Pemkot Bogor Gandeng PKPRI Sejahterahkan Masyarakat

61

BOGOR, JAWA BARAT – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan menggandeng Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI) Kota Bogor sebagai langkah jangka panjang mensejahterakan warga Kota Bogor. Pasalnya, PKPRI terbukti mampu menyejahterakan anggotanya yang terlihat dari Sisa Hasil Usaha (SHU) bersih PKPRI yang mencapai Rp363 juta.

“Bicara kesejahteraan juga ada di koperasi. Saya yakin koperasi bisa bersinergi dengan Pemkot membuat masyarakat sejahtera,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat, usai menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) PKPRI di Aula Balitro, Kota Bogor, Sabtu (11/05/2019).

Menurut Ade, dengan melibatkan koperasi pihaknya percaya roda perekonomian masyarakat Kota Bogor bisa berputar. Beberapa diantaranya melalui simpan pinjam, maupun usaha yang dilaksanakan secara bersama-sama.

Baca Juga:   Pedagang Kecipratan Rezeki di Karnaval Budaya Pemkot Depok

“Cerita tentang perekonomian dan mimpi kota Bogor saya percaya koperasi bisa melakukannya. Dibawah Wali Kota Bima Arya Bogor ingin jadi kota rumah keluarga, Bogor sehat, cerdas dan sejahtera,” tuturnya.

Sekda mengatakan, Pemkot Bogor juga siap mendukung PKPRI dengan membuat kebijakan-kebijakan yang bisa memajukan koperasi di Kota Bogor. Hal itu semata-mata karena koperasi merupakan mitra pemerintah.

“Untuk koperasi kita gagas apa yang diperlukan kebijakan untuk mendukung koperasi dan jadi mitra pemerintah. Boleh suatu saat buat diskusi dengan Pemerintah Kota Bogor apa yang dibutuhkan koperasi untuk sinergitas,” katanya.

Sementara itu, Ketua PKPRI Kota Bogor, Irsal Las mengatakan, koperasi di Kota Bogor kini menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik. PKPRI sendiri mempunyai 11.970 anggota yang tergabung di 40 koperasi Kota Bogor. Pihaknya pun kedepan akan menambah usaha baru yakni minimarket yang berlokasi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik PKPRI Kota Bogor yang terletak di Cibuluh.

Baca Juga:   Air Belum Surut, Warga Bandung Selatan Terancam Tidak Mencoblos

“Koperasi tetap tumbuh berkembang, minimal bisa membantu anggota yang dalam kesulitan. Kalau bisa mensejahterakan anggota, sehingga dia tidak pinjam ke kantor,” katanya.

Reporter: Ali

Editor: Adam Saleh Nasution

COPYRIGHT © KANALJABAR 2019

 

Silakan Berkomentar lewat Facebook
error: Content is protected !!