Menabung Sejak Tahun 2000, Buruh Tani Asal Tasikmalaya Akhirnya Naik Haji

273

BEKASI [Kanal Jabar] – Hanya berprofesi sebagai buruh tani harian lepas, pasangan suami-istri, Saepudin (54) dan Hani Binti Januji (70), asal Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, bisa berangkat naik haji berkat hasil tabungannya sejak 2000.

“Saya menabung sejak 2000, karena niat bagaimana caranya bisa berangkat ke tanah suci sampai akhirnya mendaftar pada 2012,” ujar Hani, saat ditemui di Embarkasi Jakarta-Bekasi, Jumat (19/7/2019).

patomas

Hani dan suaminya, Saepudin, tiba di Embarkasi Jakarta-Bekasi, Jumat pagi, bersama rombongan calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Tasikmalaya. Sederhana dan apa adanya, dia terlihat ikut mengantre untuk proses pendataan bersama CJH lainnya.

Niat tulus dan keinginan kuat menjadi kunci keberangkatan Hani dan suaminya ke tanah suci. Setiap hari, Hani mengaku selalu berdoa untuk bisa sampai ke tanah suci, guna menunaikan Rukun Islam kelima tersebut.

“Setiap waktu saya selalu berdoa, bagaimana caranya bisa berangkat ke tanah suci. Alhamdulillah, tahun ini bisa terwujud,” ujarnya dalam bahasa Sunda, sambil berurai air mata.

Hani menuturkan, didorong tekad dan keinginan, hingga dia bersama suaminya tidak berpikir soal makan apa, dengan apa tidak pernah terlintas, yang penting masih bisa makan dan uang bisa ditabung untuk berangkat haji.

Pasangan suami istri ini memiliki satu anak yang juga berprofesi sebagai buruh atau tukang kebun yang menggarap milik orang di wilayah Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya.

Dia mengaku, banyak tetangga atau pun orang di Kampung tidak percaya dengan keberangakatannya. Namun dia mengatakan, bahwa keberangkatannya atas panggilan Allah, dan tidak ingin menghiraukan sangkaan mereka.

“Sesampainya di tanah suci, saya akan berdoa untuk hidup yang lebih layak. Dan, tentunya bisa menjadi haji mabrur,” ucapnya.

Tekad dan keinginannya begitu kuat, meskipun hanya memiliki penghasilan sekitar Rp30.000 per hari. Saefudin dan Hani yang dirahmati Allah ini mampu menyisihkan sebagian rezekinya untuk ditabung untuk ongkos naik haji.

Pasangan suami istri ini menyisihkan sebagian upahnya untuk ditabung, dengan cara disimpan ke tetangga atau orang yang membutuhkan. Sampai akhirnya pada 2012, terkumpul sebesar setoran pertama mereka berdua untuk daftar naik haji.

Sementara itu, Kabid PHU Kemenag Jabar, atau Sekretaris PPIH Embarkasi Bekasi-Jakarta, Ajam Mustajam, mengatakan, rombongan CJH asal Kabupaten Tasikmalaya, akan diberangkatkan malam ini.

“Hari ini keberangkatan terakhir, kloter awal sudah ada di Mekah. Jemaah rombongan Bu Hani akan langsung ke Madinah dini hari nanti,”ujar Ajam.

Sumber: Cendana News

Silakan Berkomentar lewat Facebook
error: Content is protected !!