Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jabar » Revitalisasi Pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya: Apa yang Sebenarnya Berubah di Sekolah?

Revitalisasi Pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya: Apa yang Sebenarnya Berubah di Sekolah?

  • account_circle Redaktur Kanal Jabar
  • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
  • visibility 272
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya kembali menjadi perhatian publik. Bukan karena polemik angka kelulusan atau perdebatan kebijakan, melainkan karena dampaknya yang mulai dirasakan langsung oleh masyarakat. Pada puncak peringatan HUT PGRI ke-80 tingkat Kabupaten Tasikmalaya, pemerintah daerah meresmikan Program Revitalisasi Pendidikan, sebuah langkah strategis untuk menjawab persoalan mendasar dunia pendidikan.

Acara peresmian digelar di Lapangan Kecamatan Manonjaya, dihadiri oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Atip Latipulhayat, Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin, serta Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al-Ayubi. Kehadiran pejabat pusat dan daerah menegaskan bahwa revitalisasi pendidikan ini merupakan bagian dari sinergi kebijakan nasional dan implementasi di tingkat daerah.

Namun bagi warga, makna utama program ini bukan terletak pada seremoni atau daftar tamu kehormatan, melainkan pada perubahan nyata yang akan dirasakan anak-anak di sekolah.

Menjawab Masalah Klasik Infrastruktur Sekolah

Selama bertahun-tahun, pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya kerap dihadapkan pada persoalan infrastruktur. Ruang kelas dengan atap bocor, lantai rusak, serta fasilitas sanitasi yang tidak layak masih ditemukan di sejumlah sekolah, terutama di wilayah pinggiran. Kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan belajar, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan siswa.

Melalui program revitalisasi pendidikan, pemerintah daerah berupaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak. Bupati Tasikmalaya menegaskan bahwa penguatan sektor pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Pernyataan tersebut menjadi relevan ketika diwujudkan dalam program yang menyentuh kebutuhan paling dasar sekolah.

Bagi orang tua, sekolah yang aman berarti rasa tenang saat melepas anak belajar. Tidak ada lagi kekhawatiran anak belajar dalam kondisi gedung yang rawan. Sementara bagi guru, lingkungan belajar yang nyaman memberi ruang untuk fokus mengajar, bukan sibuk mengatasi persoalan teknis bangunan.

Dari Pendidikan Usia Dini hingga Pemerataan Wilayah

Salah satu pesan penting dari peluncuran revitalisasi pendidikan terlihat saat rombongan pejabat meninjau TK Mawar di Desa Cihaur. Kunjungan ini menegaskan bahwa program revitalisasi tidak hanya menyasar sekolah besar atau kawasan perkotaan, tetapi juga dimulai dari pendidikan usia dini di desa.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam mendukung kebijakan nasional. Ia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar pemerataan kualitas pendidikan benar-benar terwujud, bukan sekadar slogan.

Bagi masyarakat, keberhasilan revitalisasi pendidikan akan diukur dari sejauh mana sekolah-sekolah di kecamatan dan desa memperoleh perlakuan yang setara dengan sekolah di pusat kota. Harapannya sederhana: anak-anak di Manonjaya, Cihaur, dan wilayah lainnya memiliki kesempatan belajar yang sama, sejak usia dini hingga jenjang lebih tinggi.

Pada akhirnya, revitalisasi pendidikan bukan hanya tentang memperbaiki gedung sekolah. Program ini membawa harapan baru bagi guru sebagai aktor utama peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta bagi generasi muda Tasikmalaya yang masa depannya sedang dibentuk di ruang-ruang kelas tersebut.

