Musim Hujan, Harga Beras di Pasar Ciawi Mulai Merangkak Naik

213

CIAWI, BOGOR –Tingginya intensitas curah hujan sejak akhir tahun 2018 lalu mulai berdampak pada kenaikan harga komoditas pangan di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Bogor. Salah satunya terpantau di Pasar Ciawi kenaikan harga tertinggi ada pada komoditas beras jenis IR 42 dari Rp11 ribu per-kilogram menjadi Rp13 ribu per-kilogram.

Kemudian beras jenis IR (IR 64) pun turut mengalami kenaikan dari Rp8.500 per-kilogram menjadi Rp11 ribu per-kilogram.

patomas

Selanjutnya, harga beras jenis Setra-1 juga ikut andil mengalami kenaikan dari Rp10 ribu per-kilogram menjadi Rp10.500 per-kilogram.

Sementara itu, penurunan harga juga ada pada komoditas beras Muncul -1 dari Rp12.500 per-kilogram turun menjadi Rp10.500 per-kilogram.

Ali (45 thn) warga RT.06. RW. 06 Kelurahan Sindang Sari, Bogor Timur, Kota Bogor ini mengatakan kenaikan harga beras tersebut ia rasakan terjadi sejak minggu ketiga tahun 2019.

“Mungkin juga karena faktor hujan, sehingga pasokan beras daerah lain sedikit berkurang.

“Otomatis harga beras di pasaran pun perlahan naik,” kata Ali kepada Kanaljabar.com ketika sedang berbelanja kebutuhan pokok rumah tangganya di Pasar Ciawi, Minggu (26/01/2019).

Kendati, diakuinya, kenaikan harga beras medium tersebut masih dalam tahap-tahap kewajaran yaitu rata-rata mengalami kenaikan sebesar Rp2 ribu per-kilogram.

“Saya rasa masih tahap wajar, naik sekitar Rp2 ribu per-kilogram,” katanya.

Reporter: Syamsudin

Silakan Berkomentar lewat Facebook
error: Content is protected !!