Pemuka Agama di Kabupaten Bogor Sepakat Larangan Kampanye di Tempat Ibadah

137

CIBINONG, BOGOR – Para pemuka agama di Kabupaten Bogor berkumpul di Pelataran Parkir Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor, Selasa (19/02/2019).

Dihadiri Bupati Bogor, Ade Yasin, mereka sepakat menolak kegiatan kampanye di tempat ibadah.

“Untuk menjaga kondusifitas menjelang pemilu 2019, tempat ibadah masjid, gereja atau yang lainnya harus clear dari kegiatan politik, fitnah atau hoaks,” tegas Ade Yasin.

patomas

Ia menambahkan, kondusifitas pada Pilkada 2018 lalu menular dalam penyelenggaraan Pemilu 2019 yang tinggal beberapa saat lagi.”Kabupaten Bogor terkenal dengan kondusifitasnya, pada Pilkada 2018 lalu dengan lima pasang calon bisa kondusif, ini pilpres Cuma dua harusnya tertib dan lancar juga,” tambahnya.

Dia juga memerintahkan aparat di wilayah langsung menindak tegas segala bentuk kampanye atau gerakan massa di tempat ibadah, baik dilakukan tim kampanye, caleg maupun capres dan cawapres.

“Asa UU Nomor 17 Tahun 2017 soal larangan itu, berati bisa ditindak tegas, kalau ada yang melanggar harus langsung diberikan sanksi, bisa ditindak oleh polisi atau aparat lain, harus berani,” pungkasnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Ketua MUI Kabupaten Bogor, KH Mukri Aji memastikan seluruh tokoh agama di Kabupaten Bogor telah sepakat menolak praktik kampanye di tempat ibadah.

“Seluruh tokoh agama sudah sepakat, ini benar-benar harus diterapkan, Insya Allah Pemilu 2019 di Kabupaten Bogor aman dan damai di bawah komando Ibu Bupati Bogor,” Kata Mukri Aji.

Reporter: Wandona

 

Silakan Berkomentar lewat Facebook
error: Content is protected !!