Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Jabar » SWAKKA Buka Data, Harap Respons Dari Pengawas soal Etika dan Kinerja Pejabat Tasikmalaya

SWAKKA Buka Data, Harap Respons Dari Pengawas soal Etika dan Kinerja Pejabat Tasikmalaya

  • account_circle Redaktur Kanal Jabar
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 59
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYAKomunitas Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif (SWAKKA) mengambil langkah yang jarang dilakukan komunitas pers lokal: mendatangi langsung Kejaksaan Negeri dan Inspektorat di Kota serta Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (5/2/2026). Langkah ini adalah langkah persuasif dalam rangka silaturahmi dan berdialog khususnya mengenai kinerja pejabat publik Tasikmalaya , pesan yang ingin disampaikan juga berharap langkah ini bisa menjadi sinyal bahwa pengawasan publik tidak lagi berhenti pada pemberitaan, tetapi bergerak ke ruang institusi.

SWAKKA menegaskan, agenda tersebut bukan bentuk tekanan, melainkan upaya menguji sejauh mana lembaga pengawas merespons persoalan etika dan kinerja pejabat publik yang selama ini menjadi sorotan masyarakat.

Dari Pemberitaan ke Kontrol Institusional

Sebagai komunitas yang dihimpun dari 15 media daring lintas wilayah Priangan, SWAKKA menilai bahwa kerja jurnalistik kerap berhadapan dengan tembok birokrasi. Minimnya respons pejabat terhadap konfirmasi pers dinilai bukan sekadar persoalan teknis, tetapi mencerminkan lemahnya budaya akuntabilitas.

Ketua Presidium SWAKKA, Ahmad Mukhlis, menyatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun mekanisme kontrol yang lebih terbuka. Menurutnya, pers tidak cukup hanya melaporkan persoalan, tetapi juga perlu memastikan ada saluran dialog dengan lembaga pengawasan.

“Jika pengawasan publik tidak direspons, maka yang dirugikan bukan hanya pers, tetapi masyarakat,” ujarnya.

Etika Pejabat Jadi Sorotan Utama

Berbeda dari stigma pengawasan yang selalu dikaitkan dengan anggaran dan proyek, SWAKKA justru menekankan isu etika pelayanan publik. Humas SWAKKA, Deni Heryanto, mengungkapkan masih ditemukannya pejabat baik di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya maupun Kabupaten Tasikmalaya, yang menghindari kegiatan pers, enggan memberikan klarifikasi, hingga bersikap tertutup terhadap informasi publik.

Menurutnya, sikap tersebut berpotensi merusak kepercayaan publik dan melemahkan fungsi kontrol demokratis. “Pengawasan bukan semata soal uang negara, tapi juga soal bagaimana pejabat menjalankan tanggung jawab komunikasinya kepada publik,” kata Deni.

Ia menilai, ketika pejabat alergi terhadap pers, transparansi menjadi rapuh. Sebaliknya, ketika relasi dengan proyek terlalu dekat, integritas juga dipertaruhkan.

Data Dibuka, Respons Ditunggu

SWAKKA menegaskan bahwa seluruh catatan yang disampaikan kepada Kejaksaan dan Inspektorat berbasis data dan fakta. Informasi tersebut dihimpun dari dokumen resmi, hasil penelusuran lapangan, hingga keterangan narasumber internal yang dinilai kredibel.

Wakil Ketua Presidium SWAKKA, Diki Samani, menyebutkan bahwa komunitasnya tidak datang membawa asumsi. Salah satu contoh yang disampaikan adalah indikasi persoalan pada proyek Gedung PLUT di Kabupaten Tasikmalaya, yang menurutnya telah lama menjadi perhatian publik.

Selain itu, SWAKKA juga mencatat indikasi masalah di sejumlah sektor strategis, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga layanan sosial. SWAKKA menilai, keterbukaan sikap lembaga pengawas dalam merespons temuan tersebut akan menjadi ujian nyata komitmen akuntabilitas pemerintah daerah.

Ujian bagi Lembaga Pengawas

Bagi SWAKKA, langkah ini bukan akhir, melainkan awal dari proses pengawasan berkelanjutan. Komunitas ini berharap Kejaksaan dan Inspektorat tidak memandang pers sebagai pihak yang mengganggu, melainkan sebagai mitra kritis dalam menjaga tata kelola pemerintahan.

