Warga Seseupan dan Kelompok Ambon Sepakat Akhiri Pertikaian

225

CIAWI, BOGOR – Kesalahpahaman yang mengakibatkat terjadinya keributan antara warga Desa Seseupan, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor dengan kelompok Ambon bersepakat mengakhiri pertikaian yang terjadi pada hari Jum’at 18 Januari 2019 sekitar pukul 16.00 WIB dan Sabtu 19 Januari 2019 sekitar pukul 20.00 WIB di pingir jalan raya Puncak Ciawi atau Seseupan, Desa Bendungan, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Kesepakatan damai ini berlangsung, di Kantor Polsek Ciawi, Senin (21/01/2019).

Kedua belah pihak yang diwakili masing-masing perwakilan yakni Ade Ardiansyah Harahap selaku perwakilan dari warga Desa Seseupan dan Abdul Rohman S selaku perwakilan warga Ambon bersepakat menjaga keamanan dan kenyamanan diwilayah Ciawi Bogor, khususnya wilayah Seseupan.

patomas

Selanjutnya, kedua bela pihak tersebut berjanji tidak akan mengulangi lagi kejadian tersebut di kemudian hari dan akan menjaga serta memberi pemahaman agar tidak ada berita yang dapat meresahkan warga.

Dan kedua belah pihak ini akan melakukan patroli bersama dengan pihak kepolisian Polsek Ciawi untuk menjaga keamanan diwilayah Ciawi Bogor khususnya wilayah Seseupan. Dan apabila satu pihak melakukan atau mengulangi perbuatan tersebut maka sanggap diproses secara hukum. Demikian isi bunyi surat peryantaan bersama yang ditanda tangani oleh perwakilan kedua belah pihak di Polsek Ciawi.

Kesepakatan atau perjanjian damai ini dimediasi oleh Polsek Ciawi.

Sementara itu, Mirzal (52 thn) warga Seseupan mengapresiasi atas kesepakatan atau perjanjian damai tersebut. Sebab, menurutnya, perdamaian dan hidup rukun serta saling menghormati adalah keinginan semua pihak, sehingga kesepakatan damai yang dibuat oleh kedua belah pihak ini harus dihormati dengan ikut menjaga keamanan dan ketertiban diwilayah Ciawi Bogor khususnya di wilayah Seseupan.

“Tentu kami selaku warga Seseupan mengapresiasi adanya perjanjian damai dari kedua pihak untuk saling berdamai, karena ini merupakan langkah yang sangat baik untuk kita semua,” katanya.

Reporter: Dede

Silakan Berkomentar lewat Facebook
error: Content is protected !!