalan baru yang mampu mengembalikan keterhubungan seperti sediakala.

Harapan itu kini mulai menjelma. Pemerintah pusat, bersama Pemerintah Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya, memulai langkah besar: membangun jembatan baru yang bukan sekadar lintasan, melainkan simbol kebangkitan konektivitas di selatan Jawa Barat.

Dari Mimpi Panjang ke Meja Perencanaan

Rencana pembangunan Jembatan Cirahong bukanlah gagasan yang lahir tiba-tiba. Sejak lama, pemerintah daerah dan masyarakat memimpikan hadirnya kembali jalur yang aman dan nyaman di titik ini. Mimpi tersebut memperoleh momentum ketika pemerintah pusat menetapkan proyek ini sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional, sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2021 tentang Pembangunan Kawasan Rebana dan Jawa Barat Bagian Selatan.

Di atas kertas, proyek ini tidak hanya bertujuan memperbaiki konektivitas antarwilayah, tetapi juga menjadi bagian dari strategi besar penggerak ekonomi selatan Jawa Barat. Dalam prosesnya, Pemerintah Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya berbagi peran dan tanggung jawab.

“Kita telah melalui proses yang cukup panjang. Pada tahun 2022, Kabupaten Tasikmalaya memulai Feasibility Study untuk menguji kelayakan teknis, sosial, dan ekonomi. Dua tahun kemudian, Kabupaten Ciamis menuntaskan penyusunan Detail Engineering Design (DED) yang merinci seluruh aspek teknis pembangunan,” ujar Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya.

Lahan dan Tanggung Jawab

Sebelum baja dan beton disusun, ada persoalan mendasar yang harus diselesaikan: pembebasan lahan. Total kebutuhan lahan mencapai sekitar 46 ribu meter persegi di Desa Panyingkiran dan Desa Pawindan, Kecamatan Ciamis. Sekitar 19.555 meter persegi merupakan aset Kementerian Perhubungan melalui PT KAI Daop 2 Bandung, yang akan dimanfaatkan melalui skema kerja sama pemanfaatan barang milik negara. Sisanya, sekitar 26.450 meter persegi, adalah lahan milik warga, termasuk 4.553 meter persegi untuk pelebaran jalan menuju jembatan.

Saat ini, proses telah memasuki tahap penilaian harga tanah (appraisal), setelah sebelumnya dilakukan penetapan lokasi (Penlok) dan sosialisasi kepada masyarakat. Bagi pemerintah daerah, tahap ini menjadi kunci, karena kelancaran pembebasan lahan akan sangat menentukan mulusnya pelaksanaan konstruksi di tahap berikutnya.

Bukan Sekadar Lintasan

Menurut Kepala Dinas PUPRP Kabupaten Ciamis, Dr. H. Taufik Gumelar, S.T., M.M., jembatan baru nantinya akan menjadi jalur utama pergerakan orang dan barang. Kehadirannya diharapkan memangkas waktu tempuh serta membuka akses lebih luas bagi perdagangan dan pariwisata.

Lebih dari itu, bentang jembatan di atas Sungai Citanduy juga dirancang menjadi magnet wisata baru, yang memadukan panorama alam dengan konstruksi modern. Efeknya diharapkan mengalir ke berbagai sektor—dari warung kecil, penginapan, hingga transportasi lokal—menciptakan multiplier effect yang menghidupkan ekonomi masyarakat sekitar.

Menunggu dengan Doa dan Optimisme

Di balik seluruh perhitungan teknis, tersimpan harapan yang tak bisa diukur dengan angka.
“Kami memohon doa agar seluruh proses pelepasan tanah dapat berjalan lancar, aman, dan tepat waktu, atas izin dan rida Allah,” ujar H. Taufik.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, Jembatan Cirahong yang baru kelak akan menjadi lebih dari sekadar infrastruktur. Ia akan menjadi penanda bahwa kerja sama lintas wilayah dan kesabaran panjang mampu menjembatani masa lalu dengan masa depan—menghubungkan bukan hanya dua kabupaten, tetapi juga ribuan asa yang menunggu di kedua tepinya.(ai)

  • Penulis: Admin Kanal Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SWAKKA: Komunitas Baru bagi Wartawan dan Konten Kreator

