PGRI Babakan Madang Desak Pemerintah Terkait Hasil Seleksi Guru P3K

91

Memang kita tahu bahwa perpu tentang guru P3K masih tahap penggodokan, tapi kami minta segera pemerintah  menerbitkan perpu tentang sistem penggajian agar nasib guru P3K jangan terkatung katung.

Bogor (KANALJABAR) – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Babakan Madang, Kabupaten Bogor mendesak pemerintah terkait hasil validasi seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) bagi guru honor. Pasalnya banyak nasib guru hasil seleksi P3K sampai saat ini masih terkatung katung alias tidak ada kejelasan.

patomas

“Memang kita tahu bahwa perpu tentang guru P3K masih tahap penggodokan, tapi kami minta segera pemerintah  menerbitkan perpu tentang sistem penggajian agar nasib guru P3K jangan terkatung katung,”ungkap Ketua PGRI Babakan Madang, HM Toto Sukarto kepada wartawan saat HUT PGRI ke 74 yang digelar di SMP Negeri 1 Babakan Madang belum lama ini.

Toto mengakui, atas aduan teman – teman bahwa guru yang telah dinyatakan lulus seleksi P3K malah ada yang harus tes lagi.

“Padahal mereka sudah dinyatakan lulus test tapi kenapa mereka harus mengikuti test kagi,” ucap Toto.

Lanjut Toto, pihaknya sebagai pengurus cabang telah menyampaikan kepada teman-teman agar bersabar menunggu terkait keputusan pemerintah tentang guru P3K.

“Ya kita tunggu aja keputusan dari pemerintah,”pesan Toto yang juga Kepala SD Citaringgul ini.

Toto mengakui, keanggotaan PGRI Cabang Babakan Madang secara keseluruhan ada 410 orang, yang terdiri dari guru SD, SMP dan SMA/SMK baik negeri maupun swasta.

Reporter: Abdul Razik/Ded

Editor: A. S Nasution

COPYRIGHT © KANALJABAR 2019

 

Silakan Berkomentar lewat Facebook
error: Content is protected !!