Mulyanto Minta Insiden Ledakan Pipa Pertamina di Cimahi Diusut Tuntas

99

JAKARTA (KANALJABAR) – Anggota DPR RI Periode 2019-2024, Mulyanto mendesak pihak kepolisian untuk segera mengusut tuntas terkait kebakaran pipa minyak di lokasi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Insiden ledakan kebakaran itu terjadi di area kilometer 129 Tol Purbaleunyi, Kota Cimahi, Jawa Barat, Selasa (22/10/2019).

“Pihak Kepolisian harus mengusut tuntas penyebab ledakan dan kebakaran hebat di instalasi vital milik Pemerintah itu,” kata Mulyanto dalam keterangan pers kepada wartawan di Jakarta, Kamis (24/10/2019).

patomas

Menurut Mulyanto, proyek berskala besar seperti itu seharusnya sudah dipersiapkan dengan matang. Sehingga, tidak perlu mengakibatkan kejadian apalagi sampai menimbulkan korban.

“Saya sangat menyesalkan kejadian itu. Kontraktor pelaksana harusnya sudah punya analisis wilayah pekerjaan dan dapat mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi. Proyek yang dikerjakan di wilayah itu kan berskala besar,” sesal Mulyanto.

Lebih lanjut, legislator Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPR RI ini meminta agar setelah pemadaman dan penanggulangan kecelakaan ini, pihak-pihak yang berwenang untuk melakukan investigasi secara menyeluruh. Hal ini harus diperhatikan dengan baik karena menyangkut kelangsungan keselamatan kerja dan berdampak terhadap pasokan BBM.

“Pipa yang terbakar ini sebagai pipa jaringan BBM dari Ujung Berung ke Padalarang dan telah melakukan penyaluran BBM melalui pipa tersebut. Meskipun, Pertamina telah menjamin pasokan BBM untuk daerah Bandung dan sekitarnya aman, saya minta agar Pertamina sebagai pemilik aset memastikan tidak ada dampak lanjutan akibat ledakan pipa ini,” tuturnya.

Mulyanto mengingatkan, jangan sampai peristiwa tersebut mengganggu kestabilan sistem operasional Pertamina. Sebab, sambung Mulyanto, masyarakat sangat bergantung aktivitasnya terhadap tersedianya BBM. Pertamina, kata Mulyanto lagi, harus segera berkoordinasi lebih intens dengan pihak proyek kereta super cepat agar kejadian ini tidak terjadi lagi.

“Terutama, mengenai informasi jaringan pipa mana saja yang bersinggungan dengan proyek ini perlu dikomunikasikan ulang. Koordinasi yang erat sangat diperlukan mengingat luasnya jangkauan geografis proyek kereta cepat ini,” pungkasnya.

Reporter: Erick

Editor: A.S Nasution

COPYRIGHT © KANALJABAR 2019

Silakan Berkomentar lewat Facebook
error: Content is protected !!