Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jabar » Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih di Kawali, Menghidupkan Jejak Sejarah Tatar Galuh

Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih di Kawali, Menghidupkan Jejak Sejarah Tatar Galuh

  • account_circle Redaktur Kanal Jabar
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 115
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Kanal Jabar, BERITA CIAMIS – Suasana khidmat dan penuh makna mewarnai Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih yang digelar pada Senin, 20 April 2026, di Kantor Desa Kawali hingga kawasan situs bersejarah Astana Gede Kawali, Kabupaten Ciamis. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya pelestarian warisan budaya Sunda, sekaligus menghidupkan kembali jejak sejarah kejayaan kerajaan-kerajaan di tanah Galuh.

Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis turut ambil bagian dalam prosesi tersebut, bersama unsur masyarakat dan tokoh budaya. Kirab ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum reflektif untuk mengingat kembali akar sejarah yang menjadi identitas masyarakat Tatar Galuh.

Simbol Kebesaran Kerajaan Sunda

Dalam Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih, perhatian publik tertuju pada Mahkota Binokasih Sang Hyang Pake, sebuah simbol kebesaran raja-raja Sunda yang sarat nilai historis. Mahkota ini diyakini sebagai peninggalan dari era Kerajaan Sunda pada abad ke-14.

Berdasarkan catatan sejarah, mahkota tersebut dibuat di kawasan Astana Gede Kawali oleh Raja Galuh, Sanghyang Bunisora Suradipati, yang memerintah pada periode 1357 hingga 1371. Mahkota Binokasih tidak hanya berfungsi sebagai atribut kerajaan, tetapi juga menjadi lambang legitimasi kekuasaan, keabadian, serta kemakmuran sebuah peradaban.

Nilai simbolik inilah yang menjadikan Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih memiliki makna lebih dari sekadar tradisi tahunan. Ia menjadi pengingat akan kesinambungan sejarah dari Kerajaan Galuh, Pajajaran, hingga Sumedang Larang yang memiliki keterkaitan erat dalam perjalanan panjang peradaban Sunda.

Astana Gede Kawali, Saksi Bisu Peradaban

Kawasan Astana Gede Kawali yang menjadi salah satu titik utama dalam Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih merupakan situs bersejarah yang menyimpan banyak peninggalan penting. Di lokasi ini, terdapat prasasti dan struktur batu yang menjadi bukti kejayaan masa lalu.

Sebagai situs cagar budaya, Astana Gede Kawali tidak hanya memiliki nilai arkeologis, tetapi juga menjadi pusat edukasi sejarah bagi masyarakat. Kirab Mahkota Binokasih yang melintasi kawasan ini memperkuat narasi bahwa sejarah bukan sekadar cerita masa lalu, melainkan fondasi yang membentuk jati diri bangsa.

Kehadiran masyarakat dalam prosesi kirab juga menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya masih hidup dan dijaga secara kolektif. Hal ini menjadi sinyal positif bagi upaya pelestarian budaya di tengah arus modernisasi.

Napak Tilas Sejarah dan Penguatan Identitas

Pelaksanaan Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih di Ciamis menjadi bagian dari kegiatan napak tilas sejarah yang memiliki tujuan strategis, yakni memperkuat identitas budaya masyarakat lokal. Melalui kegiatan ini, generasi muda diajak untuk mengenal lebih dekat sejarah leluhur mereka.

Dalam konteks kekinian, pelestarian budaya tidak hanya berhenti pada aspek seremonial, tetapi juga perlu diintegrasikan dengan edukasi dan pengembangan pariwisata berbasis budaya. Kirab Mahkota Binokasih berpotensi menjadi daya tarik wisata sejarah yang mampu meningkatkan kunjungan ke kawasan Ciamis, khususnya Kawali.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas budaya, dan masyarakat dalam menjaga warisan leluhur. Sinergi ini penting agar nilai-nilai sejarah tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

Pelestarian Budaya di Tengah Tantangan Modernisasi

Di tengah derasnya arus globalisasi, pelestarian budaya lokal menjadi tantangan tersendiri. Tradisi seperti Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih menjadi salah satu upaya konkret untuk menjaga eksistensi budaya Sunda agar tetap relevan.

Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Disbudpora terus mendorong berbagai program yang berfokus pada pelestarian budaya, termasuk revitalisasi situs sejarah, penyelenggaraan event budaya, hingga edukasi berbasis kearifan lokal.

Langkah ini dinilai penting untuk memastikan bahwa generasi mendatang tidak kehilangan jati diri budaya mereka. Sebab, budaya bukan hanya warisan, tetapi juga sumber nilai yang membentuk karakter masyarakat.