Jika dijalankan secara konsisten dan diawasi dengan baik, dampaknya akan dinilai langsung oleh warga. Sebab pendidikan yang baik tidak memerlukan banyak pidato—cukup hadir dalam bentuk sekolah yang layak, guru yang didukung, dan anak-anak yang pulang dengan cerita belajar, bukan keluhan. (red)

  • Penulis: Redaktur Kanal Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Tasikmalaya Apresiasi Atlet Berprestasi 2026

    Pemkab Tasikmalaya Apresiasi Atlet Berprestasi 2026

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 211
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA TASIKMALAYA – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembinaan olahraga dan pengembangan talenta daerah. Melalui apel pagi gabungan yang dipimpin langsung oleh Cecep Nurul Yakin, Pemkab memberikan apresiasi kepada para atlet dan duta berprestasi yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional. Kegiatan yang digelar di Lapangan Sekretariat Daerah […]

  • Cuaca Ekstrem di Tasikmalaya Pohon Tumbang di Sejumlah Titik

    Cuaca Ekstrem di Tasikmalaya Pohon Tumbang di Sejumlah Titik

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Cuaca ekstrem di Tasikmalaya kembali terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026 sore. Hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang menyebabkan sejumlah pohon besar tumbang di beberapa wilayah kota. Peristiwa ini bukan yang pertama, karena sehari sebelumnya kondisi serupa juga telah terjadi dan menimbulkan dampak kerusakan di sejumlah titik.Fenomena cuaca […]

  • Air Mata di Sriwedari: PSGC Ciamis Akhirnya Promosi ke Liga 2

    Air Mata di Sriwedari: PSGC Ciamis Akhirnya Promosi ke Liga 2

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA CIAMIS – Tangis dan kegembiraan mewarnai langit Ciamis pada Sabtu malam. Di bawah hujan deras yang mengguyur Stadion Sriwedari, Sabtu (7/2/2026), PSGC Ciamis akhirnya menuntaskan penantian panjang mereka. Lewat laga penuh drama, Laskar Singacala memastikan satu tiket terakhir promosi ke Liga 2 Championship musim depan, setelah menyingkirkan Persiba Bantul melalui adu penalti […]

  • Serbuan Barang Impor Mengguncang Pasar Indonesia

    Serbuan Barang Impor Mengguncang Pasar Indonesia

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle adminkanaljabar
    • visibility 227
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA NASIONAL Tahun 2025 belum juga mencapai garis tengah. Namun, Indonesia—negeri agraris-maritim yang sering dibanggakan sebagai kaya sumber daya—kembali kebanjiran tamu dari luar negeri. Mereka datang bukan sebagai wisatawan, melainkan sebagai barang impor. Dan seperti biasa, semuanya dibayar lunas. Dari setrika pintar beraksen Mandarin, bantal aromaterapi asal Thailand, hingga pakaian olahraga buatan Vietnam yang […]

  • Belanja Ratusan Miliar Tanpa BAST, Pemkot Tasikmalaya Diminta Transparan

    Belanja Ratusan Miliar Tanpa BAST, Pemkot Tasikmalaya Diminta Transparan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Pengelolaan anggaran Pemerintah Kota Tasikmalaya kembali menjadi sorotan. Komunitas Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif (SWAKKA) menilai realisasi belanja daerah senilai lebih dari Rp145 miliar belum didukung laporan serah terima atau Berita Acara Serah Terima (BAST) yang sah. Sekretaris SWAKKA, Asep Ishak, mengatakan ketiadaan BAST atas belanja yang telah direalisasikan […]

  • Malam Mencekam di Pangandaran: Ajag Meneror, Ratusan Ternak Berguguran”

    Malam Mencekam di Pangandaran: Ajag Meneror, Ratusan Ternak Berguguran”

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle adminkanaljabar
    • visibility 260
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA PANGANDARAN Warga Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, tengah diliputi rasa cemas. Sejak pertengahan 2024 hingga awal 2025, serangan anjing liar terus menghantui para peternak. Ratusan ekor domba dan kambing dilaporkan mati mengenaskan akibat gigitan kawanan anjing liar, meninggalkan kerugian ekonomi sekaligus trauma bagi warga. Teror ini bukan isapan jempol. Laporan pertama muncul pada Juni […]

expand_less