Gerakan ini sekaligus menandai pergeseran peran jurnalis lokal, dari sekadar pelapor peristiwa menjadi aktor kontrol sosial yang aktif dan terukur. Publik kini menanti: sejauh mana lembaga pengawas merespons sinyal terbuka tersebut. (red)

  • Penulis: Redaktur Kanal Jabar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Cek Kesehatan Jadi Mudah: Jabar Gratiskan Biaya Pemeriksaan Mulai Bulan Depan”

    “Cek Kesehatan Jadi Mudah: Jabar Gratiskan Biaya Pemeriksaan Mulai Bulan Depan”

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 66
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA JABAR Mulai 1 Februari 2025, seluruh warga Jawa Barat akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan (medical check-up) secara gratis. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus memperluas akses layanan kesehatan yang berkualitas. Pj. Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, menegaskan bahwa program ini akan berlaku sesuai […]

  • Selat Hormuz Lumpuh! Konflik Timur Tengah Memanas dan Harga Minyak Melonjak

    Selat Hormuz Lumpuh! Konflik Timur Tengah Memanas dan Harga Minyak Melonjak

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA INTERNASIONAL – Konflik Timur Tengah memasuki fase yang jauh lebih berbahaya setelah Iran meningkatkan serangan terhadap infrastruktur sipil dan jaringan transportasi di kawasan Teluk pada Rabu (11/3/2026). Serangan tersebut dilaporkan menargetkan sejumlah kapal komersial serta area sekitar Bandara Internasional Dubai. Aksi ini terjadi di tengah gelombang serangan udara yang terus dilancarkan oleh […]

  • Beras Bantuan Hadir untuk 155 Ribu Warga, Pemkab Ciamis dan Bulog Bergerak Bersama

    Beras Bantuan Hadir untuk 155 Ribu Warga, Pemkab Ciamis dan Bulog Bergerak Bersama

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Admin Kanal Jabar
    • visibility 73
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA CIAMIS Pemerintah Kabupaten Ciamis bersama Perum Bulog Kancab Ciamis mematangkan persiapan penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) berupa beras bagi 155.779 penerima manfaat yang tersebar di 27 kecamatan dan 265 desa. Program ini merupakan penugasan resmi dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) kepada Bulog sebagai upaya menjaga ketahanan pangan masyarakat, khususnya kelompok rentan, di tengah tekanan […]

  • Cuaca Ekstrem di Tasikmalaya Pohon Tumbang di Sejumlah Titik

    Cuaca Ekstrem di Tasikmalaya Pohon Tumbang di Sejumlah Titik

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Cuaca ekstrem di Tasikmalaya kembali terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026 sore. Hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang menyebabkan sejumlah pohon besar tumbang di beberapa wilayah kota. Peristiwa ini bukan yang pertama, karena sehari sebelumnya kondisi serupa juga telah terjadi dan menimbulkan dampak kerusakan di sejumlah titik.Fenomena cuaca […]

  • WFH bagi ASN: Siapa Diuntungkan, dan Siapa Dirugikan?

    WFH bagi ASN: Siapa Diuntungkan, dan Siapa Dirugikan?

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Kanal Jabar, BERITA NASIONAL – Kebijakan WFH bagi ASN selama satu hari dalam sepekan yang akan diterapkan usai Lebaran 2026 kini memasuki tahap finalisasi. Pemerintah mengklaim langkah ini sebagai strategi menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah lonjakan harga minyak global. Namun di balik narasi efisiensi energi, muncul pertanyaan krusial: siapa sebenarnya yang diuntungkan, […]

  • Lapangan Padel di Tasikmalaya Tetap Beroperasi, Izin Dikebut

    Lapangan Padel di Tasikmalaya Tetap Beroperasi, Izin Dikebut

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Kanal Jabar
    • visibility 59
    • 0Komentar

    kanaljabar.com BERITA TASIKMALAYA – Polemik perizinan lapangan padel di Kota Tasikmalaya kini menemukan arah yang lebih jelas. Setelah melalui pertemuan antara Komisi III DPRD dan para pengelola, disepakati bahwa kegiatan usaha tetap berjalan sembari proses administrasi dipercepat dan ditata ulang. Isu ini mencuat karena sebagian lapangan sudah beroperasi ketika proses perizinan belum sepenuhnya rampung. Kondisi […]

expand_less