Berita Jabar

Satu Desa Satu Sarjana, Strategi Tasikmalaya Bangun SDM Unggul

Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus memperkuat komitmen pembangunan sumber daya manusia melalui Program Satu Desa Satu Sarjana (SADESSA). Program ini menjadi salah satu prioritas Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya yang secara resmi tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tasikmalaya 2025–2029.

SADESSA dirancang sebagai program bantuan mahasiswa yang difokuskan pada perluasan akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah, khususnya yang berasal dari desa-desa di Kabupaten Tasikmalaya. Melalui program ini, pemerintah daerah berupaya memastikan setiap desa memiliki minimal satu sarjana yang diharapkan mampu menjadi agen perubahan di wilayah asalnya.

Kehadiran SADESSA dinilai strategis di tengah tantangan ketimpangan akses pendidikan tinggi antara wilayah perkotaan dan perdesaan. Dengan dukungan pembiayaan dan pendampingan, Pemkab Tasikmalaya menargetkan lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan daya saing tinggi.

Berbasis Prestasi Akademik dan Nonakademik

Berbeda dari program beasiswa konvensional, SADESSA menggunakan pendekatan berbasis prestasi, baik akademik maupun nonakademik. Program ini menyasar calon mahasiswa dan mahasiswi yang menunjukkan potensi unggul serta komitmen untuk berkontribusi bagi pembangunan desa setelah menyelesaikan pendidikan.

Melalui pendekatan tersebut, Pemkab Tasikmalaya berharap program ini tidak hanya menghasilkan lulusan perguruan tinggi, tetapi juga melahirkan sarjana-sarjana yang memiliki kepedulian sosial dan semangat membangun daerahnya sendiri. Dukungan pendidikan tinggi ini dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia desa.

Sejumlah kebijakan nasional dan daerah juga menekankan pentingnya pendidikan sebagai pengungkit pembangunan berkelanjutan. Akses pendidikan tinggi yang merata diyakini mampu menekan angka kemiskinan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

Cetak Agen Pembangunan Desa Berkelanjutan

Dengan pelaksanaan Program SADESSA, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menargetkan setiap desa memiliki sumber daya manusia yang berkualitas, berintegritas, dan siap menjadi motor penggerak pembangunan desa. Para penerima manfaat diharapkan dapat kembali ke desa asal untuk mengaplikasikan ilmu, keterampilan, dan jejaring yang diperoleh selama menempuh pendidikan tinggi.

Konsep ini sejalan dengan arah pembangunan desa yang menempatkan SDM sebagai fondasi utama. Kehadiran sarjana di desa dinilai mampu mendorong inovasi, memperkuat tata kelola pemerintahan desa, hingga mengembangkan potensi ekonomi lokal berbasis kearifan setempat.

Selain itu, SADESSA juga menjadi wujud nyata peran pemerintah daerah dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan global, tanpa meninggalkan akar pembangunan lokal. Program ini diharapkan dapat menciptakan efek berantai, di mana peningkatan kualitas satu individu berdampak pada kemajuan komunitas desa secara keseluruhan.

Ke depan, Pemkab Tasikmalaya berkomitmen terus mengawal pelaksanaan SADESSA agar berjalan tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat desa di seluruh wilayah Kabupaten Tasikmalaya. (red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button