Sah..!!! RSUD Bogor Utara Dibangun Tahun 2020

204

RANCABUNGUR, BOGOR – Wilayah Utara, Kabupaten Bogor dipastikan segera memiliki Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) guna membantu masyarakat di bidang pelayanan kesehatan. Impian warga tuk memiliki RSUD diwilayah itu akan dimulai pembangunannya pada tahun 2020.

“Insyaallah tahun depan sudah di mulai pembangunan RSUD di wilayah utara, Pemerintah Kabupaten Bogor akan terus mendorong agar pelayanan kesehatan diwilayah ini dapat terlaksana dengan baik dengan mengajukan proposal ke Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi,” ungkap Bupati Bogor, Ade Yasin pada saat melakukan Rebo Keliling di Kecamatan Rancabungur, Rabu (13/02/2019).

patomas

Ia menjelaskan, pembangunan RSUD diwilayah utara itu dilakukan pada tahun depan lantaran tahun ini Pemerintah Kabupaten Bogor sama sekali tidak menganggarkan untuk membangunan fisiknya namun lahan yang akan digunakan sudah tersedia.

Kendati diakuinya, RSUD di wilayah utara Kabupaten Bogor ini menjadi prioritas sebagai bagian pelayanan dasar kepada masyarakat. Untuk itu, pihaknya akan meminta anggaran kepada Pemprov Jabar hingga pusat, untuk pembangunan fisik rumah sakit tersebut.

“Untuk lahan kita coba pakai lahan Prasarana Sarana dan Utilitas (PSU) supaya tidak keluar anggaran lebih besar untuk pembebasan lahan,” kata Ade Yasin menambahkan.

Disamping itu, Ade Yasin juga mengatakan akan memprioritaskan Kecamatan Rancabungur sebagai daerah pertanian di Kabupaten Bogor karena luas lahan begitu luas dan hasil pertanian yang begitu melimpah.

“Saya ingin para pertani dan kelompok tani di Kecamatan Rancabungur maju dan baik bahkan sejahtera, oleh sebab itu saya akan mempripriotiskan bidang pertanian di Rancabungur,” ungkapnya.

Pada bidang infrastruktur jalan Bupati Bogor menjanjikan pembangunan jalan poros 2 sebagai penyanggah kawasan strategis Nasional (Lapan dan Lanud ATS sebagai titik sarnas dan akses menuju geopark pongkor).

“Kami sudah turun kelapangan agar nanti kedepan ada pembangunan jalan dari galuga ke ATS agar semuanya terintegrasi yang memudahkan masyarakat mempersingkat jarak dan membuka akses pariwisata ke geopark pongkor,” ujarnya.

Sementara itu, Pj.Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor,Burhanudin mengatakan lahan seluas 3 hektare merupakan hasil penyerahan fasilitas sosial atau fasilitas umum salah satu developer.

“Tadinya Dinas Kesehatan menganggarkan Rp 50 miliar untuk pembebasan lahan, namun karena tidak ada duit akhirnya kami mencari lahan fasilitas sosial atau fasilitas umum. Agar awal tahun 2020 proyek pembangunan RSUD Wilayah Utara bisa dimulai. Maka dari itu saya minta Dinas Kesehatan mengusulkan rencana tersebut dalam APBD Perubahan di tahun 2019 ini,” tutup Burhan.

Reporter: Wandona

Silakan Berkomentar lewat Facebook
error: Content is protected !!