Bupati Tasikmalaya Luncurkan Program Satu Siswa Satu Pohon, Dorong Swasembada Pangan

Kanal Jabar, Berita Tasikmalaya – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus memperkuat komitmen mewujudkan swasembada pangan Tasikmalaya melalui sektor pendidikan. Hal ini ditandai dengan peluncuran program Satu Siswa Satu Pohon yang dirangkaikan dengan swasembada pangan berbasis sekolah di Kecamatan Cikalong, Senin (19/1/2026).
Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, secara langsung menghadiri kegiatan tersebut yang dipusatkan di halaman SDN Cijulangadeg. Program ini merupakan kolaborasi antara Pemkab Tasikmalaya dan Yayasan Swatantra Pangan Nusantara (YSPN) sebagai langkah strategis membangun ketahanan pangan sejak usia dini.
Sekolah Jadi Pilar Swasembada Pangan Tasikmalaya
Dalam sambutannya, Bupati Cecep menegaskan bahwa sekolah memiliki peran penting sebagai pusat edukasi sekaligus praktik nyata dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Gerakan satu siswa satu pohon, menurutnya, bukan hanya simbol penghijauan, tetapi juga investasi jangka panjang bagi keberlanjutan pangan.
“Hari ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah pembiasaan agar anak-anak mencintai tanaman, mencintai alam, sekaligus memahami pentingnya kemandirian pangan,” ujar Cecep.
Ia menyebutkan bahwa program ini selaras dengan Instruksi Bupati Tasikmalaya tentang Penghijauan dan Kelestarian Lingkungan Sekolah, sekaligus memperkuat agenda besar Tasik Hejo.
Empat Sekolah Wilayah Selatan Jadi Percontohan
Launching program dilakukan serentak di empat sekolah wilayah selatan Tasikmalaya, yakni SDN Cijulangadeg, SMPN 1 Cikalong, SMPN 2 Cikalong, dan SDN Kalapagenep. Keempat sekolah ini diproyeksikan menjadi model awal penerapan swasembada pangan berbasis sekolah.
Melalui program ini, siswa tidak hanya menanam pohon, tetapi juga dibekali pemahaman tentang siklus pangan, stabilitas harga, serta pentingnya menjaga pasokan pangan lokal.
Kolaborasi Multi Pihak Perkuat Program
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tasikmalaya, unsur Forkopimda, jajaran YSPN, perwakilan dunia usaha, hingga unsur Muspika Cikalong. Kehadiran berbagai pihak menandakan kuatnya dukungan terhadap program swasembada pangan Tasikmalaya yang berkelanjutan.
Pemerintah daerah berharap, program ini dapat direplikasi di seluruh kecamatan sebagai bagian dari strategi besar ketahanan pangan daerah. (red)



