Pembangunan TPT di Jasinga Tanpa Papan Proyek dan Diduga Pakai Matrial Tidak Berkualitas

200

Kalau tidak ada papan kegiatan, sama saja dengan proyek siluman, sehingga kita tidak mengetahui pihak kontraktor mengakali bahan matrial yang dipakai. Saya pernah melihat ada tumpukan semen dengan merek Rajawali dan mempergunakan batu disekitar lokasi. Kami minta agar pihak Dinas PUPR melalui UPT Pengairan  untuk melakukan kroscek.

Bogor (KANALJABAR) – Proyek pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Kampung Parung Sapi, Desa Kalong Sawah, Kecamatan Jasinga Kabupaten Bogor tanpa memasang papan anggaran pembangunan yang sedang dikerjakan oleh kontraktor.

patomas

Dampaknya, sejumlah warga pun mempertanyakan sumber ang­garan proyek pembangunan irigasi tersebut.

”Pemerintah sudah mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibi­ayai negara wajib memasang papan nama proyek, agar masyarakat bisa mengawasi langsung pembangunan di desanya,” kata tokoh masyarakat sekitar Cepy Krisnawangsa kepada wartawan baru-baru ini.

Lanjut Cepy, selain itu pe­masangan papan nama kegiatan proy­ek tujuannya untuk diketahui oleh masyarakat terkait jenis kegiatan, pengerjaan lokasi proyek, nomor kon­trak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pengerjaan proyek.

“Tentunya dengan adanya plang nama proyek, masyarakat dapat mengawasi secara langsung pengerjaan proyek yang ada di wilayah mereka,” terangnya.

Menurut Cepy, setiap proyek yang mempergunakan keuangan negara dalam mengerjakan sebuah pembangunan harus tranparan dan mematuhi aturan yang telah ditentukan pemerintah.

“Kalau tidak ada papan kegiatan, sama saja dengan proyek siluman, sehingga kita tidak mengetahui pihak kontraktor mengakali bahan matrial yang dipakai. Saya pernah melihat ada tumpukan semen dengan merek Rajawali dan mempergunakan batu disekitar lokasi. Kami minta agar pihak Dinas PUPR melalui UPT Pengairan  untuk melakukan kroscek,” pintanya.

Bahan matrial seperti pasir dan batu diduga banyak mengunakan dari kali setempat. (Foto: Dok/Kanaljabar.com).

Terpisah Pengawas UPT PUPR Pengairan wilayah Jasinga membenarkan, pihaknya sudah menegur kontraktor agar memasang papan proyek.

“Saya sudah tegur agar segera memasang papan proyek, namun belum di kroscek ulang,” katanya.

Namun disayangkan, sampai berita ini diturunkan, pihak kontraktor masih belum bisa dihubungi untuk dimintai keterangannya. Bahkan telepon dan whatsapp kepada pihak kontraktor belum direspon.

Reporter: Abdul Razik/Ded

Editor: A. S Nasution

COPYRIGHT © KANALJABAR 2019

Silakan Berkomentar lewat Facebook
error: Content is protected !!