Warisan Leluhur sebagai Kebanggaan Daerah

Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih tidak hanya menjadi perayaan budaya, tetapi juga simbol kebanggaan masyarakat Ciamis terhadap warisan leluhur mereka. Mahkota Binokasih sebagai artefak bersejarah menjadi penghubung antara masa lalu, masa kini, dan masa depan.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diingatkan bahwa menjaga sejarah berarti menjaga identitas. Upaya pelestarian budaya harus terus dilakukan secara berkelanjutan, baik oleh pemerintah maupun masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan, Penyambutan Kirab Mahkota Binokasih diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk terus melestarikan nilai-nilai sejarah dan budaya sebagai bagian dari kekuatan bangsa.(4i) 

  • Penulis: Redaktur Kanal Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya, Tegaskan Komitmen Ketahanan Pangan

    Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya, Tegaskan Komitmen Ketahanan Pangan

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 103
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA NASIONAL Beberapa hari setelah perayaan Idul Fitri, suasana pertanian Indonesia semakin semarak. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, turun langsung ke ladang untuk memimpin Panen Raya Nasional di Desa Randegan Wetan, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari panen serentak yang digelar di 14 provinsi dan 157 […]

  • Empat Tambang Ilegal Berhasil Dibongkar Polres Tasikmalaya Kota

    Empat Tambang Ilegal Berhasil Dibongkar Polres Tasikmalaya Kota

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 98
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA TASIKMALAYA Keberadaan tambang ilegal yang merusak lingkungan kembali menjadi sorotan. Polres Tasikmalaya Kota menunjukkan keseriusannya dengan membongkar empat kasus tambang ilegal yang beroperasi di wilayah hukumnya. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen kepolisian dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus melindungi kepentingan masyarakat. Pengungkapan tersebut dilakukan pada Kamis, 5 Juni 2025. Empat lokasi tambang yang […]

  • Cuaca Ekstrem di Tasikmalaya Pohon Tumbang di Sejumlah Titik

    Cuaca Ekstrem di Tasikmalaya Pohon Tumbang di Sejumlah Titik

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Cuaca ekstrem di Tasikmalaya kembali terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026 sore. Hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang menyebabkan sejumlah pohon besar tumbang di beberapa wilayah kota. Peristiwa ini bukan yang pertama, karena sehari sebelumnya kondisi serupa juga telah terjadi dan menimbulkan dampak kerusakan di sejumlah titik.Fenomena cuaca […]

  • Sampah Menumpuk di Pasar Pancasila, Dinas LH  Dinilai Lamban

    Sampah Menumpuk di Pasar Pancasila, Dinas LH Dinilai Lamban

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Penumpukan sampah selama lima hari di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Pancasila, Kota Tasikmalaya, memicu keluhan luas dari warga dan pedagang. Tumpukan sampah meluber hingga ke kios dan badan jalan, disertai bau menyengat yang mengganggu aktivitas ekonomi dan kenyamanan lingkungan. Ironisnya, respons resmi dari Dinas Lingkungan Hidup (LH) baru muncul […]

  • Longsor Papandayan: Aparat Turun Langsung Pastikan Pendaki Aman

    Longsor Papandayan: Aparat Turun Langsung Pastikan Pendaki Aman

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 89
    • 0Komentar

    kanaljabar.com. BERITA GARUT. Kawasan Gunung Papandayan di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, diterjang longsor pada Kamis sore, 8 Januari 2026. Material longsor berupa tanah dan batu dilaporkan menutup jalur pendakian yang mengarah ke kawasan perkemahan Pondok Saladah dan Gober Hut, dua titik favorit para pendaki. Menyikapi kejadian tersebut, aparat kepolisian bersama petugas terkait langsung turun ke […]

  • KH Miftah Fauzi: Ribuan Pedagang Pasar Cikurubuk Masih Menunggu Sikap Tegas Pemkot Tasikmalaya

    KH Miftah Fauzi: Ribuan Pedagang Pasar Cikurubuk Masih Menunggu Sikap Tegas Pemkot Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Tokoh ulama dan masyarakat Tasikmalaya, KH Miftah Fauzi, menyatakan bahwa dirinya bersama ribuan pedagang Pasar Cikurubuk hingga kini masih menunggu sikap konkret Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam menyelesaikan persoalan pasar tradisional. Penantian tersebut berlangsung meski komunikasi langsung dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya telah dilakukan dan disebut mendapat respons […]

expand_less