Parkir Liar Kota Tasikmalaya Menjamur Saat Ramadhan, Ganggu Aktivitas Ngabuburit

Kanal Jabar, BERITA TASIKMALAYA – Fenomena Parkir Liar Kota Tasikmalaya kembali mencuat selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Sejumlah titik keramaian di pusat kota dipenuhi kendaraan yang diparkir sembarangan, terutama pada sore hari saat masyarakat memadati area publik untuk ngabuburit.
Kondisi ini menuai keluhan dari warga karena dinilai mengganggu kenyamanan serta berpotensi menimbulkan kemacetan lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama.
Beberapa kawasan yang menjadi sorotan di antaranya area sekitar Tugu Lapangan Alun-alun Kota Tasikmalaya hingga pusat perbelanjaan yang ramai dikunjungi masyarakat menjelang waktu berbuka puasa.

Kawasan JB Depan Tugu Alun-Alun Jadi Titik Parkir Liar
Salah satu lokasi yang paling ramai dipadati kendaraan adalah kawasan JB di depan Tugu Lapangan Alun-alun Kota Tasikmalaya.
Area tersebut selama Ramadhan memang menjadi salah satu tempat favorit warga untuk bersantai sambil menunggu waktu berbuka puasa.
Namun meningkatnya jumlah pengunjung juga diikuti dengan maraknya praktik Parkir Liar Kota Tasikmalaya yang memanfaatkan badan jalan maupun area yang tidak diperuntukkan sebagai tempat parkir.
Akibatnya, sejumlah kendaraan terlihat terparkir di pinggir jalan tanpa pengaturan yang jelas sehingga mempersempit ruang lalu lintas.
Rendi, salah seorang pengunjung, mengaku kondisi tersebut hampir selalu terjadi setiap bulan Ramadhan.
“Setiap Ramadhan parkir liar selalu menjamur. Bukan hanya di kawasan JB, di Jalan Nagawangi juga sama,” ujarnya.
Parkir Liar Terjadi di Beberapa Titik Keramaian Kota
Berdasarkan pantauan di lapangan, praktik Parkir Liar Kota Tasikmalaya tidak hanya terjadi di satu lokasi.
Beberapa kawasan lain yang juga mengalami kondisi serupa antara lain:
- Jalan Nagawangi
- Area pusat perbelanjaan Ramayana
- Sejumlah ruas jalan di sekitar pusat kota
Pada jam-jam tertentu, terutama menjelang waktu berbuka puasa, kawasan tersebut dipadati kendaraan yang diparkir tanpa pengaturan resmi.
Selain menimbulkan kesan semrawut, kondisi ini juga berpotensi menyebabkan kemacetan serta mengganggu akses kendaraan lain yang melintas.
Warga Harapkan Penataan Parkir yang Lebih Profesional
Keluhan terkait Parkir Liar Kota Tasikmalaya juga disampaikan oleh salah seorang warga yang sempat berkeliling kota pada sore hari untuk mencari tempat ngabuburit.
Ia mengatakan situasi parkir di beberapa titik terlihat tidak terkelola dengan baik karena banyak kendaraan diparkir tanpa pengawasan petugas resmi.
Menurutnya, keberadaan petugas parkir yang jelas dan berseragam dapat membantu menciptakan ketertiban serta meningkatkan kepercayaan masyarakat.
“Sebaiknya ada petugas parkir resmi yang berseragam supaya terlihat lebih profesional dan masyarakat juga merasa lebih aman,” katanya.
Penataan parkir yang baik dinilai tidak hanya akan meningkatkan kenyamanan pengunjung, tetapi juga membantu menjaga kelancaran lalu lintas di kawasan perkotaan.
Potensi Kemacetan dan Gangguan Lalu Lintas
Selain mengganggu estetika kota, maraknya Parkir Liar Kota Tasikmalaya juga berpotensi menimbulkan berbagai masalah lain.
Salah satunya adalah kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi di ruas jalan yang sebenarnya tidak memiliki ruang parkir memadai.
Ketika kendaraan diparkir di badan jalan, ruang gerak kendaraan lain menjadi terbatas sehingga arus lalu lintas melambat.
Dalam kondisi tertentu, situasi tersebut bahkan dapat menghambat akses kendaraan darurat yang membutuhkan jalur cepat.
Karena itu, penanganan parkir liar menjadi salah satu aspek penting dalam pengelolaan tata kota, terutama pada periode Ramadhan ketika aktivitas masyarakat meningkat.
Desakan Agar Pemerintah Bertindak
Melihat kondisi yang terjadi, masyarakat berharap Pemerintah Kota Tasikmalaya segera mengambil langkah konkret untuk menertibkan praktik Parkir Liar Kota Tasikmalaya.
Penataan parkir dinilai perlu dilakukan secara lebih sistematis dengan melibatkan Dinas Perhubungan serta aparat terkait.
Langkah yang diharapkan antara lain:
- Penempatan petugas parkir resmi di titik keramaian
- Penentuan zona parkir yang jelas
- Penertiban kendaraan yang parkir di area terlarang
Upaya tersebut dinilai penting agar aktivitas masyarakat selama Ramadhan tetap berjalan nyaman tanpa mengganggu ketertiban lalu lintas.
Belum Ada Tanggapan Resmi dari Pemerintah
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya terkait maraknya praktik Parkir Liar Kota Tasikmalaya selama Ramadhan.
Demikian pula dengan pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tasikmalaya yang belum memberikan pernyataan mengenai langkah penanganan persoalan tersebut.
Meski demikian, masyarakat berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah penataan yang lebih serius agar kawasan pusat kota tetap tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan. (red)



