Ridwan Kamil Klarifikasi Desain Masjid As Safar yang Diduga Iluminati

249

BANDUNG – Arsitek yang juga Gubernur Jabar Ridwan Kamil meminta maaf kalau memang dianggap salah dalam mendesain sejumlah masjid. Hal itu diungkapkan Ridwan Kamil dihadapan ribuan jamaah di Pusdai Jabar dalam acara Silaturahim dan Diskusi Publik pasca lebaran, Senin (10/6/2019).

“Tapi demi Alloh tidak ada niat apapun dalam benak saya dalam mendesain masjid khususnya masjid As Safar, kecuali ingin mendatangkan lebih banyak jamaah yang solat di situ” ujarnya.

Menurut Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil tuduhan bahwa dirinya agen yahudi, keturunan dajal dan lain-lain sungguh menyakitkan dan tidak berdasar.

“Di sini hadir ibunda Saya. Beliau menangis mendengar tuduhan itu. Tapi biarlah itu persepsi orang yang tidak tau duduk permasalahannya. Kenapa saya banyak mendesain masjid dalam dan luar negeri karena amanah bapak saya almarhum supaya lebih banyak mendesain masjid untuk kepentingan umat” papar Kang Emil.

Ridwan Kamil hadir dalam acara dialog itu untuk menjelaskan sekaligus klarifikasi tentang informasi yang viral di medsos tentang desain masjid As Safar  di rest area jalan tol Purbaleunyi KM 88 yang dianggap banyak mengandung simbol-simbol iluminati yahudi dengan bentuk segitiga, mata satu dan lain-lain.

“Masjid itu saya desain mengikuti bentuk alam di sekitar yang daerahnya perbukitan maka saya mengambil bentuk-bentuk alam yang tidak beraturan sehingga masjid itu menyatu dengan alam” terangnya.

Kalau bentuk-bentuk yang dianggap menyerupai dengan simbol-simbol iluminati yahudi, Emil menjelaskan banyak masjid yang menggunakan arsitektur serupa. Bahkan di atas mihrab masjid nabawi di Madinah, ada simbol segitiga dan ditengahnya ada bentuk lingkaran bundar.

“Harus ada kesepakatan kalau itu memang dilarang, mari kita bersepakat untuk tidak menggunakannya” tegas Emil, sambil menunjukan gambar dan foto-foto arsitektur masjid yang kebetulan terdapat bentuk segitiga, lingkaran dan bentuk geometris lainnya.

Sebelumnya, Ust. Rachmat Baiquni menjelaskan bahwa Yahudi akan menguasai dunia diawali dengan penyerapan dan penyebaran simbol iluminasi salah satunya lewat jalan arsitektur.*

Editor: A.S Nasution

COPYRIGHT © KANALJABAR 2019

Silakan Berkomentar lewat Facebook
error: Content is protected !!