    SWAKKA: Komunitas Baru bagi Wartawan dan Konten Kreator

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle adminkanaljabar
    • visibility 148
    • 0Komentar

    kanaljabar.com, EDITORIAL. Sebuah komunitas baru bernama SWAKKA disepakati untuk berdiri oleh perwakilan sejumlah media di wilayah Priangan Timur. Kesepakatan itu lahir setelah diskusi panjang selama hampir empat jam, Rabu (5/11/2025), di Kota Tasikmalaya. SWAKKA merupakan singkatan dari Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif. Kata Sawala diambil dari bahasa Sunda yang berarti musyawarah atau ruang bertukar pikiran. Nama itu dipilih karena […]

  • Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih di Kawali, Menghidupkan Jejak Sejarah Tatar Galuh

    Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih di Kawali, Menghidupkan Jejak Sejarah Tatar Galuh

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 133
    • 0Komentar

      Kanal Jabar, BERITA CIAMIS – Suasana khidmat dan penuh makna mewarnai Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih yang digelar pada Senin, 20 April 2026, di Kantor Desa Kawali hingga kawasan situs bersejarah Astana Gede Kawali, Kabupaten Ciamis. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya pelestarian warisan budaya Sunda, sekaligus menghidupkan kembali jejak sejarah kejayaan kerajaan-kerajaan di […]

  • Empat Poin Tuntutan Pedagang Pasar Cikurubuk, Saatnya Kebijakan Ditegaskan

    Empat Poin Tuntutan Pedagang Pasar Cikurubuk, Saatnya Kebijakan Ditegaskan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 100
    • 0Komentar

    kanaljabar.com, BERITA TASIKMALAYA – Dinamika penataan Pasar Tradisional Cikurubuk memasuki fase yang lebih serius. Jika sebelumnya aspirasi disampaikan melalui pernyataan publik, kini tuntutan pedagang Pasar Cikurubuk disampaikan secara resmi melalui jalur administratif kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya. Perkumpulan Himpunan Pedagang Pasar Tasikmalaya (HIPPATAS) melayangkan surat bernomor 005/B/Perk-HIPPTAS/PUB/I/2026 tertanggal 29 Januari 2026 yang ditujukan langsung kepada Wali […]

  • Pemerintah Umumkan Hasil Sidang Isbat 2026, Awal Ramadhan 1447.H Ditentukan

    Pemerintah Umumkan Hasil Sidang Isbat 2026, Awal Ramadhan 1447.H Ditentukan

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 124
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA NASIONAL Pemerintah Republik Indonesia resmi menetapkan awal Ramadhan 1447 Hijriah. Melalui Kementerian Agama RI, dalam sidang isbat yang digelar Selasa (17/02/2026), diputuskan bahwa 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar usai memimpin sidang isbat di Hotel Borobudur Jakarta. “Berdasarkan hasil hisab dan tidak adanya hilal […]

  • Upah Rendah, Ekonomi Tumbuh: Pelajaran dari Vietnam untuk Ciamis

    Upah Rendah, Ekonomi Tumbuh: Pelajaran dari Vietnam untuk Ciamis

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 134
    • 0Komentar

    kanaljabar.com. BERITA CIAMIS. Sehari setelah artikel tentang anugerah, upah, dan integritas Ciamis terbit, redaksi menerima satu pesan WhatsApp. Singkat. Tanpa salam pembuka. Tanpa nada menggurui. “Berapa UMK Vietnam yang sekarang menuju negara industri?” Baca juga: Ciamis 2025: Bertabur Anugerah, UMK Terlemah, Integritas? Pesan itu datang dari seorang pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ciamis. Tidak defensif. […]

  • Rekening Ratusan Penerima Bansos di Kota Banjar Diblokir, Ini Alasanya!

    Rekening Ratusan Penerima Bansos di Kota Banjar Diblokir, Ini Alasanya!

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 92
    • 0Komentar

    kanaljabar.com. BERITABANJAR. Pemerintah Kota Banjar mengambil langkah tegas terhadap dugaan penyalahgunaan bantuan sosial. Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono, memastikan bahwa sebanyak 167 rekening penerima bantuan sosial telah diblokir karena terindikasi terafiliasi dengan aktivitas judi online. Ia menyebut tindakan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan agar bansos Kota Banjar benar-benar digunakan sesuai peruntukannya, terutama untuk kebutuhan […]

expand_less